8 Dampak Negatif Konsumsi Pepaya Berlebihan Gangggu Pencernaan

8 Dampak Negatif Konsumsi Pepaya Berlebihan Gangggu Pencernaan

8 Dampak Negatif Konsumsi Pepaya Berlebihan Gangggu Pencernaan

8 Dampak Negatif Konsumsi Pepaya Berlebihan Gangggu Pencernaan

Pepaya merupakan keliru satu buah tropis yang kaya serat. Buah yang nyaris dapat ditemui di tiap musim ini memiliki kandungan mineral perlu layaknya vitamin C, A, kalium, dan serat. Pepaya termasuk memiliki kandungan sejumlah kecil vitamin B kompleks, vitamin E dan vitamin K, dan juga kalsium, tembaga, besi, magnesium, mangan, fosfor, selenium, dan seng.

Konsumsi pepaya setiap hari dapat mencukupi keperluan serat harian. Pepaya termasuk kondang manfaatnya didalam melancarkan pencernaan. Meskipun pepaya sehat dan rendah kalori, lebih dari satu dampak samping dapat terjadi terhadap lebih dari satu orang.

Menngonsumsi pepaya berlebihan justru akan mengakibatkan dampak samping bagi kesehatan. Orang bersama dengan keadaan khusus atau sedang didalam pengobatan tertentu, termasuk dapat merasakan dampak buruk pepaya. http://68.183.234.248/sultan99/

Sebabkan karotenemia
Pepaya masak terlalu tinggi akan beta-karoten. Beta-karoten merupakan keliru satu tipe antioksidan yang terlalu baik untuk kegunaan penglihatan. Namun, jika dikonsumsi didalam kuantitas tinggi, beta-karoten didalam pepaya dapat membawa dampak perubahan warna kulit yang secara medis dikenal sebagai karotenemia.

Karotenemia adalah keadaan klinis yang ditandai oleh pigmentasi kuning terhadap kulit dan peningkatan kadar beta-karoten didalam darah. Karotenemia banyak ditemukan terhadap anak dan condong tidak bahaya. Namun, sebab gejalanya yang mirip, dapat membawa dampak diagnosis penyakit kuning yang keliru.

Sebabkan alergi pernapasan
Papain, enzim yang ada didalam pepaya dapat jadi alergen yang kuat. Konsumsi pepaya berlebihan dapat membawa dampak berbagai problem pernapasan layaknya sesak napas, bersin, asma, dan hidung tersumbat. Jika punya problem pernapasan, layaknya asma atau keadaan alergi apa pun sebaiknya memperhitungkan mengonsumsi pepaya muda yang mengadung banyak papain.

Ganggu pencernaan
Kandungan serat didalam pepaya terlalu baik bagi kesehatan. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, pepaya justru dapat membawa dampak problem pencernaan. Makan terlalu banyak pepaya dapat mengganggu sistem pencernaan.

Seperti semua buah berserat lainnya, pepaya termasuk dapat memperburuk diare jika dikonsumsi didalam kuantitas besar. Selain itu, mengonsumsi pepaya berlebihan yang tidak dibarengi bersama dengan mengonsumsi cairan termasuk dapat membawa dampak sembelit. Selain itu, enzim papain didalam pepaya, jika dikonsumsi secara berlebih akan mengakibatkan kembung, iritasi lambung, kram perut, dan mual

Dapat Berinteraksi bersama dengan Obat Pengencer Darah
Penelitian telah perlihatkan bahwa lateks terhadap pepaya berpotensi meningkatkan dampak pengencer darah. Jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau antikoagulan, layaknya aspirin konsultasikan terhadap dokter mengenai mengonsumsi pepaya, terlebih pepaya muda.

Jika meniti operasi didalam lebih dari satu minggu, menjauhkan buah ini sebab sifat antikoagulannya. Menurut berbagai penelitian yang dikerjakan terhadap pepaya, orang yang terkena keadaan pembekuan darah, layaknya hemofilia dan trombosis, termasuk perlu menghambat diri berasal dari mengonsumsi pepaya.

Dapat Menyebabkan Ruam Kulit
Enzim papain sering jadi bahan didalam krim anti-penuaan. Namun, tidak semua tipe kulit bereaksi positif terhadap aplikasi topikal papain pepaya. Orang bersama dengan alergi lateks termasuk kemungkinan alergi terhadap pepaya sebab pepaya memiliki kandungan enzim yang disebut chitanases.

Dapat memperlambat detak jantung
Diyakini bahwa orang bersama dengan problem jantung perlu menjauhkan mengonsumsi pepaya berlebihan. Kandungan papain didalam buah ini diperkirakan memperlambat laju detak jantung bersama dengan cara yang berbahaya. Ini kemungkinan membawa dampak keadaan kardiovaskular yang serius. Jika punya persoalan kardiovaskular, berkonsultasilah bersama dengan dokter sebelum akan mengonsumsi pepaya.

Tak baik untuk ibu hamil
Lateks terhadap pepaya dapat memengaruhi uterus. Secara khusus, mengonsumsi banyak pepaya, terlebih pepaya mentah, berbahaya bagi wanita hamil. Lateks didalam pepaya muda dapat membawa dampak kontraksi yang membawa dampak keguguran. Selain keguguran, mengonsumsi pepaya muda termasuk meningkatkan risiko persalinan prematur, kelainan terhadap bayi, dan kelahiran mati.

Pengaruhi sistim reproduksi
Makan pepaya secara terlalu berlebih juga dapat mengakibatkan kasus bersama kesuburan. Ini disebabkan oleh papain yang ditemukan di pepaya. Papain adalah enzim yang dapat membantu memperlancar pencernaan. Namun, enzim ini juga dapat berdampak pada kebugaran reproduksi. Dalam kuantitas besar, ia dapat menghimpit progesteron, membuatnya jadi kontrasepsi alami. Lateks pada pepaya muda juga dapat mengubah siklus menstruasi.