8 Negara Ini Mulai Izinkan Turis Masuk Usai Longgarkan Lockdown Corona

8 Negara Ini Mulai Izinkan Turis Masuk Usai Longgarkan Lockdown Corona

8 Negara Ini Mulai Izinkan Turis Masuk Usai Longgarkan Lockdown Corona

8 Negara Ini Mulai Izinkan Turis Masuk Usai Longgarkan Lockdown Corona

Pandemi virus corona memicu sektor pariwisata terpuruk, dengan negara-negara menutup perbatasan dan maskapai penerbangan menangguhkan penerbangan mereka.

Pekerja sudah dirumahkan dan turis sedang menunggu pengembalian uang, kala ribuan tetap hadapi ketidakpastian perjalanan. Agodapoker Poker Legenda

Di Inggris, Kantor Urusan Luar Negeri tetap menyarankan untuk menunda seluruh perjalanan, jika perjalanan asing yang penting, yang berarti bahwa orang Inggris tentu tidak bakal pergi ke luar negeri pada Juni 2020.

Tetapi pelonggaran pembatasan mulai dijalankan di negara lain.

Portugal dan Italia
Portugal bakal membuka lagi perbatasannya untuk turis mulai 15 Juni 2020. Mungkin tersedia pemeriksaan kesegaran di bandara, namun karantina tidak diperlukan.

Pantai bakal dibuka mulai 6 Juni, kala 75% hotel di Algarve diperkirakan bakal dibuka pada akhir bulan ini.

Sementara Italia bakal membuka lagi perbatasannya untuk wisatawan dari Uni Eropa pada 3 Juni 2020, Andorra, Monako, Islandia, Norwegia, Swiss, Liechtenstein, San Marino dan Kota Vatikan.

Saint Lucia dan Siprus
Saint Lucia, di Karibia, bakal dibuka lagi untuk wisatawan pada 4 Juni.

Akan tersedia ketetapan ketat untuk meminimalkan risiko coronavirus.

Anda perlu miliki sertifikat COVID-19 negatif bersertifikat untuk bepergian, dan masker bakal diwajibkan kala berada di pesawat dan di bandara.

Di hotel, tamu bakal mengukur suhu mereka pada kala makan, kala staf bakal melakukan pengujian pada awal dan akhir tiap-tiap shift.

Penjarangan sosial dan membersihkan tangan secara tertib termasuk bakal beroperasi, dan kala ini tersedia jam malam di negara ini dari jam 9 malam hingga jam 5 pagi.

Sementara Siprus bakal membuka perbatasannya pada 9 Juni untuk 13 negara yang miliki tingkat COVID-19 yang rendah.

Turis dari negara-negara ini (termasuk Yunani, Norwegia, Austria, Israel, Denmark, dan Jerman) tidak bakal memerlukan sertifikat kesegaran atau diharuskan untuk karantina.

Orang-orang dari Swiss, Republik Ceko, Polandia, Rumania, Kroasia dan Estonia termasuk bakal diizinkan masuk ke negara itu –tetapi mereka perlu memberi tambahan sertifikat kesegaran dan bukti tes COVID-19 yang negatif, atau membayar tes pada kala kedatangan mereka di Siprus.

Islandia dan Aruba
Islandia bakal dibuka lagi untuk wisatawan pada 15 Juni 2020. Setiap orang bakal diwajibkan untuk melakukan tes di bandara ketika merekaa tiba sebagai syarat untuk masuk ke negara pulau tersebut. Jika hasilnya positif, mereka bakal diwajibkan untuk melakukan karantina.

Sementara Aruba belum menentukan tanggal tentu kapan bakal sanggup membuka pintu untuk turis. Namun diperkirakan 15 Juni dan 1 Juli bakal jadi penanda.

US Virgin Islands dan Meksiko
US Virgin Islands, salah satu teritori Amerika Serikat, bakal menyongsong lagi turis pada 1 Juni 2020. Protokol baru untuk menjaga penduduk dan pengunjung sedang diluncurkan, dan kondisi darurat bakal selamanya di daerah hingga 11 Juli paling awal.

Sementara itu, daerah spesifik di Meksiko bakal menyongsong lagi para wisatawan mulai 8 Juni.

Dalam sebuah inisiatif yang bakal diluncurkan pada 15 Juni, Cancun tawarkan tamu hotel dan makanan gratis didalam usaha untuk menarik mereka ke resor.

Hotel bakal tawarkan dua malam gratis untuk tiap-tiap dua yang dipesan, atau menginap gratis untuk dua anak ketika dua orang dewasa memesan.