7 Hal Ini Ternyata Bisa Bikin Tes Narkobamu Positif Tanpa Memakainya

7 Hal Ini Ternyata Bisa Bikin Tes Narkobamu Positif Tanpa Memakainya

7 Hal Ini Ternyata Bisa Bikin Tes Narkobamu Positif Tanpa Memakainya

7 Hal Ini Ternyata Bisa Bikin Tes Narkobamu Positif Tanpa Memakainya

 

Mendengar kata positif selagi tes narkoba adalah momok bagi semua orang. Apalagi jikalau mereka tidak dulu menggunakan obat terlarang selanjutnya sebelumnya. Hal ini jarang terjadi, tetapi memang tersedia kalanya tes itu membuktikan hasil yang tidak terduga. PESIARQQ

Dalam dunia medis, kekeliruan selanjutnya dikenal sebagai istilah false positive. Artinya, tes narkoba melenceng dikarenakan tidak benar mendeskripsikan zat lain sebagai narkoba.

Biasanya kejanggalan berlangsung dikarenakan kami menggunakan benda lain kandungannya mirip bersama dengan narkoba agar alat pendeteksi tidak benar mengira. Kira-kira apa saja ya biang kerok dari masalah tersebut? Simak informasi selanjutnya ini!

1. Air tonik dari kina

Air tonik adalah minuman berkarbonasi yang mengandung ekstrak tanaman kina. Biasanya ia digunakan untuk mengobati penyakit malaria. Namun walaupun menyehatkan, jikalau kamu mengonsumsi air tonik menjelang tes narkoba, hasilmu pun akan termanipulasi.

Penelitian yang diterbitkan oleh PubMed Central tahun 1989 membuktikan bahwa memang benar kina jikalau dicampurkan ke dalam air tonik akan mengecoh tes. Ini dikarenakan kina memang dulunya dulu jadi campuran narkoba.

2. Obat untuk HIV

Obat yang dikonsumsi pasien HIV juga dapat mengecoh alat tes narkoba dan membuatmu gagal lho. Ini dikarenakan ia mengandung zat bernama efavirenz yang mirip bersama dengan marijuana agar alat tidak benar mendeteksinya.

Studi di th. 2006 oleh Therapeutic Drug Monitoring pun membuktikan perihal ini. Mereka menguji 24 orang yang tidak dulu memakai narkoba. Pretest menunjukkan hasil yang negatif. Setelah itu, mereka diminta untuk mengonsumsi efavirenz. Tes ke dua membuktikan bahwa semua subjek penelitian positif narkoba.

3. Obat yang mengandung ibuprofen

Ibuprofen adalah obat anti-inflamasi nonsteroid yang biasa digunakan untuk meredakan rasa sakit mudah hingga menengah. Walaupun jarang terjadi, obat ini dapat menyelewengkan hasil tes narkobamu. Dilansir dari GoodRx, ibuprofen akan pengaruhi urine agar muncul seakan-akan kami adalah pengguna dari THC, PCP, atau barbiturat. Ketiga perihal selanjutnya biasa dikenal sebagai obat tidur atau obat penenang.

4. Antibiotik

Antibiotik bersama dengan kandungan khusus juga jadi tidak benar satu biang kerok dari false positive tes narkoba. Dilansir dari Live Science dan GoodRx, kamu perlu waspada selagi mengonsumsi rifampin dan fluoroquinolones (levofloxacin dan ofloxacin). Pasalnya ke dua zat selanjutnya kerap disalahartikan sebagai opium.

5. Sabun bayi

Kamu pasti heran kenapa sabun bayi dapat perihal bersama dengan narkoba. Namun nyatanya menurut belajar th. 2012 oleh University of North Carolina mengatakan bahwa bayi yang menggunakannya dapat meraih hasil tes positif terhadap marijuana. Peneliti meyakinkan bahwa perihal ini tidak dilakukan bersama dengan sengaja oleh para produsen sabun bayi.

Kemungkinan bahan yang tersedia di dalam sabun punyai struktur yang mirip bersama dengan THC. Atau dapat juga dikarenakan bahan kimia selanjutnya membuat perubahan cara tes bekerja. Peneliti menyatakan bahwa orangtua tidak perlu cemas dikarenakan belajar selanjutnya dilakukan agar penduduk paham bahwa tes  narkoba tidak senantiasa akurat.

6. Obat flu

Sebagian obat flu yang dijual secara bebas mengandung zat yang dapat mengelabui tes narkoba. Contohnya adalah brompheniramine dan levomethamphetamine. Keduanya merupakan antihistamin, yang memang safe untuk digunakan.

Namun belajar di th. 2010 membuktikan bahwa pemakaiannya dapat mengarahkan false positive terhadap amfetamin, narkoba golongan stimulansia. Salah satu obat yang kerap mengundang kekeliruan ini adalah inhaler untuk hidung tersumbat.

7. Terpapar asap rokok marijuana

Ternyata berada di dalam satu ruangan bersama dengan perokok marijuana dapat membuatmu tertimpa sial selagi tes narkoba. Bagaimana bisa? Studi di th. 2015 dari Oxford Academic mengatakan bahwa paparan ganja yang ekstrem dapat pengaruhi urine orang yang jadi perokok pasif. Peneliti menyatakan bahwa perihal ini jarang terjadi, jikalau jarak selagi pada tes dan paparan terlampau dekat.

Wah ternyata tes narkoba pun dapat melenceng ya. Nah kamu perlu mencatat hal-hal yang disebutkan di atas dan pastikan kamu tidak terpapar atau mengonsumsinya sebelum melakukan tes tersebut.