7 Hal yang Dirasakan Janin saat Berhubungan Seks Di Masa Kehamilan

7 Hal yang Dirasakan Janin saat Berhubungan Seks Di Masa Kehamilan

7 Hal yang Dirasakan Janin saat Berhubungan Seks Di Masa Kehamilan

7 Hal yang Dirasakan Janin saat Berhubungan Seks Di Masa Kehamilan

Bagi banyak sekali calon Mama, bersangkutan seks ketika hamil mungil lumayan mengkhawatirkan. Sebenarnya mengerjakan hubungan seks dengan Papa ketika Mama sedang hamil boleh saja dilaksanakan selama kedua belah pihak masih nyaman dalam mengerjakan hal tersebut. Ludoqq Domino99

Pada dasarnya, bersangkutan seksual ketika hamil tidak bakal membahayakan janin, Ma. Sebab ada tidak sedikit proteksi natural dari tubuh Mama yang dapat menolong melindunginya, laksana cairan ketuban, otot-otot dalam rahim, serta lendir tebal yang menutupi leher rahim.

Meski demikian, nyatanya masih tidak sedikit pasangan yang ragu guna melakukannya karena sekian banyak alasan. Apakah ini benar-benar boleh dilakukan? Apakah si bayi tidak bakal merasa kesakitan? Apakah penetrasi tidak akan tentang si bayi?

1. Bayi berada di lokasi yang aman dan terlindungi paling baik

Hal utama yang mesti Mama dan Papa ketahui merupakan, bayi sedang di dalam rahim dengan proteksi yang paling baik. Oleh karenanya, bersangkutan seks dengan penetrasi tidak bakal menyakiti si calon buah hati Mama dan Papa.

Berdasarkan keterangan dari John Hopkins Medicine, bayi diselimuti oleh air ketuban yang bakal melindunginya dari sekian banyak cedera. Di samping itu, menurut keterangan dari The Bump, unsur serviks Mama memiliki lapisan pelindung tambahan yang bakal berkembang pada umur kehamilan 12 minggu.

2. Seperti mendapat pelukan saat menjangkau orgasme

Ingin bersangkutan seks ketika hamil tetapi fobia merasa kontraksi saat menjangkau orgasme? Tenang, Ma. Hal seperti tersebut tidak bakal terjadi kok.

Namun sebaliknya, ketika Mama menjangkau orgasme, si calon bayi seakan-akan merasa mendapat pelukan lho! Saat sedang di titik puncak kenikmatan, rahim bakal kontraksi. Tetapi situasi inilah yang malah membuat si calon bayi Mama laksana mendapat pelukan hangat.

Istilahnya, Mama senang, Papa senang, si calon bayi yang Mama kandung juga ikut senang. Win-win solution, bukan?

3. Tidak membuatmu mencetuskan lebih awal

Masih sehubungan dengan poin sebelumnya, Mama tak perlu fobia bila kontraksi sebab orgasme. Berdasarkan pengakuan Profesor Minkin, dalam kehamilan yang normal, orgasme tidaklah riskan maupun merangsang kelahiran prematur. Jadi bersangkutan seks ketika hamil tidak akan menciptakan Mama mencetuskan lebih awal, kok!

4. Detak jantung tinggi bukan urusan yang berbahaya

Hal beda yang menciptakan Mama merasa khawatir bersangkutan seks ketika hamil ialah detak jantung tinggi. Beberapa orang merasa cemas bahwa urusan itu mengindikasikasikan adanya situasi yang tidak cukup baik pada si kecil. Tenang, Ma, sama laksana Mama, detak jantung si calon bayi juga ikut berakselerasi.

Faktanya merupakan, calon bayi Mama bakal lebih aktif sesudah seks sebab adanya gerakan-gerakan yang membangkitkan mereka. Detak jantungnya pun bakal meningkan menyesuaikan detak jantung Mama. Jadi tak butuh dikhawatirkan, Ma.

5. Bayi bakal ikut bergoyang

Saat mengerjakan hubungan seks, pasti saja Mama dan Papa akan merasakan momen dan berubah posisi cocok dengan kenyamanan masing-masing. Hal ini secara otomatis menciptakan si bayi bakal ikut bergoyang cocok gerakan yang kalian lakukan. Tetapi tenang, Ma, ini sama sekali bukan urusan buruk.

Profesor Fakultas Kedokteran Universitas Yale, Mary Jane Minkin, meyakinkan bahwa calon bayi bakal baik-baik saja dan tidak tahu apa yang tengah dilaksanakan oleh orangtuanya. Jadi anggap saja Mama dan Papa sedang membawanya merasakan bumpy ride yang menyenangkan!

6. Waktu yang usahakan dihindari

Secara umum, seks ketika hamil bukanlah urusan yang dilarang dan tidak membahayakan. Tetapi tetap butuh lebih berhati-hati bila tengah mengalami situasi tertentu.

Jika Mama mempunyai masalah dengan plasenta atau serviks, adanya keputihan atau terbit cairan yang tidak normal dari vagina, pendarahan setelah bersangkutan seks, dan masalah yang serupa, usahakan menghindari mengerjakan hubungan seks.

Bila Mama merasakan hal-hal yang dilafalkan di atas, bakal jauh lebih arif dan aman andai segera berkonsultasi pada dokter kandungan ya, Ma!

7. Bayi bakal aman dan senang, kok!

Dari seluruh keterangan di atas, telah jelas bahwa seks ketika hamil bukanlah urusan tabu dan dilarang. Sebab si calon bayi aman berada di lokasi terbaiknya dan terlindungi sekalipun merasa adanya ‘guncangan’ dari luar.

Bila orangtua mereka merasakan dan senang dengan pekerjaan hubungan seks yang dilakukan, si bayi yang Mama kandung pun akan ikut senang kok! Jadi tak perlu fobia dan khawatir berlebihan bila hendak menikmati romansa berdua di tengah kehamilan ya, Ma. Selamat bersenang-senang.