Asa di Balik Suara Detak Jantung di Bawah Puing Ledakan Beirut Lebanon

Asa di Balik Suara Detak Jantung di Bawah Puing Ledakan Beirut Lebanon

Asa di Balik Suara Detak Jantung di Bawah Puing Ledakan Beirut Lebanon

Asa di Balik Suara Detak Jantung di Bawah Puing Ledakan Beirut Lebanon

Harapan kian memudar di Beirut bahwa bakal tersedia korban yang ditemukan di bawah reruntuhan bangunan yang hancur didalam ledakan bulan lalu, setelah usaha pencarian sepanjang dua hari.

Petugas penyelamat mulai memeriksa puing-puing bangunan setelah peralatan sensor mendeteksi mungkin tanda-tanda kehidupan. Namun, tim penyelamat berasal dari Chile mengakhiri pencarian hari ke-2 tanpa hasil apa pun. Senjaqq Domino99

Upaya pencarian dijalankan setelah tim penyelamat berasal dari Chile mengatakan udah mendeteksi mungkin tanda-tanda kehidupan di bawah bangunan hancur yang terletak di antara distrik pemukiman Gemmayze dan Mar Mikhael.

Para penyelamat tengah berjalan melalui area itu pada Rabu malam ketika anjing pelacak mereka yang dilatih untuk mendapatkan korban, berikan isyarat bahwa tersedia seseorang di dalam. Ketika mereka lagi pada hari Kamis, anjing itu pergi ke area yang mirip dan memberi tambahan isyarat yang sama.

Peralatan sensor spesialis lantas mendeteksi isyarat yang berdenyut di area tersebut.

Upaya Pencarian

Kepala tim penyelamat Chile, Francisco Lermanda, mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa pernapasan lambat udah terdeteksi di bawah reruntuhan pada kedalaman 3m (9,8 kaki).

Tim penyelamat pun menggali tiga terowongan untuk mencoba capai area di mana denyut nadi terdeteksi, katanya. Tapi, tambahnya, terlalu dini untuk mengetahui apakah tersedia orang yang “hidup atau mati” di bawah puing-puing itu.

Sebelumnya pada hari Jumat, koordinator penyelamat Nicholas Saade mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa denyut nadi udah melambat secara penting sejak hari sebelumnya. Wartawan di area kejadian mengatakan tes terbaru tidak mendeteksi isyarat mirip sekali.

Kerumunan udah berkumpul untuk lihat usaha pencarian, sambil mengharapkan terdapatnya keajaiban.

Tim berasal dari Chile lantas menghentikan pencarian mereka pada Jumat malam, tanpa mendapatkan korban atau jenazah. Mereka mengatakan bakal lagi pada keesokan harinya.

Sedangkan itu, sebuah tim asal Lebanon termasuk tengah jalankan pencarian, menurut wartawan lokal.