7 Fakta Seputar Masturbasi Perempuan, Sering Dilakukan di Kamar Mandi

7 Fakta Seputar Masturbasi Perempuan, Sering Dilakukan di Kamar Mandi

7 Fakta Seputar Masturbasi Perempuan, Sering Dilakukan di Kamar Mandi

7 Fakta Seputar Masturbasi Perempuan, Sering Dilakukan di Kamar Mandi

tahukah Anda bahwa masturbasi sering kali dianggap sebagai hal yang tabu dan tidak pantas untuk dilakukan, terlebih lagi untuk perempuan. Padahal faktanya dari sisi kesehatan, sebagai salah satu aktivitas seksual, masturbasi memiliki manfaat untuk kesehatan fisik dan mental.

masturbasi memiliki manfaat untuk membuat diri menjadi lebih rileks, sekaligus membuat kita mengenal anggota tubuh dan keinginan seksual kita. SenjaQQ

“Hal ini dapat membuat kita merasa lebih percaya diri untuk mengatakan keinginan kita saat berhubungan seks dengan pasangan. Kita bisa meminta pasangan untuk lebih memahami kita dan mengerti tentang kebutuhan seksual yang selama ini diinginkan,” SenjaQQ

Lantas, apa saja fakta lainnya seputar masturbasi pada perempuan? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

1. Usia rata-rata pertama kali masturbasi adalah 15 tahun

rata-rata perempuan pertama kali masturbasi di usia 15 tahun. Penelitian ini dilakukan kepada lebih dari 1000 perempuan di Amerika Serikat yang mengatakan bahwa mereka pertama kali melakukan masturbasi setelah mencobanya sendiri. Sedangkan sisanya mengatakan bahwa mereka melakukan masturbasi setelah melihat tayangan film atau serial TV dan belajar tentang seks di sekolah.

2. Sering dilakukan di kamar mandi

Berdasarkan survei tersebut, perempuan lebih sering melakukan masturbasi di kamar mandi karena tak ada gangguan. 76 persen perempuan mengaku mereka sering melihat diri sendiri melakukan masturbasi melalui pantulan cermin. Bahkan ada pula yang melakukan stimulasi pada klitoris sambil mandi di bawah shower air hangat. Survei lain yang dilakukan dari brand kesehatan seksual asal Inggris, We-Vibe, menemukan bahwa 17 persen perempuan Inggris mengaku melakukan masturbasi saat mandi.

3. Perempuan melakukan masturbasi dengan memikirkan orang lain

banyak perempuan yang memikirkan pria lain saat melakukan masturbasi. Seperti karakter khayalan, selebriti, hingga mantan kekasih. Menurutnya, melakukan hal ini bukan berarti kita berselingkuh sehingga perempuan tak perlu merasa bersalah.

“Berfantasi saat masturbasi dapat meningkatkan gairah seksual. Inilah sebabnya perempuan melakukan masturbasi dengan memikirkan orang lain seperti selebriti, mantan kekasih atau karakter buatan yang menjadi pria idamannya,”

4. Banyak perempuan melakukan masturbasi dengan sex toys

Kini, perempuan sudah tidak malu lagi untuk melakukan masturbasi menggunakan alat bantu seperti sex toys. Tak heran, banyak perempuan yang mulai rajin mengoleksi berbagai vibrator aneka jenis.

“Sex toys dapat memberikan intensitas kepuasan seksual yang sulit didapatkan dengan hanya menggunakan jari tangan. Namun banyak juga yang masih masturbasi menggunakan jari tangan karena praktis,”

5. Cara masturbasi yang dilakukan semakin beragam

Setiap perempuan memiliki cara masturbasi yang mampu meningkatkan gairah seksualnya. Ada yang mampu mencapai klimaks dengan teknik grinding, yakni menggesek-gesekkan vulva ke permukaan keras atau lembut seperti bantal. Ada juga yang masih menggunakan metode ‘tradisional’, yakni menggunakan jari untuk menstimulasi klitoris.

“Perempuan yang melakukan grinding mencari kepuasan seksual yang intens dengan pijatan para area vagina. Sebagian lagi menggunakan jari dengan berbagai posisi untuk menstimulasi klitorisnya. Semuanya memiliki preferensi berbeda,”

6. Perempuan sering merasa bersalah saat melakukan masturbasi

Namun di samping itu, banyak perempuan yang merasa bersalah saat melakukan masturbasi. Mereka mengira masturbasi tak boleh dilakukan karena berpikir bahwa kepuasan seksual hanya dapat diraih dengan melakukan hubungan seks bersama pasangan. Maka dari itu, mayoritas perempuan selalu menyembunyikan fakta bahwa mereka pernah atau sering melakukan masturbasi karena tak ingin dicap buruk oleh orang lain, termasuk pasangannya sendiri.

7. Masturbasi dianggap dianggap sebagai self-care

Padahal seharusnya, masturbasi bisa dianggap sebagai bentuk self-care. Karena, salah satu manfaat melakukan masturbasi adalah untuk menghilangkan stres.

“Kepuasan diri (dalam hal ini melakukan masturbasi) adalah obat gratis untuk mengatasi stres. Masturbasi sangat membantu kita agar lebih ‘hidup’, tubuh lebih sehat dan merupakan hal normal dan wajar untuk dilakukan perempuan. Sayangnya, banyak perempuan yang didoktrin bahwa masturbasi adalah hal menjijikan dan sangat tidak feminin. Inilah saatnya kita mendobrak hal tabu tersebut,”