9 Hewan Lucu tapi Bisa Berbahaya, Jangan Dipelihara

9 Hewan Lucu tapi Bisa Berbahaya, Jangan Dipelihara

9 Hewan Lucu tapi Bisa Berbahaya, Jangan Dipelihara

9 Hewan Lucu tapi Bisa Berbahaya, Jangan Dipelihara

Siapa sih yang tidak suka dengan fauna yang imut nan lucu? Penampilannya yang menggemaskan selalu menciptakan orang hendak memeluk dan meremasnya. Tapi layaknya mawar yang menyembunyikan durinya, ternyata nih sejumlah hewan lucu tersebut tidak selucu yang anda kira.

Di balik penampilannya yang buat mata tak dapat berpaling, sejumlah hewan imut ternyata paling berbahaya. Salah mendekatinya dapat jadi anda yang celaka.

1. Kucing pallas

Dikenal pun sebagai manul, kucing ini dikenal suka menyendiri dan paling independen. Ia melulu menemui satu sama lain saat musim kawin. Hati-hati.

Mereka dikenal tak suka dengan orang asing. Jadi bila kamu menginjak wilayahnya, bersiaplah diserang dengan taringnya yang tiga kali lebih panjang dari kucing biasa.

2. Musang madu

Karakter dari musang madu ialah tidak pernah takut. Sekalipun dirinya dicegat hewan yang jauh lebih besar, laksana singa atau beruang, dirinya tak bakal mundur sekalipun dan justeru menantang mereka berkelahi.

Oh iya, sistem imunnya pun kuat, lho. Sampai-sampai gigitan ular berbisa melulu mampu membuatnya tertidur.

3. Kucing bertelapak hitam

Walau kecil dan menggemaskan, kucing yang hidup di gurun ini punya tingkat keberhasilan berburu yang tinggi, yaitu menjangkau 60 persen.

Angka tersebut dua hingga tiga kali lebih tinggi ketimbang keberhasilan berburu singa. By the way, mereka berburu di justeru hari dan dapat memakan 14 fauna yang lebih kecil darinya.

4. Cerpelai

Kalau di kisah rakyat Jepang, fauna ini dikenal suka menipu orang. Faktanya, cerpelai punya sifat yang agresif dan dapat membunuh fauna yang berat bila dikomparasikan dengan bobotnya. Katanya nih, mereka dapat membunuh kelinci melulu dengan satu gigitan di belakang

5. Kucing pasir

Mirip dengan kucing bertelapak hitam, kucing pasir pun hidup di gurun. Mereka dikenal dapat bertahan hidup di lingkungan yang paling panas dan minim air.

Untuk mangsanya sendiri, apa juga yang mereka temui dapat jadi makanannya: mamalia, ular, serangga. Kalau telah berburu, mereka dapat mencapai kecepatan lari 40km/jam.

6. Kelinci

Tidak menduga kan bila kelinci masuk dalam susunan ini? Walau umum, kelinci ternyata lumayan mampu merusak lingkungan.

Kemampuan berkembang biak yang tinggi menciptakan mereka dapat menjadi hama untuk sekitarnya. Bahkan mereka dipercaya dapat mengakibatkan longsor. FYI, kelinci pun memakan kotorannya sendiri dan anaknya.

7. Kukang

Iya, benar ini mamalia, namun mereka beracun, lho. Kukang punya kelenjar di kaki depannya yang menyimpan racun sehingga saat parasit dan predator menyerang, mereka dapat mengusirnya. Racunnya ini dapat membuat yang kena menjadi sulit bernapas dan ini berlaku guna manusia.

8. Platipus

Susah menerka apakah fauna ini sebetulnya mamalia atau unggas. Tapi janganlah anda menggubris tersebut dulu.

Ada baiknya kita berpindah melihat organ mereka menilik pejantannya punya racun di pergelangan kaki. Walaupun tidak berbahaya untuk manusia dan tujuannya guna mengusir fauna pemangsa, racun mereka dapat membuat sakit kepala.

9. Anjing laut

Imut sekali. Tapi tahukah kamu bila anjing laut pun suka menyerang? Sifat agresifnya tersebut muncul saat musim kawin.

Saat punya anak, mereka bakal menyerang siapa saja yang dirasa asing dan riskan demi mengayomi anaknya. Katanya, anjing laut pun punya kelaziman berburu dolfin dan penguin guna menghibur diri