8 Tanda Kisah Cinta Anda Sudah Di Ujung Tanduk Atau Akan Kandas

8 Tanda Kisah Cinta Anda Sudah Di Ujung Tanduk Atau Akan Kandas

8 Tanda Kisah Cinta Anda Sudah Di Ujung Tanduk Atau Akan Kandas

 

8 Tanda Kisah Cinta Anda Sudah Di Ujung Tanduk Atau Akan Kandas

Ada banyak dalil mengapa cerita cinta dapat berakhir. Perbedaan sikap menjadi salah satu dalil pasangan kekasih memilih jalannya sendiri. Namun, menurut keterangan dari psikolog kencan Madeleine Mason Roantree, suatu hubungan akan menginjak ‘zona merah’ terlebih dahulu sebelum kesudahannya berakhir, sampai-sampai ada celah guna menyelamatkan cerita cinta.

Saat hubungan masuk ke dalam zona merah, lazimnya pasangan akan merasakan sejumlah kondisi, laksana kurangnya rasa hormat, minat terhadap kencan yang berkurang, sampai konflik yang tak kunjung berakhir. Mengenali firasat hubungan akan selesai dapat menolong Anda dan pasangan untuk membetulkan hubungan, atau minimal mempersiapkan diri untuk bisa jadi yang terburuk.

Berikut 8 tanda yang mengindikasikan hubungan sedang di zona merah, dikutip dari www.bocahsakti.pro/pokerace99

1. Tidak terdapat panggilan sayang

Salah satu tanda utama hubungan tidak serius atau bisa jadi besar akan berakhir ialah saat pasangan tak mau menyebut atau memanggil kita sebagai kekasihnya.

“Jika orang yang kita anggap urgen tampaknya menghindari pembicaraan intim dan menghindari status sesudah berkencan selama sejumlah bulan, barangkali dia tidak serius mengenai hubungan itu,” kata Roantree untuk Independent.

2. Tidak ‘diakui’ di media sosial

Di era digital ini, media sosial bisa menjadi tanda kejelasan suatu hubungan, terlebih andai pasangan lumayan aktif di dunia digital. Jadi, andai pasangan tak kunjung mengunggah kebersamaan dengan kita di akun Instagram atau tampak menutupi statusnya sebagai kekasih Anda, maka Anda butuh berhati-hati.

“Bisa berarti pasangan tidak menyaksikan Anda sebagai opsi jangka panjang, atau mereka tidak siap untuk mengindikasikan statusnya untuk publik,” ucap Roantree.

3. Jarang kencan

Coba diingat-ingat pulang siapa yang sekitar ini berinisiatif untuk menyuruh bertemu? Bila sekitar ini kita yang terus mengajaknya berkencan, dapat jadi ini ialah cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Pihak yang tak pernah berinisiatif untuk menyuruh kencan dapat berarti tak benar-benar mencintai. Baik kita atau pasangan, bila kemauan untuk kencan telah mulai memudar atau tidak terdapat sama sekali, tandanya kelangsungan hubungan butuh dipertanyakan.

4. Terlalu mengatur

Sikap yang saling mendukung ialah salah satu kunci hubungan yang bahagia. Sehingga, andai salah satu pihak lebih tidak sedikit mengatur ketimbang mendukung, laksana sikap cemburu berlebihan atau posesif, dengan kata lain hubungan berpotensi terjalin tidak sehat.

“Tanda-tanda ketidakseimbangan dalam hubungan dapat berupa keirihatian berlebihan atau posesif. Keduanya bisa mengarah pada akhir hubungan. Jadi, usahakanlah untuk menuntaskan masalah ini sejak mula ketimbang memendam emosi,” kata pakar kencan James Preece.

5. Satu arah

Ungkapan kasih sayang usahakan dilangsungkan dua arah laksana sama-sama menyenangi atau sama-sama hendak menghabiskan masa-masa bersama. Walau kita tipe romantis dan pasangan terlihat tidak romantis sekalipun, rasa saling menyukai akan menciptakan hubungan sarat kasih.

Namun, tidak begitu bila sekitar ini melulu satu pihak yang mengutarakan cinta atau pujian. Tak pernah mengungkapkan rasa cinta, baik ucapan-ucapan atau perbuatan, telah jelas menjadi tanda hubungan sudah diselesaikan walau belum secara resmi.

6. Bohong

“Kita memang tidak mesti tidak jarang kali terbuka bakal hal-hal kecil untuk pasangan. Namun bila ada urusan besar yang ditutupi, urusan tersebut dapat memicu konflik bila ketahuan oleh pasangan. Ketahuan berdusta dapat meminimalisir kebahagiaan dan menciptakan pasangan susah untuk pulang percaya,” papar Preece.

Sebuah riset terbaru oleh website kencan Elite Singles mengejar bahwa 34 persen orang memilih guna berbagi rahasia untuk pasangannya dan menemukan hubungan yang lebih intim.

7. Sulit kompromi

Masalah kerap hadir dalam suatu hubungan. Namun, andai Anda atau pasangan tak dapat lagi disuruh berkompromi untuk menggali jalan tengah bakal masalah yang sedang dihadapi, hubungan akan kerap diwarnai dengan pertengkaran.

Begitu pun dengan masalah yang dipendam tanpa terdapat akhir yang jelas. Sewaktu-waktu dapat menjadi bom masa-masa yang meledak sehingga menciptakan hubungan selesai dengan cepat.

8. Tidak digemari teman atau keluarga

Sehat atau tidaknya hubungan sangat barangkali Anda tanyakan ke kawan atau family dekat. Orang-orang di dekat seperti rekan dan family dapat menyaksikan kekasih kita dengan lebih netral dan tidak dibutakan oleh cinta.

“Jika family atau rekan Anda tidak menyenangi pasangan, maka Anda butuh mendengar dan mengetahui alasannya,” ucap Preece.