Alami Depresi, Cesare Prandelli Bisa Pensiun Melatih

Alami Depresi, Cesare Prandelli Bisa Pensiun Melatih

Alami Depresi, Cesare Prandelli Bisa Pensiun Melatih

Alami Depresi, Cesare Prandelli Bisa Pensiun Melatih

Cesare Prandelli begitu mencintai ACF Fiorentina. Karir kepelatihannya mencapai puncak bersama Fiorentina (2005–2010) sehingga mengantarkannya menduduki kursi allenatore timnas Italia. Tapi, cinta Prandelli kepada La Viola tidak happy ending.

Kemarin (24/3) atau sejak kembali ke Fiorentina untuk menggantikan Giuseppe Iachini pada 9 November 2020, Prandelli kembali meninggalkan klub asal Firenze tersebut. Pelatih 63 tahun itu mengundurkan diri karena tidak kuat dengan tekanan yang dialaminya. Daftar di sini

Fiorentina yang dalam laga terakhir (22/3) kalah 2-3 oleh AC Milan di kandang sendiri kini terpuruk ke peringkat ke-13. Satu setrip di bawah peringkat La Viola ketika dia menggantikan Iachini. ”Tekanan petinggi klub makin membuatnya depresi,”

La Repubblica menyebut, level depresi Prandelli di beberapa pekan terakhir makin mengkhawatirkan. ’’Dari setiap kali memberikan pernyataan setelah timnya kalah, terlihat jelas dia tidak bisa fokus dalam berkata-kata. Dia seperti orang bingung, entah itu karena lelah fisik atau mental,” tulis La Repubblica.

Bahkan, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Prandelli bisa pensiun dari karir kepelatihannya setelah ini.

Prandelli pun menggambarkan situasi yang dihadapinya. ”Saya menemukan diri berada dalam ketidaknyamanan yang tidak masuk akal dan tidak memungkinkan untuk menjadi diri saya yang sebenarnya,” tutur pelatih yang memiliki statistik 6 kali menang, 6 kali seri, dan 11 kali kalah selama empat bulan menangani Fiorentina itu kepada Firenze Viola.

Di sisi lain, keputusan unik dipilih Fiorentina dalam mencari pengganti Prandelli. Yaitu, kembali mempekerjakan Iachini. Musim lalu, Iachini juga berstatus pelatih pengganti Vincenzo Montella atau ditunjuk pada 23 Desember 2019.