9 Tips Move On Ampuh dari Para Psikolog

9 Tips Move On Ampuh dari Para Psikolog

9 Tips Move On Ampuh dari Para Psikolog

9 Tips Move On Ampuh dari Para Psikolog

 

Patah hati sesungguhnya bukan pengalaman menyenangkan. Tak tersedia satu penghiburan pun yang mampu mengakibatkan rasa sakitnya terelakkan. Namun ini adalah suatu hal yang kudu dihadapi semua orang pada satu titik. Tak tersedia cara lain untuk meninggalkan patah hati tak hanya bersama dengan melaluinya.

Sejumlah psikolog tawarkan solusi yang mampu diterapkan untuk menyembuhkan diri berasal dari patah hati. Namun kudu diingat, tips-tips move on ini tidak akan menguapkan semua perasaan sedih dalam kala semalam. Cerdaspoker DominoQQ

Pada akhirnya, move on adalah sebuah sistem dan tips yang ditawarkan para psikolog ini adalah cara untuk melewatinya bersama dengan sehat. Sehingga kita tidak akan terjerumus di dalam serangkaian tabiat yang menyakiti diri sendiri.

Seimbangkan Kenangan Mantan yang Melintas
Setelah putus, pasti kita masih teringat mantan. Namun, Guy Winch, psikolog yang menulis buku How to Fix a Broken Heart mengingatkan sehingga setiap kenangan yang muncul di dalam benak tidak berat sebelah.

“Kamu kudu menegaskan setiap anggapan tentang mantan selalu realistis dan tidak berat sebelah,” jelasnya layaknya dilansir Independent.

“Jika pikiranmu memunculkan momen-momen suka kebersamaan kalian kala weekend, kamu kudu beri tambahan momen-momen weekend yang membuatmu marah dan terlampau sedih.”

Jangan Kepoin Media Sosialnya
Tidak kudu mengecek sarana sosialnya. Ini cuma akan memperkuat kehadirannya di dalam benakmu. Akibatnya tambah susah bagimu untuk berhenti berfantasi tentang dirinya dan pertalian kalian yang udah kandas.

Stop Mempertanyakan Kenapa Hubungan Kalian Berakhir
Tidak kudu terus-terusan mempertanyakan kenapa pertalian kalian berakhir. Ini cuma akan membuatnya terus-terusan menjadi tokoh utama di dalam hidupmu. Terima saja kenyataan apa adanya.

Bercermin Kepada Pengalaman
Buatlah daftar apa saja yang mestinya tidak pernah kamu lakukan, tapi pernah kamu laksanakan demi dirinya. Ini akan membantumu untuk melihat pertalian kalian bersama dengan pandangan yang lebih jernih.

Lakukan Hal-Hal Menyenangkan Meskipun Tidak Ingin
Cobalah untuk laksanakan kesibukan yang umumnya mampu membuatmu gembira, meskipun hal itu tidak muncul menggembirakan kala ini. Terus ‘bergerak’ layaknya ini perlu untuk membuatmu jadi biasa bersama dengan fakta bahwa hidup terus berjalan, meskipun dia udah tak tersedia ulang di sisimu.

Singkirkan Barang-Barang Kenangan
Jauhkan barang-barang yang berharga kenangan berasal dari pandangan mata, seumpama boneka, foto, atau pakaian pemberiannya. Kalau sesungguhnya memungkinkan, sumbangkan atau memberikan kepada rekan atau saudara yang tidak tinggal serumah.

Manfaatkan Dukungan Para Sahabat
Hubungi teman-teman terdekatmu dan menggunakan penghiburan dan juga dukungan emosional yang mereka berikan.

“Hal terbaik yang mampu dilakukan adalah membicarakan apa yang kamu rasakan tentang perpisahan itu bersama dengan rekan dekat dan orang-orang tersayang,” tutur Dr. Michael Zentman, seorang psikolog kepada Insider. “Mendengar diri Anda sendiri menjelaskan bersama dengan mengerti apa yang Anda rasakan bersama dengan disaksikan orang lain mampu terlampau membantu.”

Jangan Turuti Hasrat Sesaat
Boleh saja mengganti tipe rambut, melacak pasangan baru, atau laksanakan hal-hal yang belum pernah kamu bayangkan sebelumnya. Tapi laksanakan kala keadaan mentalmu udah stabil.

“Kenali semua perasaan Anda, terutama yang impulsif, gelap, dan marah. Tetapi cobalah untuk tidak mewujudkannya menjadi tindakan,” tutur Dr. Karen Weinstein.

“Bahkan laksanakan pergantian dramatis pada penampilan layaknya potong pendek atau mewarnai rambut atau tato tidak disarankan. Nanti akan tersedia waktunya untuk penampilan baru saat Anda udah jadi lebih stabil.”

Tumpahkan Lewat Tulisan
Tumpahkan segala hal yang kamu rasakan di dalam jurnal. Bisa blog pribadi, jurnal digital, atau diary yang ditulis tangan. Hal ini juga yang dilakukan oleh mendiang B.J. Habibie setelah kematian istrinya.

“Membuat catatan privat mampu menopang bagi lebih dari satu orang,” tutur Dr. Zentman. “Saya sarankan catatan privat saja, karena membawa perasaan-perasaan ini ke sarana sosial mampu memanaskan situasi. Mungkin mengakibatkan banyak orang menyerang mantan secara terbuka di dunia maya jadi melegakan, dalam jangka panjangnya hal layaknya ini tidak akan menopang sistem pengobatan Anda.”