6 Penyandang Disabilitas yang Sukses Menjadi Tokoh Dunia

6 Penyandang Disabilitas yang Sukses Menjadi Tokoh Dunia

6 Penyandang Disabilitas yang Sukses Menjadi Tokoh Dunia

 

6 Penyandang Disabilitas yang Sukses Menjadi Tokoh Dunia

 

Ludoqq Domino99 – Para penyandang disabilitas seharusnya tidak tidak sama bersama dengan yang lain. Mereka memiliki hak yang serupa bersama dengan masyarakat pada umumnya.

Di tengah keterbatasan yang dimiliki, para penyandang disabilitas mampu menyatakan mereka juga dapat berhasil layaknya yang lainnya.

Dikutip dari www.disabilitycreditcanada.com, Senin (30/9/2019), setidaknya ada 16 tokoh dunia yang memiliki keterbatasan atau disabilitas berhasil sukses.

Para tokoh dunia disabilitas tersebut dapat menginspirasi dan membuahkan karya. Mereka membawa dampak dunia mengakui terdapatnya karya mereka.

Salah satunya adalah Stephen Hawking. Siapa yang tidak mengenalnya. Ia adalah seorang Ahli Fisika Teoritis Bahasa Inggris.

Stephen Hawking

Stephen William Hawking (1942-2018) adalah seorang Ahli Fisika Teoritis Bahasa Inggris yang kondang sebab prestasinya.

Ia dikenal di dalam bidang akademik dan penerima penghargaan, di antaranya bagian Kehormatan dari Royal Society of Arts, Presidential Medal of Freedom, dan bagian seumur hidup dari Pontifical Academy of Sciences.

Pada 1963, Hawking menderita penyakit neuron motorik dan disebut saat hidupnya dua tahun. Penyakit neuron motorik yang diderita Hawking menyerang sel-sel saraf yang mengontrol gerakan, sehingga penderitanya susah menggerakan lengan, kaki, dan wajah.

Hawking pun tidak pernah menyerah dan melepaskan mimpinya lenyap sebab keterbatasan. Dia adalah ide bagi mereka yang menderita penyakit neuron motorik.

Semasa hidup, Stephen Hawking menyatakan teori relativitas Albert Einstein bahwa ruang dan saat memiliki awal dan akhir yang pasti.

Dengan teorinya tersebut, Stephen Hawking diakui sebagai keliru satu ahli fisika teoretis paling cemerlang sejak Albert Einstein. Tidak banyak orang yang kagum bersama dengan kecerdasan yang dimiliki Hawking. Ludoqq Domino99

Steve Jobs

Walau menderita disleksia, rupanya tidak membawa dampak Steve Jobs berhenti di dalam karirnya. Steve Jobs adalah seorang yang kondang dan ahli di dalam bidang Teknologi.

Steve Jobs adalah pendiri perusahaan Apple Inc yang merancang dan membangun Iphone, MAC, Apple Computers, dan Apple TV.

Kesulitan yang dimiliki Jobs di dalam membaca sebab disleksia tidak menghindar untuk tetap berinovasi.

Dibalik kesuksesannya, tak sedikit orang yang mengagumi Jobs sebagai sumber semangat untuk melakukan inovasi, sebab inovasi itu terlalu mutlak bagi seseorang untuk raih kesuksesan. Jobs juga memiliki kesabaran di dalam menghadapinya.

Ludwig van Beethoven

Siapa yang tak kenal bersama dengan Ludwig van Beethoven. Ia dikenal sebagai keliru satu pianis dan komposer paling baik yang pernah ada di dunia.

Pada awal usia 20 tahun, pendengaran Beethoven dapat menciptakan bermacam komposisi musik yang bagus dan indah.

Namun, pada usia 30 tahun, Beethoven merasakan pendengarannya menjadi terganggu.

Menjadi seorang komposer musik kondang menajdi idaman dari seorang Beethoven di dalam raih mimpinya. Beethoven kondang bersama dengan improvisasinya yang baik.

Meski pendengarannya terganggu, ia tetap dapat mengayalkan musik di dalam pikirannya

Stevie Wonder

Stevie Wonder adalah penyanyi dan pianis kondang yang tetap di ingat masyarakat. Keadaan tuna netra yang dimilikinya tak menghalangi Stevie di dalam berkarya.

Penyebab kebutaannya adalah dia dilahirkan 6 minggu lebih awal, yang membawa dampak pembuluh darah tidak bekerja bersama dengan baik.

Stevie Wonder adalah nama panggung untuk Stevland Hardway Morris, berasal dari Amerika. Selain memiliki keahlian di dalam bernyanyi, Stevie juga penulis lagu dan multi-instrumentalis.

Stevie Wonder menjadi berkarya sejak 1980-an. Stevie Wonder di tandatangani album pertamanya pada usia 11 th. dan memiliki lebih dari 30 lagu hits.

Helen Keller

Helen adalah seorang penulis asal Amerika, aktivis politik, dan dosen. Tuli dan buta tidak menghindar Helen untuk mendapatkan gelar sarjana.

Kisahnya kondang diekspresikan di dalam drama dan film, The Miracle Worker, yang mendokumentasikan bagaimana gurunya Anne Sulivian selanjutnya dapat mengembangkan bahasa yang dapat di memahami Helen.

Helen udah berhasil menulis 12 buku terbitan yang menyertakan autobiografinya.

Marlee Matlin

Marlee Matlin seorang tuna rungu yang jadi aktris sukses. Dia adalah aktris pemenang Academy Award dan Golden Globe Award untuk perannya di dalam film Children If a Lesser God.

Matlin menderita tunarungu sejak berusia 18 bulan sebab koklea yang cacat secara genetis. Ia udah banyak tampil di acara televisi dan reality show.