8 Jenis Nyeri Punggung yang Tak Bisa Disepelekan

8 Jenis Nyeri Punggung yang Tak Bisa Disepelekan

8 Jenis Nyeri Punggung yang Tak Bisa Disepelekan

 

8 Jenis Nyeri Punggung yang Tak Bisa Disepelekan

Duduk di depan layar komputer dalam masa-masa lama dapat mengakibatkan nyeri punggung. Nyeri ini umumnya diakibatkan oleh postur tubuh yang salah ketika beraktivitas.

“Duduk di depan komputer bisa memperpendek otot dada dan unik otot punggung,” ujar berpengalaman kesehatan, Irene Tien, mengutip dari www.bocahsakti.pro/pokerace99. Menurutnya, tidak sedikit orang merasakan kejang otot salah satu tulang belikat dampak hal tersebut.

Nyeri punggung kerap dirasakan remeh. Padahal, nyeri ini juga dapat menjadi fenomena dari sejumlah penyakit laksana sindrom cauda equina, infeksi tulang belakang, gangguan tidur, sampai kanker.

Anda butuh waspada ketika nyeri punggung menyerang. Berikut sejumlah nyeri punggung yang mustahil disepelekan.

1. Nyeri yang tidak kunjung hilang

Jika sudah mengerjakan perawatan rumahan namun nyeri tak kunjung hilang, urusan ini barangkali adalahpertanda kanker paru-paru.

The American Cancer Society mencatat, nyeri pada tulang yang disertai penurunan berat badan dan sakit di unsur dada dapat jadi fenomena dari kanker paru-paru.

2. Nyeri hadir setelah merasakan kecelakaan

Ketika punggung terasa nyeri setelah merasakan kecelakaan, segera periksakan situasi ini ke dokter. Hentakan yang terjadi saat kemalangan dapat mengakibatkan peradangan di otot dan ligamen leher serta punggung atas.

Jangan menantikan rasa sakit semakin parah. Jika tak segera ditangani, urusan ini dapat memunculkan masalah yang lebih besar.

3. Nyeri di unsur samping

Rasa nyeri spektakuler yang timbul di punggung unsur samping, tepatnya di bawah tulang rusuk dapat menjadi fenomena dari penyakit batu ginjal. Umumnya, fenomena juga dibuntuti dengan urine berwarna kemerahan atau kecokelatan.

4. Disertai demam

Dalam sejumlah kasus tertentu, nyeri punggung yang disertai dengan demam dan mati rasa di lengan dapat disebabkan oleh infeksi tulang belakang.

Kondisi ini memang paling jarang terjadi. Namun risiko bakal meningkat andai Anda menderita kanker, diabetes, atau obesitas.

5. Disertai sakit pada unsur dada

Nyeri punggung disertai sakit di dada menjadi di antara tanda stroke. Di samping itu, ini juga dapat jadi indikasi dinding aorta yang sobek. Dinding aorta sendiri adalah pembuluh darah terbesar di tubuh yang mengalir di belakang dada.

Mereka yang mempunyai tekanan darah tinggi dalam jangka masa-masa lama berisiko terserang penyakit ini.

6. Kaki terasa lemah

Sakit punggung yang dialami bersamaan dengan kaki yang mati rasa menjadi salah satu fenomena cedera neurologis dan arthritis atau radang sendi.

7. Disertai rasa sakit saat memungut napas

Nyeri punggung yang dibuntuti rasa sakit saat memungut napas menjadi pertanda penyakit emboli paru. Terlebih, bila fenomena disertai pula oleh batuk darah, napas pendek, dan tidak jarang pingsan.

8. Semakin sakit saat bergerak

Jika kita baru merasakan cedera traumatis laksana terjatuh atau tertiban benda berat, tulang belakang atau tulang rusuk Anda dapat saja patah tanpa disadari. Hal ini dapat ditandai dengan rasa nyeri di punggung yang semakin menjadi saat Anda bergerak.

Jika kita mengalami sejumlah nyeri punggung di atas, segera kerjakan konsultasi dengan dokter.