7 Cara Mengasuh Anak Tiri, Tak Bisa Langsung Klik

7 Cara Mengasuh Anak Tiri, Tak Bisa Langsung Klik

7 Cara Mengasuh Anak Tiri, Tak Bisa Langsung Klik

7 Cara Mengasuh Anak Tiri, Tak Bisa Langsung Klik

Hubungan anak dan orangtua tiri lekat dengan stigma situasi yang tidak cukup akur. Memang tidak semuanya demikian, namun terkadang butuh waktu untuk dua orang yang semula asing guna menjadi satu keluarga. Fase ini mesti dilaksanakan perlahan tanpa terdapat paksaan untuk kedua belah pihak.

Kesabaran menjadi kunci ketika harus mulai berkenalan sampai mengasuh anak tiri. Tentu bakal ada trial and error, tapi upaya yang tepat pada kesudahannya dapat membina ikatan antara orangtua dan anak tiri.

Cara merawat anak tiri

Setiap family – baik yang melibatkan anak kandung maupun tiri – tentu unik. Tak terdapat aturan baku yang dapat disamakan antara satu family dan lainnya. Meski demikian, ada sejumlah cara merawat anak tiri yang dapat diadaptasi inilah ini:

1. Jangan memaksakan

Mustahil membina kedekatan instan antara orangtua dan anak tiri. Ingat, kedua belah pihak semula ialah orang yang benar-benar asing. Artinya, tidak dapat dipaksakan terdapat ikatan layaknya orangtua dan anak yang telah kenal semenjak lama.

2. Ikuti pola asuh sekitar ini

Tidak terdapat salahnya bertanya untuk pasangan atau bila memungkinkan untuk mantan mengenai pola asuh yang diserahkan selama ini. Mulai dari cara pengasuhan, bagaimana menyerahkan apresiasi, hukuman, duit saku, kegiatan rumah, hal sekolah, sampai rutinitas sebelum tidur.

3. Beri privasi

Meski sudah resmi menjadi orangtua tiri, berikan privasi untuk anak tiri untuk menguras waktu dengan orangtua kandungnya. Ini dapat berupa waktu bareng salah satu atau kedua orangtua kandung sekaligus.

4. Family time

Alokasikan family time secara rutin cocok dengan jadwal setiap anggota keluarga. Waktu ini dapat dilakukan saat santap malam bareng atau sekadar bersantai di ruang keluarga. Setiap orang berhak mengucapkan perasaan mereka, apa yang disuka dan tidak.

5. Jangan melalui batas

Apabila orangtua tiri merasa dominasi dapat menciptakan anak menjadi respek untuk mereka, usahakan pertimbangkan masak-masak. Cara-cara laksana terlalu mendisiplinkan anak justru dapat menjadi bumerang. Bukannya menemukan respek, anak akan unik diri lebih jauh.

6. Siap dengan penolakan

Ketika terdapat masalah, tidak boleh kaget bilamana anak tiri menuliskan bahwa kita bukanlah ibu atau ayah kandung mereka. Ini ialah cara yang dilakukannya guna mengambil dominasi dari peran yang baru diemban, yakni sebagai ayah atau ibu tiri.

7. Jangan gampang tersinggung

Akan ada tidak sedikit friksi atau gesekan ketika berinteraksi dengan anak tiri, bahkan dalam hubungan yang sudah dilangsungkan lama sekalipun. Jangan gampang tersinggung bakal hal ini. Ingat, anak tiri sedang menghadapi pergolakan batin yang tak kalah peliknya tentang evolusi dalam keluarganya.

Jika telah mencoba sejumlah cara merawat anak tiri di atas, tidak boleh lupa alokasikan waktu guna melakukan kegiatan berdua. Hal-hal simpel seperti melakukan pembelian barang bulanan bareng atau memasak makanan favoritnya dapat jadi pilihan.