7 Jenis Nyamuk Paling Umum di Dunia, Beberapa Sangat Berbahaya!

7 Jenis Nyamuk Paling Umum di Dunia, Beberapa Sangat Berbahaya!

7 Jenis Nyamuk Paling Umum di Dunia, Beberapa Sangat Berbahaya!

7 Jenis Nyamuk Paling Umum di Dunia, Beberapa Sangat Berbahaya!

Nyamuk adalah hewan yang paling dihindari di mana-mana. Jika sudah ada nyamuk di rumah, berbagai peralatan pembasmi pun dikeluarkan. Raket nyamuk, semprotan serangga, hingga obat nyamuk bakar.

Mereka tidak disukai manusia karena bisa menyebabkan berbagai penyakit. Mulai dari yang paling ringan seperti gatal-gatal, hingga yang mematikan seperti malaria dan demam berdarah.

1. Aedes

Nyamuk Aedes biasanya berkembang biak di daerah tropis karena mereka hanya bisa bertelur di cuaca yang hangat. Oleh karena itu, mereka biasanya menyerang di pagi hingga sore hari, di mana masih ada cahaya matahari. Karakteristik utama dari nyamuk Aedes adalah tubuhnya yang berbintik-bintik putih.

Nyamuk ini dapat menularkan berbagai macam penyakit. Jenis spesies yang sering kita ketahui adalah Aedes aepypti, penyebab sakit demam berdarah. Selain itu, nyamuk Aedes juga bisa menularkan penyakit zika, chikungunya, dan lain-lain.

2. Anopheles

Anopheles sering dikenal sebagai nyamuk rawa. Mereka hanya bisa bertelur di air yang bersih seperti rawa, sawah, kolam, hingga bak di kamar mandi. Kamu bisa mengenali nyamuk Anopheles dari tubuhnya yang pucat dengan sayap berwarna gelap.

Berbeda dengan Aedes, nyamuk ini biasanya menyerang saat malam hari, baik di luar maupun di dalam ruangan. Mereka terkenal bisa menularkan penyakit malaria yang mampu membunuh jutaan orang tiap tahunnya.

3. Culex

Culex atau yang dikenal sebagai nyamuk rumahan adalah jenis yang bisa berkembang biak di air kotor. Mereka biasanya keluar saat malam hari. Dilansir dari Ecolab, sebenarnya Culex lebih sering menggigit unggas tapi tidak jarang pula menyerang manusia.

4. Culiseta

Culiseta adalah salah satu genus nyamuk yang biasa tinggal di iklim yang dingin, seperti Australia, dataran Nearktik dan Palearktik. Mereka memiliki karakteristik yang mirip dengan Culex, yaitu tubuhnya ramping. Yang membedakan, mereka memiliki antena yang panjang.

5. Psorophora

Jenis nyamuk yang sangat ini memiliki ukuran yang sangat besar jika dibandingkan dengan genus lainnya. Lebar sayapnya sekitar tujuh hingga sembilan milimeter. Biasanya mereka suka menghisap darah mamalia, termasuk manusia. Mereka dikenal sangat agresif dan mampu terbang berkilo-kilometer hanya untuk mencari mangsa.

6. Mansonia

Ciri-ciri utama dari Mansonia adalah tubuhnya besar, berwarna hitam atau cokelat, dan terdapat kilauan di sayapnya. Mereka hanya bisa berkembang biak di air yang memiliki tumbuhan air, seperti danau dan rawa-rawa. Ini karena Mansonia menempelkan telurnya di sekitar tumbuhan tersebut.

7. Toxorhynchites

Toxorhynchites dikenal juga sebagai nyamuk gajah. Tidak seperti jenis lainnya, mereka tidak membahayakan manusia maupun hewan ternak. Alih-alih, sebenarnya keberadaan mereka mengancam nyamuk lainnya.

Bagaimana tidak, Toxorhynchites hidup dengan memakan nyamuk lain terutama Aedes. Hal ini terjadi saat mereka masih berada di fase larva, sebelum tumbuh menjadi nyamuk dewasa. Setelahnya, nyamuk ini dapat hidup dengan mengonsumsi nektar.