Amankah Minum Air Hujan untuk Kesehatan Tubuh ?

Amankah Minum Air Hujan untuk Kesehatan Tubuh ?

Amankah Minum Air Hujan untuk Kesehatan Tubuh ?

Amankah Minum Air Hujan untuk Kesehatan Tubuh ?

Ketika Anda sedang kehujanan, air hujan terkadang tak sengaja masuk ke dalam mulut. Meski tak tidak sedikit yang ditelan, Anda barangkali tetap cemas sekaligus bertanya-tanya, apakah aman minum air hujan? Dan adakah efeknya untuk kesehatan?

Apakah air hujan dapat diminum?

Air hujan tidak pantas untuk dijadikan air minum, kecuali Anda telah memanen dan mengolahnya supaya bisa dikonsumsi dengan aman. Dari luar, air hujan barangkali tampak tidak kotor, tapi tidak sedikit sekali kuman tak kasat mata yang bersemayam di dalamnya.

1. Mengandung mikroba penyebab penyakit

Air hujan bisa terkontaminasi oleh kotoran hewan, daun-daun, dan serpihan-serpihan dari serangga. Di samping itu, air hujan dapat berisi sekian banyak jenis mikroba, seperti E. coli, Giardia, Campylobacter, Salmonella, dan Shigella. Meski jumlah mikroba dalam air hujan termasuk lebih rendah dibanding air dengan permukaan tak terlindungi (seperti sungai atau danau), kita tetap mesti waspada. Ingatlah bahwa mikroba tetap dapat menciptakan Anda sakit walau jumlahnya sedikit.

2. Bisa terkontaminasi oleh logam berat

Risiko seseorang untuk terpapar penyakit dampak minum air hujan tergantung dari tidak sedikit faktor. Salah satunya ialah daerah lokasi tinggal. Salah satu contohnya, di Kalimantan Barat. Peningkatan populasi warga dan perkembangan industri di wilayah ini dominan pada kualitas udara. Kondisi udara yang tercemar pun menciptakan kandungan logam berat, laksana timbal (Pb), bertambah dalam air hujan.

Bagaimana cara supaya air hujan dapat diminum?

Seperti yang telah diterangkan di atas, minum air hujan sah-sah saja bilamana telah diubah dan dipanen dengan baik. Praktik memanen hujan ini telah dilaksanakan di sebanyak negara, terutama negara-negara berpendapatan rendah sampai menengah. Di Indonesia, panen hujan juga telah tidak sedikit digaungkan. Di samping untuk keperluan air minum, para berpengalaman berpendapat bahwa memanen hujan berpotensi mengurangi risiko banjir, menurunkan risiko kekeringan, serta menambah kualitas lingkungan maupun hidup masyarakat.

1. Gunakan cara panen air hujan yang benar

Salah satu cara panen hujan ialah dengan memakai atap, lokasi tangkapan, dan bak penampung. Atap ini terhubung dengan talang dan pipa yang akan menyalurkan air hujan ke bak penampung.

2. Jaga kesucian air hujan

Mutu air hujan bakal ditentukan oleh kesucian area tangkapan, talang, dan bak penampung. Atap dapat penuh dengan debu serta kotoran hewan. Karena itu, atap dapat mengotori air yang tersimpan serta menumpuk sedimen di dalam bak penampung.

Untuk menyaring air hujan dari kotoran di atap, Anda dapat menggunakan media laksana pasir dan kerikil dan menaruhnya di unsur depan bak penampungan.