6 Penyebab Rasa Mual Setelah Berhubungan Seks

6 Penyebab Rasa Mual Setelah Berhubungan Seks

6 Penyebab Rasa Mual Setelah Berhubungan Seks

6 Penyebab Rasa Mual Setelah Berhubungan Seks

Tak cuma menimbulkan rasa puas, bagi beberapa orang seks justru bisa memicu rasa mual. Ada beberapa hal yang menyebabkan perut terasa terkoyak dan mual setelah berhubungan seks.
Mual setelah berhubungan seks bisa terjadi pada siapa saja. Rasa mual umumnya dipicu oleh dehidrasi, gangguan radang panggul, infeksi saluran kemih, dan vertigo.

Jika Anda mengalami mual yang berulang kali setelah berhubungan seks, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter.

Namun, sebelum berkonsultasi, ada baiknya jika Anda mengetahui beberapa penyebab potensial lainnya, melansir pokerrepublik.

1. Sinkop vasovagal
Sebagian perempuan akan mengalami sinkop vasovagal setelah berhubungan seks. Hal ini terjadi saat pasangan melakukan penetrasi terlalu dalam hingga mengenai leher rahim. Leher rahim memiliki banyak ujung saraf yang dapat memicu respons vasovagal.

Respons vasovagal merupakan kondisi saat tubuh merangsang saraf vagus. Kondisi ini mengakibatkan detak jantung dan tekanan darah menurun, yang bisa memicu perasaan mual. Anda juga dapat mengalami respons serupa saat melihat darah.

Episode vasovagal biasanya tak perlu dikhawatirkan. Namun, jika Anda sering mengalaminya, Anda mungkin perlu meminta pasangan untuk tidak melakukan penetrasi terlalu dalam.

2. Endometriosis
Endometriosis merupakan kondisi saat jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Endometriosis menyebabkan kram, pendarahan, dan nyeri saat berhubungan seks. Beberapa orang dengan kondisi ini juga melaporkan mual karena rasa sakit atau tidak nyaman saat berhubungan seks.

Ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti. Pertama, Anda bisa meminum pereda nyeri yang dijual bebas setidaknya satu jam sebelum berhubungan seks. Kedua, coba lah posisi seks yang berbeda dan dirasa lebih nyaman.

3. Reaksi alergi
Meski jarang terjadi, tapi reaksi alergi terhadap air mani bisa memicu rasa mual.

Selain mual, reaksi alergi terhadap air mani juga ditandai oleh beberapa gejala berikut:

– kelelahan

– kulit gatal, terutama di area intim

– sesak napas

– pembengkakan organ intim

Jika Anda memiliki alergi terhadap makanan tertentu, penting agar pasangan tidak memakannya sebelum berhubungan seks. Atau, minta pasangan menggunakan kondom untuk mengurangi risiko reaksi alergi.

4. Sindrom penyakit pasca-orgasme (POIS)
POIS lebih umum terjadi pada pria. Kondisi tersebut menyebabkan seseorang mengalami beberapa gejala segera setelah ejakulasi atau orgasme.

Gejala-gejala tersebut meliputi:

– penglihatan kabur

– kelelahan ekstrem

– demam

– perubahan suasana hati

– nyeri otot

– sulit berkonsentrasi

Beberapa orang dengan POIS juga umumnya merasa seperti terkena flu setelah orgasme. Hal itu dapat menyebabkan mual.

5. Kecemasan
Terkadang, timbulnya mual setelah berhubungan seks tak hanya disebabkan oleh faktor fisik, tapi juga psikis. Rasa cemas dan gugup dapat memicu rasa mual.

Ada juga kondisi yang disebut sebagai gangguan keengganan seksual. Nama terakhir merupakan kondisi mental di mana seseorang mengalami cemas dan ketakutan yang parah terkait seks. Pria dan perempuan bisa mengalami hal tersebut.

6. Mual setelah seks anal
Sering kali seseorang melaporkan mual dan kram setelah melakukan seks anal. Utamanya hal ini terjadi pada orang dengan riwayat gangguan gastrointestinal seperti:

– penyakit Crohn

– wasir

– sindrom iritasi usus

– kolitis ulseratif

Kondisi di atas bisa membuat usus lebih rentan terhadap iritasi dan menimbulkan sakit perut yang bisa menyebabkan mual.