7 Gempa Bumi Paling Mematikan dalam Sejarah, Nomor 3 dari Indonesia

7 Gempa Bumi Paling Mematikan dalam Sejarah, Nomor 3 dari Indonesia

7 Gempa Bumi Paling Mematikan dalam Sejarah, Nomor 3 dari Indonesia

7 Gempa Bumi Paling Mematikan dalam Sejarah, Nomor 3 dari Indonesia

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) pernah melaporkan 10 gempa bumi paling mematikan dalam sejarah, yang mana merenggut nyawa lebih dari 2,5 juta orang. http://68.183.234.248/sultan99/

Sembilan dari gempa bumi tersebut terjadi di Asia. Korban terbanyaknya ada di Tiongkok, dengan sekitar 1,3 juta orang meninggal dalam tiga lindu besar.

1. Shensi, China – 23 Januari 1556

Besar gempa: 8 SR.

Gempa ini terjadi di provinsi Shaanxi (sebelumnya Shensi), China, sekitar 50 mil timur-timur laut Xi\’an, ibu kota Shaanxi. Lebih dari 830.000 orang diperkirakan telah terbunuh.

Kerusakan meluas hingga sekitar 270 mil timur laut dari pusat gempa, dengan Liuyang di Hunan ikut terdampak yang jaraknya lebih dari 500 mil.

Sebagian besar kota di daerah kerusakan melaporkan, banyak bangunan yang ambruk, semua rumah runtuh dan muncul celah di tanah dengan air yang menyembur keluar.

2. Tangshan, China Р27 Juli 1976

Besar gempa: 7,5 SR.

Diperkirakan korban tewas mencapai 655.000 orang. Kerusakan meluas sampai ke Beijing. Ini mungkin adalah angka kematian terbesar dari gempa bumi dalam empat abad terakhir, dan terbesar kedua dalam sejarah.

3. Aleppo, Suriah – 9 Agustus 1138

Besaran gempa tidak diketahui.

Tembok-tembok kota di Aleppo runtuh dan bebatuan bak mengalir ke jalan-jalan selama gempa tersebut berlangsung.

Benteng Aleppo rata dengan tanah, menewaskan ratusan penduduk. Meskipun masyarakat di Aleppo adalah komunitas terbesar yang terkena dampak gempa bumi ini, namun kemungkinan Aleppo tidak menderita kerusakan terburuk.

Gempa itu konon dirasakan sejauh Damaskus, sekitar 220 mil ke selatan.Di sisi lain, gempa bumi Aleppo adalah yang pertama dari beberapa gempa yang terjadi antara 1138 dan 1139, yang menghancurkan daerah di Suriah utara dan Turki barat.

4. Aceh, Indonesia – 26 Desember 2004

Besar gempa: 9,1 SR.

Ini adalah \”tiga besar gempa bumi paling mematikan\” di dunia sejak 1900 dan terbesar sejak gempa Alaska 1964. Secara total, 227.898 orang tewas dan hilang, sekitar 1,7 juta orang terlantar akibat gempa bumi dan tsunami yang juga terjadi di 14 negara di Asia Selatan dan Afrika Timur.

Pada Januari 2005, jumlah korban meninggal menjadi 286.000. Pada April 2005, perkiraan jumlah korban hilang menjadi lebih dari 50.000.

5. Haiti – 12 Januari 2010

Besar gempa: 7 SR.

Menurut perkiraan resmi, 300.000 orang terluka, 1,3 juta orang terlantar, 97.294 rumah hancur dan 188.383 rumah rusak di daerah Port-au-Prince dan di banyak bagian selatan Haiti.

Termasuk di antaranya 4 orang yang terbunuh oleh tsunami lokal di daerah Petit Paradis, dekat Leogane. Gelombang tsunami juga dilaporkan terjadi di Jacmel, Les Cayes, Petit Goave, Leogane, Luly dan Anse a Galets.

6. Damghan, Iran – 22 Desember 856

Besar gempa tidak diketahui.

Gempa ini menghantam hingga 200 mil dari timur laut Iran, dengan pusat gempa langsung di bawah kota Demghan, yang pada saat itu adalah ibu kota. Sebagian besar kota hancur, beserta daerah sekitarnya. Sekitar 200.000 orang terbunuh.

7. Ardabil, Iran Р23 Maret 893

Besar gempa tidak diketahui.

Tiga puluh tujuh (37) tahun setelah gempa bumi Damghan, lindu besar menerjang Ardabil dengan kekuatan yang belum bisa diketahui hingga kini.

Korban meninggal berjumlah 150.000 jiwa dan menghancurkan kota terbesar di bagian barat laut Iran ini. Ardabil kembali diguncang gempa fatal pada 1997.