Andrea Pirlo Hadapi Pelatih yang Memberikannya Debut di Serie A

Andrea Pirlo Hadapi Pelatih yang Memberikannya Debut di Serie A

Andrea Pirlo Hadapi Pelatih yang Memberikannya Debut di Serie A

Andrea Pirlo Hadapi Pelatih yang Memberikannya Debut di Serie A

Tidak terkalahkan dalam empat laga bersama Juventus di Serie A, petualangan kepelatihan Andrea Pirlo menapak ke ajang Eropa. Laga melawan tuan rumah Dynamo Kyiv dini hari nanti bakal menjadi debut Pirlo Liga Champions

Sayang, bagi Pirlo, lawan adu taktiknya di NSC Olympiyskiy tidak sembarangan. Dia adalah Mircea Lucescu. Pelatih berkebangsaan Rumania yang bukan hanya sangat senior (berusia 75 tahun), melainkan juga telah melatih selama lebih dari empat dekade (41 tahun).Daftar di sini

Durasi kepelatihan Lucescu itu sama dengan usia Pirlo sekarang. Yang juga unik, Lucescu adalah pelatih yang memberi debut Serie A kepada Pirlo saat membela klub asal kota kelahirannya, Brescia Calcio. Usia Pirlo masih 16 tahun saat itu.

Lucescu juga kembali menangani Pirlo di Inter Milan pada 1998. ”Saya tidak terkejut ketika saat ini menghadapinya (sebagai pelatih, Red). Sebab, saya meyakini dia memang akan menjadi pelatih di kemudian hari,” beber Lucescu yang sudah menjalani 225 laga di Eropa (103 di antaranya di Liga Chgampions) kepada Tuttosport.

Tanpa megabintang Cristiano Ronaldo yang menjalani karantina akibat positif Covid-19, Juve ditahan seri 1-1 oleh FC Crotone di Serie A (18/10). Di sisi lain, Dynamo selalu menang clean sheet dalam dua laga kandang selama perjalanan menuju fase grup Liga Champions musim ini.

Tantangan menghadapi pelatih berpengalaman juga bakal dialami pelatih debutan Liga Champions lainnya, Simone Inzaghi. Allenatore SS Lazio berusia 44 tahun itu bakal beradu strategi dengan Lucien Favre, der trainer Borussia Dortmund di Stadio Olimpico

Liga Champions tak ubahnya penantian Simo setelah empat tahun menangani Lazio. Sebaliknya, Favre bakal menjalani musim keempat beruntun. Sebelumnya, pelatih 62 tahun asal Swiss itu membawa BVB –sebutan Borussia Dortmund– lolos beruntun ke babak 16 besar. Lalu, hanya sampai playoff kala menukangi OGC Nice pada edisi 2017–2018.