7 Jenis Aglonema yang Banyak Dicari dan Cara Merawatnya

7 Jenis Aglonema yang Banyak Dicari dan Cara Merawatnya

7 Jenis Aglonema yang Banyak Dicari dan Cara Merawatnya

7 Jenis Aglonema yang Banyak Dicari dan Cara Merawatnya

Tanaman hias aglonema kini kembali banyak peminatnya. Hal ini bermula di saat pandemi COVID-19 dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) banyak masyarakat yang memilih menyibukkan diri dengan bercocok tanam, mulai dari sayur-sayuran sampai tanaman hias seperti jenis aglonema.
Aglonema juga disebut dengan “Ratu Daun“, hal ini dikarenakan daunnya yang cantik dengan beragam corak. Ada 30 jenis spesies aglonema di Indonesia, beberapa diantaranya adalah yang paling banyak dicari dan harganya sangat tinggi.Klik di sini

Berikut beberapa jenis aglonema yang sering juga disebut dengan Sri Rejeki atau Chinese Evergreen:

1. Aglonema Pride of Sumatera
Aglonema Pride of Sumatera memiliki ciri khas yang unik. Aglonema jenis ini memiliki daun yang memanjang dengan perpaduan warna merah dan hijau yang gelap. Konon ini merupakan jenis aglonema pertama yang berwarna merah. Aglonema Pride of Sumatera ini ditemukan oleh Gregori Garnadi Hambali. Pertumbuhan tanaman aglonema, baik pertumbuhan tunas, daun, batang dan akar tidak hanya ditentukan oleh faktor genertik tetapi juga iklim dan pemeliharaan.

Harga tanaman aglonema jenis ini dibandrol dengan harga yang cukup mahal, tergantung dari besaran tanaman. Untuk pot kecil biasanya aglonema ini dibandrol dengan harga sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu-an.

2. Aglonema Legacy
Aglonema Legacy memiliki warna yang sangat cantik. Dari tampilannya, aglonema ini memiliki daun dengan warna bercak hijau dengan sebaran warna merah muda yang menawan. Daunnya berukuran besar dengan bagian ujung yang lancip, tentunya ini menjadi ciri khas dari Aglonema Legacy. Harga tanaman hias ini umumnya dibandrol dengan harga di atas Rp 50 ribu-an.

3. Aglonema Lipstik
Aglonema lipstik memiliki nama lain Siam Aurora. Dijuluki sebagai aglonema lipstik karena di bagian pinggir daunnya terdapat warna merah layaknya lipstik. Daunnya yang meruncing di bagian ujungnya juga menambah kecantikannya apalagi batangnya pun menghasilkan warna merah muda. Untuk menghasilkan warna merah yang optimal, sebaiknya sinari aglonema dengan sinar matahari yang cukup, tidak terpapar langsung. Namun pastikan ditaruh di tempat yang teduh.

4. Aglonema Bidadari
Aglonema Bidadari memiliki warna yang hampir tidak ada hijaunya. Warnanya didominasi oleh percampuran warna merah muda dan kuning. Di sebaran daunnya hanya ada beberapa titik bagian yang berwarna hijau. Tanaman Aglonema Bidadari menjadi yang paling populer di kalangan pecinta tanaman hias.

5. Aglonema Red Kochin
Aglonema Red Kochin menjadi salah satu jenis aglonema merah yang sangat diinginkan para pecinta tanaman hias. Warna merahnya sangat menyala dan bagian hijaunya hanya terdapat di bagian tepi daun. Aglonema ini juga memiliki batang yang panjang sehingga terlihat makin cantik. Harga kisaran Aglonema Red Kochin ini dibanderol mulai dari Rp 80 ribuan.

6. Aglonema Tiara
Bagi pecinta warna hijau, kamu dapat memilih aglonema hijau dengan jenis Tiara. Meskipun kombinasi warnanya merah muda, namun warna hijaunya sangat pekat. Tanaman Aglonema Tiara bisa di taruh di dalam ruangan, teras ataupun balkon atas. Sehingga rumah terlihat semakin asri.

7. Aglonema Red Ruby
Aglonema Red Ruby memiliki ukuran daun yang tidak terlalu besar. Bertekstur tipis, namun warna hijau yang mengelilingi tepi daun dan batang tengahnya terlihat cantik dengan warna merah yang menawan. Gradasi merah dan hijau menjadikan aglonema ini dibandrol dengan harga yang lumayan mahal yakni sekitar Rp 90 ribuan.

Cara merawat tanaman aglonema tidaklah sulit. Agar pertumbuhannya cepat dan optimal, kamu bisa memberikan pupuk 2 minggu sekali. Penyiraman aglonema juga dapat dilakukan satu hari sekali agar daunnya tidak kering dan tanahnya lebih gembur.

Daya tarik aglonema juga terletak pada daunnya. Menjaga daun tanaman hias ini agar tetap mengilap, kamu dapat menggunakan campuran susu, ampas kelapa dan air kemudian lap pada bagian daun secara perlahan dengan spons.