9 Hal yang Harus Diperhatikan Milenial saat Memilih Berlian

9 Hal yang Harus Diperhatikan Milenial saat Memilih Berlian

9 Hal yang Harus Diperhatikan Milenial saat Memilih Berlian

9 Hal yang Harus Diperhatikan Milenial saat Memilih Berlian

Berlian memang barang mewah, yang tak hanya mahal tapi juga bisa jadi sejarah dalam hidup seseorang. Yup, emas dikatakan bisa jadi investasi, tapi berlian banyak diincar karena nilainya yang bisa menyimpan cerita bahagia seseorang dalam hidupnya.

Sebab, tak jarang, perhiasan dengan berlian justru menjadi barang peninggalan yang diturunkan hingga anak cucu. Tapi, bicara soal pembeli berlian, kini segmennya mulai bergeser.Daftar di sini

Berdasarkan data yang dipublikasikan De Beers pada 2017 bahwa dua pertiga penjualan berlian secara global didominasi oleh generasi milenial. Bahkan diperkirakan pada 2020 spending power mereka akan melampaui Gen X yang lahir pada era sebelumnya.

Tapi apa sih sebenarnya yang harus kita perhatikan dalam memilih perhiasan berlian? Berikut ini beberapa hal yang harus kita perhatikan sebelum memutuskan membeli berlian seperti disampaikan dalam peluncuran Frank & Co di SOGO Central Park baru-baru ini oleh General Manager Corp. Communication & PR SOGO Indonesia Melissa Ann Tjahyadikarta dan Area Manager Frank & Co Leslie Christian Saputra.

1. Asahan/Cutting

Sebesar apapun berlian yang kita punya tapi kalau tidak diasah dengan tepat dan presisi pasti akan kehilangan nilainya. Secara umum ada tiga jenis asahan yaitu shallow cut yaitu asahan dangkal, deep cut yaitu asahan terlalu dalam, dan yang terbaik diantara keduanya yaitu excellent cut yang mampu memantulkan cahaya secara sempurna.

2. Kejernihan

Apakah berlian yang kamu mau itu mengalami proses tertentu untuk meningkatkan kejernihanya/clarity. Sebab semakin tinggi tingkatannya semakin tinggi pula nilainya.

3. Bentuknya

Sesuaikan dengan individu masing-masing. Jika Anda punya tangan mungil, berlian yang cocok adalah berlian yang berukuran kecil dan bulat ataupun princes cutting. Bentuk oval, pear atau marquise dapat juga dipilih untuk menciptakan ilusi jari tangan yang lebih panjang. Sementara buat Anda yang memiliki jari berukuran lebar beragam fancy diamond shape bisa kamu pilih. Nah, buat Anda yang punya jari panjang dan kurus pilihan batu yang lebih besar dapat membuat tampilannya lebih proporsional, pilih yang fancy, square ataupun round shape dengan bentuk yang lebih tebal ataupun dua baris berlian.

4. Warnanya

Warna berlian juga mempengaruhi besarnya nilai sebuah berlian. Tingkatan warna berlian menurut standar internasional dapat dikelompokan menjadi beberapa grup, untuk warna berlian yang putih bening (transparan) dikelompok warna D,E & F, selebihnya dari G hingga Z warnanya akan semakin kuning keruh. Ini tidak berlaku untuk fancy diamond yang secara alami berwarna kuning, pink, biru atau hijau.

5. Berat Karat

Berat karat sebuah berlian juga penting. Seringkali ketika kita mendengar isilah Carat Weight, atau berat karat kita berfikir tentang ukuran fisik sebuah berlian. Dalam kenyataanya karat itu berupa berat dari berlian bukan dari seberapa besarnya. Satu karat berlian sama dengan 200 miligram atau setara dengan berat sebuah paperclip. Itu juga tergantung dengan bentuk dan bagaimana asahannya sebagai elemen yang harus dipertimbangkan ketika kita membeli sebuah berlian.

6. Alami atau Sintetis

Apakah berlian yang dipilih itu alami dan bukan sintetis ataupun imitasi? Berlian alami berasal dari kerak bumi yang sangat dalam yang terpapar oleh temperature serta tekanan yang tinggi selama jutaan tahun sedangkan berlian buatan laboratorium atau sintetis biasanya dapat diketahui dari harganya yang lebih rendah dari berlian alami atau tambang.

7. Sumber Berlian

Sumber atau asal dari batu berlian itu sendiri harus diketahui. Tanyakan kepada tempat Anda membeli cincin kawin tersebut dari manakah asal berlian itu. Apakah berasal dari daerah konflik yang biasa disebut dengan ‘conflict diamond’ atau blood diamond, di mana berasal dari tambang yang dijual untuk membiayai konflik sipil di negara-negara Afrika.

8. Sertifikasi

Apakah berlian yang Anda miliki memiliki sertifikat grading dari lembaga independen? Sertifikat ini dapat dibilang akte kelahiran sebuah batu berlian yang meliputi tanggal, bentuk dan cuttingnya, proporsi, tingkatan warna dan kejernihannya, finishing, kualitas fluorescence yaitu pendar berlian ketika disinari dan diagram yang menunjukan inklusi berlian termasuk tipe dan lokasinya.

9. Jaringan Peritel

Jaringan penjualan dan purnajual yang luas juga penting. Semakin banyak outletnya maka benefit semakin besar terutama buat Anda yang membeli cincin kawin untuk digunakan seumur hidup. Pastikan tempat tersebut memiliki layanan perawatan dan reparasi seumur hidup. Serta layanan buyback ataupun tukar tambah yang tersedia.