7 Manfaat Biji Kola dan Efek Sampingnya yang Harus Diperhatikan

7 Manfaat Biji Kola dan Efek Sampingnya yang Harus Diperhatikan

7 Manfaat Biji Kola dan Efek Sampingnya yang Harus Diperhatikan

7 Manfaat Biji Kola dan Efek Sampingnya yang Harus Diperhatikan

Pernahkah kita mendengar mengenai biji kola? Ini ialah biji-bijian dari buah kola yang dipetik dari tanaman Cola acuminata dan Cola nitida di Afrika Barat. Ukurannya kecil laksana kacang kastanye dan berisi kafein. Ekstrak biji kola seringkali dijadikan bahan dari sekian banyak merek minuman bersoda dan minuman energi.

Manfaat biji kola guna kesehatan

Manfaat biji kola telah diandalkan oleh masyarakat di Afrika Barat sekitar ribuan tahun lamanya. Banyak klaim yang menuliskan bahwa biji kola dapat menanggulangi rasa lelah sampai meredakan rasa nyeri dampak kelaparan. Sayangnya, sekian banyak kepercayaan masyarakat mengenai biji kola ini belum benar-benar terbukti secara ilmiah.

1. Meningkatkan metabolisme tubuh

Salah satu guna biji kola yang menarik adalah menambah metabolisme tubuh. Menurut riset, biji kola berisi kafein yang dapat merangsang tubuh dan menambah detak jantung.

2. Meningkatkan sirkulasi darah

Dengan memicu detak jantung, biji kola juga diandalkan mampu menambah sirkulasi darah di dalam tubuh. Biji dari buah kola ini dipercaya dapat meningkatkan oksigenasi ke sekian banyak bagian tubuh, laksana kulit, organ dalam, sampai otak.

3. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Selama ribuan tahun lamanya, biji kola telah dipakai dalam sekian banyak budaya di Afrika, baik pada upacara adat atau sebagai obat alami masalah pencernaan.

4. Berpotensi menangkal kanker prostat

Kandungan fitoestrogen dan fitoandrogen yang terdapat di dalam biji kola dianggap dapat merangsang apoptosis pada sel kanker prostat. Apoptosis ialah kematian sel terprogram guna menstabilkan populasi sel dan berperan dalam menangkal kanker. Sejumlah peneliti pun masih menganalisis apakah biji kola bisa mencegah sekian banyak jenis kanker lainnya.

5. Meningkatkan sistem imun

Akar, batang, serta daun tumbuhan kola mempunyai senyawa volatil yang dapat menangkal infeksi bakteri tertentu di dalam tubuh manusia. Infeksi bakteri ini tergolong penyebab sekian banyak penyakit pernapasan, contohnya bronkitis.

6. Menurunkan berat badan

Kafein yang dikandung oleh biji kola diandalkan mampu menurunkan nafsu makan sehingga dapat membantu kita menurunkan berat badan.Tidak melulu kandungan kafeinnya, ekstrak kacang kola pun diyakini dapat meningkatkan proses pembakaran lemak di dalam tubuh sebab biji ini dapat menambah metabolisme tubuh.

7. Mengatasi migrain

Migrain dapat dominan buruk pada pembuluh darah di kepala. Kafein yang dikandung kacang kola diandalkan sebagai di antara obat alaminya.

Efek samping biji kola yang mesti diwaspadai

Tidak seluruh orang boleh mengonsumsi biji kola, salah satunya mereka yang mempunyai alergi terhadap kacang. Sebab, sekian banyak macam reaksi alergi dapat muncul, laksana ruam kulit, sakit perut, sampai sesak napas. Orang-orang yang mempunyai riwayat desakan daah tinggi atau penyakit jantung juga dianjurkan untuk tidak mengonsumsi produk apa juga yang berisi biji kola. Sebab, biji-bijian ini mempunyai efek stimulan.