Anang Hermansyah Rumahkan Sekitar 200 Karyawan Tetap Beri Insentif

Anang Hermansyah Rumahkan Sekitar 200 Karyawan Tetap Beri Insentif

Anang Hermansyah Rumahkan Sekitar 200 Karyawan Tetap Beri Insentif

Anang Hermansyah Rumahkan Sekitar 200 Karyawan Tetap Beri Insentif

 

Virus corona yang tengah merajalela berimbas kepada banyak hal, termasuk bisnis. Salah satu selebriti yang merasakan dampak pandemi tersebut terhadap bisnisnya ialah Anang Hermansyah.Cerdaspoker DominoQQ

Bersama keluarganya, musisi berusia 51 tahun itu punya sejumlah bisnis kuliner hingga kosmetik. Salah satu kafe milik mereka, misalnya, Lu’Miere di Pondok Indah, telah ditutup sementara sejak seminggu belakangan. Hal itu atas kesepakatan bersama para pegawai.

“Sebenarnya bisnisnya harusnya masih berjalan baik. Cuma, kalau lihat yang datang ke Lu’Miere itu kadang-kadang tidak mengikuti protokol, mendingan kami menjaga, ya sudahlah, tutup saja daripada nanti jadi masalah. Protokol sudah kami ikuti, sanitizer, pakai masker, diimbau social distancing, sudah dikasih jarak untuk antre, tapi tetap saja, masyarakat susah untuk menaati,” tuturnya ketika dihubungi kumparan, Jumat (3/4).

Bagi Anang Hermansyah, keputusan menutup sementara kafe milik keluarganya bukan semata-mata dilakukan berdasarkan pertimbangan dalam hal bisnis, melainkan keselamatan banyak orang.

“Pikiran aku memang, bisnis bisa aku kejar next time. Kerugian, ada. Tetapi, secara bisnis, itu ilmu duniawi yang bisa kita kejarlah. Tapi, pada saat nyawa itu menjadi taruhannya, kalau ini terinfeksinya akan semakin parah, ini sebetulnya bukan masalah Lu’Miere yang aku jalani, tapi masalah nasional jatuhnya. Kalau nanti 10 orang yang datang ke sana terinfeksi, akan menyebar ke mana-mana, itu yang kami pikirkan lebih jauh,” ujarnya.

Suami penyanyi Ashanty tersebut juga telah menutup bisnis lainnya. Jumlah pegawai yang dirumahkan sekitar 200 orang.

“Bisnis yang lain-lain pun aku tutup, sebagian. Yang Ayam Asix, sebagian aku tutup. Sebagian lain, karena itu franchise, teman-teman ingin tetap buka, tapi dengan protokol ketat. Ya, silakan kalau berani menjalankan protokol ketat. Dan bisa juga online saja,” ucap Anang Hermansyah.

Meski sekitar 200 pegawainya dirumahkan, mereka tetap diberi insentif. Keputusan itu, menurut Anang Hermansyah, telah dirundingkan bersama para pegawai.

“Cuma, dengan sedikit kompensasi tentunya. Sama-sama memberikan keringanan, dalam artian bahwa keadaan ini keadaan abnormal, semua orang mengalami penurunan dalam kinerja dan lainnya. Kemarin, rapatnya bahwa bagaimana cara mengatasi ini, mereka memberi kompensasi juga. Akhirnya sepakat, mereka bilang, ‘Ya sudah, bayar dua pertiga.’ Itu sebagai subsidi supaya kami berjalan lagi bulan depan,” jelasnya.

Menutup perbincangan, Anang Hermansyah menyampaikan betapa penting baginya untuk tetap memperhatikan kesejahteraan pegawai. Sebab, mereka punya andil dalam keberlangsungan bisnisnya.

“Kalau tidak dibangun bersama pegawai, kalau kita hanya mementingkan perusahaan saja, buat aku tidak elok. Kita harus ambil posisi, ayo, bagaimana melihat kelangsungan ke depan. ‘Kita mau bekerja lagi, kan?’ Mereka semangat mau bekerja lagi. Mudah-mudahan corona cepat reda, kami akan kerja lagi,” pungkas Anang Hermansyah.