5 Teori Konspirasi Yang Terbukti Benar Adanya apa saja ?

5 Teori Konspirasi Yang Terbukti Benar Adanya apa saja ?

5 Teori Konspirasi Yang Terbukti Benar Adanya apa saja ?

 

5 Teori Konspirasi Yang Terbukti Benar Adanya apa saja ?

 

Sepanjang sejarah, dunia telah menonton bagaimana teori konspirasi ialah hal yang wajar untuk beredar di internet dan dirundingkan dari mulut ke mulut.

Teori konspirasi ialah sebuah keterangan dari kondisi yang melibatkan konspirasi antara pihak-pihak yang mempunyai kuasa atau jabatan politik. Hal ini banyak sekali bukan adalahhal yang benar, atau hoaks. Namun terdapat kalanya teori konspirasi mempunyai kebenaran. Cerdaspoker Domino99

Ketika suatu teori konspirasi terbukti benar, ternyata ini ialah sesuatu yang mencekam dan lebih angker dari kisah fiksi.

Berikut sejumlah di antara teori konspirasi yang ternyata terbukti benar. Melansir Listverse, inilah ulasannya.

Project SUNSHINE

Meskipun punya nama yang tergambar seolah-olah ceria, Project SUNSHINE sejauh ini ialah yang sangat gelap.

Ini ialah sebuah proyek nyata yang dihelat oleh Komita Energi Atom AS dan Angkatan Udara AS. Proyek ini dirancang untuk menginvestigasi efek radiasi nuklir pada insan serta lingkungan.

Proyek ini mengerjakan panen terhadap unsur tubuh anak-anak dan bayi yang sudah meninggal di AS, tanpa seizin orang tua mereka.

Penggunaan unsur tubuh anak dilaksanakan karena kandungan strontium dalam tulang, yang lebih rentan terhadap kehancuran radiasi. Tentu urusan ini akan menciptakan subjek uji radiasi bakal lebih valid.

Meski demikian, kode etik kemanusiaan sudah dilanggar dan pemerintah AS bertanggung jawab bakal hal ini.

Project MKULTRA

MKULTRA awalnya ialah teori konspirasi yang lumayan terkenal, di mana Pemerintah AS menguji obat-obatan psikedelik dan halusinogenik pada penduduk AS dan anggota militernya.

Hal ini dilaksanakan tanpa sepengetahuan mereka, dan bertujuan menginvestigasi bagaimana obat tersebut dominan pada perilaku.

Lebih lanjut, sebetulnya ada suatu tujuan lain yaitu diujinya kiat pengendalian pikiran untuk masyarakat.

Hal ini tak berlangsung mulus, menilik trauma bahkan kehancuran otak terjadi di semua peserta.

Akhirnya proyek ini terungkap dan terbukti bahwa AS memungut risiko guna membahayakan nyawa warganya demi penelitian. Terlebih lagi tanpa persetujuan sang partisipan.

Mata-Mata Pemerintah AS

Pada Juni 2013, mantan anggota CIA dan kontraktor intelejen Edward Snowden, merilis ribuan dokumen rahasia ke wartawan. Dokumen itu merinci jaringan intelejen modern AS bersamaan dengan sejumlah negara Barat lainnya, yang bertujuan memata-matai warga sipil di semua dunia.

Banyak pemata-mataan ini dilaksanakan melalui perusahaan jejaring sosial. Seperti, pada tahun 2016, lembaga atas nama Pemerintah AS mengirim 50.000 permintaan data pemakai ke Facebook, 28.000 ke Google, dan 9.000 ke Apple.

Hal ini tadinya hanya teori konspirasi internet belaka. Namun saat terbukti, tentu mencekam di mana badan yang seharusnya menjaga ketenteraman internasional malah melakukan operasi spionasi untuk warga sipil maupun pemerintah negara lain.

Manipulasi Cuaca

Pada tahun 1993 silam, Badan Proyek Penelitian dan Pertahanan AS menggandeng militer AS dan pun Universitas Alaska, membesut suatu program yaitu High Frequency Active Auroral Research Program, atau HAARP.

Ini ialah proyek yang tak seberapa diungkap ke khalayak umum. Tentu sebab ini, tidak sedikit yang berpendapat soal proyek ini, dan berujung ke teori konspirasi.

Beberapa di antaranya ialah ini ialah proyek satelit yang dapat mengakibatkan gempa. Serta ini ialah proyek pemancar besar yang dapat membuat tornado dan tsunami.

Namun ternyata ini ialah lanjutan proyek lawas pemerintah AS di mana dilaksanakan teknik penyemaian awan untuk menambah curah hujan.

Meskipun tidak sampai mengakibatkan tornado, minimal proyek ini terbukti memberi hujan lebat dan teori konspirasi itu benar soal manipulasi cuaca.

Radar LGBT

Pada tahun 60an, suatu teori konspirasi beredar bahwa Pemerintah Kanada mempekerjakan seorang profesor untuk menggali bibit-bibit homoseksualitas dari semua aparatur negara.

Dipercaya, profesor itu dikomando untuk menciptakan sebuah gadget mempunyai nama “Fruit Machine” yang adalahGaydar, atau radar pencari bibit LGBT.

Namun ternyata urusan ini terungkap dan terbukti benar, sampai soal radar LGBT tersebut.

Sang profesor ialah Frank Robert Wake dari Carleton University, yang memakai radar LGBT itu ke semua pegawai negeri.

Caranya, ia memasangkan perangkat ke obyek yang diperiksa, lalu menunjukkan gambar erotis sesama jenis. Lalu alat bakal mengukur pelebaran pupil, tingkat keringat, dan evolusi denyut nadi untuk memahami seberapa ‘gay’ dia.

Akhirnya, 9.000 orang dipecat sebelum pendanaannya dicukur dan proyek ini tak berlangsung lagi karena dalil kemanusiaan dan pelanggaran privasi