Alasan Mengapa Ayah Selalu Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya

Alasan Mengapa Ayah Selalu Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya

Alasan Mengapa Ayah Selalu Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya

 

Alasan Mengapa Ayah Selalu Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya

Cinta tak melulu melulu tentang anda dan pasangan. Ada cinta yang tumbuh jauh sebelum itu. Cinta tersebut tumbuh di rumah, untuk sosok yang mungkin rambutnya sudah memutih dan dahinya sudah berkerut banyak: ayah. Kini ketika beliau telah menua, pasti semakin tidak sedikit yang anda ingat, perjalananmu semenjak kecil hingga dewasa. Bukankah ayah ialah cinta kesatu untuk setiap anak perempuan? Cerdaspoker Dominobet

1. Ayah yang mengajarimu tidak sedikit hal di mula kehidupan
Alasan Mengapa Ayah Selalu Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya

Mengajarimu bicara dan mengeja ‘Pa…pa’, menuntunmu ke sekolah, dan yang bilang “Nggak sakit enggak yaa anak pinter putrinya ayah” ketika anda jatuh kesatu kali. Dialah sosok yang kesatu mengenalkanmu pada rasa yang anda sebut cinta.

2. Meski tak secerewet ibu, ia pun yang paling khawatir ketika anda telat kembali ke rumah
Alasan Mengapa Ayah Selalu Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya

Wajar bila ayah tidak jarang bertanya anda pulang jam berapa. Meskipun dulu rasanya laksana dicurigai dan dikekang, sekarang anda sadar bahwa itu ialah bentuk kehawatirannya untuk putri yang ia sayang.

3. Ia pun yang mengajarimu jadi perempuan berdikari dan tangguh, nggak menye-menye

Tanpa didikannya, anda nggak bakal jadi laksana sekarang. Kemandirian dan karaktermu yang tangguh semua sebab sosok bapak yang menyerahkan teladan.

4. Ia nggak pernah dengan sengaja hendak membuatmu menangis
4

Makanya beliau nggak rela banget bila sampai terdapat laki-laki di luar sana yang buat anak perempuannya yang dipertahankan selama ini, sedih lagipula sampai menangis.

5. Saat bersamanya, anda merasa aman lebih dari apapun di dunia ini
Alasan Mengapa Ayah Selalu Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya

Karena dalam hati anda tahu, ia tentu akan melindungimu dari bahaya sekecil apapun, bahkan sampai anda dewasa.

‘.Di samping alasan-alasan yang dilafalkan di atas, anda pasti punya dalil lain yang membuatmu paling dekat dengan ayah. Meskipun terkadang bertolak belakang pendapat, tidak boleh sampai melukai hati ayah ya. Nanti bila beliau udah nggak ada, takutnya anda menyesal. Nggak inginkan kan hingga kejadian begitu? Yuk kini peluk ayah. Atau bila lagi jauh, telpon deh. Pasti ayah akan seneng banget.