5 Taman Nasional yang Menjadi Rumah Satwa Khas Indonesia

5 Taman Nasional yang Menjadi Rumah Satwa Khas Indonesia

5 Taman Nasional yang Menjadi Rumah Satwa Khas Indonesia

5 Taman Nasional yang Menjadi Rumah Satwa Khas Indonesia

Kegiatan meneliti satwa binal di Taman Nasional menjadi sebuah pesona tersendiri, sebab setiap orang dapat mengamati satwa yang hidup bebas tanpa diberi batas ruang geraknya.

Hal ini cocok dengan hak asasi fauna yang terdiri dari lima unsur kemerdekaan yakni bebas dari rasa haus dan lapar, bebas dari rasa tidak nyaman, bebas mengekspresikan tingkah laku alaminya, bebas dari rasa stres dan takut, dan bebas dari sakit atau dilukai.

Sayangnya tidak seluruh satwa di Indonesia hidupnya bebas dari rasa fobia bahkan dilukai. Dua satwa khas Indonesia yaitu Harimau Bali dan Harimau Jawa, ditetapkan punah sebab kehilangan habitat dan perburuan, dua urusan itu menjadi momok untuk satwa beda yang terdapat di belahan Indonesia lain, Dilansir dari www.bocahsakti.pro/pokerace99

Dalam rangka hari fauna sedunia yang diperingati masing-masing tanggal 4 Oktober, berikut ialah lima taman nasional yang menjadi lokasi tinggal satwa khas Indonesia di samping Taman Nasional Komodo dan Taman Nasional Bali Barat. Tentunya, kelima area ini masih mesti tetap diawasi supaya keberlangsungan satwa dapat terjaga.

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan ialah kawasan yang ditujukan untuk mengayomi hutan hujan tropis Pulau Sumatera beserta kekayaan alam hayati yang dimilikinya. UNESCO menjadikan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sebagai Warisan Dunia.

Tempat ini menjadi rumah untuk tiga jenis mamalia besar yang sangat terancam di dunia yaitu Gajah Sumatera, Badak Sumatera, dan Harimau Sumatera.

Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon terletak di bagian sangat barat Pulau Jawa. Ujung Kulon adalahtaman nasional tertua di Indonesia yang telah diresmikan sebagai di antara Warisan Dunia yang dibentengi oleh UNESCO pada tahun 1991.

Beberapa jenis satwa endemik urgen dan adalahjenis langka yang paling perlu dibentengi di area Taman Nasional Ujung Kulon ialah Badak Jawa, Owa Jawa, dan Surili.

Taman Nasional Tanjung Puting

Taman Nasional Tanjung Puting ialah sebuah taman nasional yang terletak di semenanjung barat daya provinsi Kalimantan Tengah.

Kawasan ini dihuni oleh lebih dari 30 jenis mamalia. Beberapa di antaranya statusnya dibentengi seperti orangutan kalimantan, bekantan, owa kalimantan, dan beruang madu.

Taman Nasonal Bogani Nani Wartabone

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) ialah sebuah area vegetasi hutan tropis yang diputuskan sebagai taman nasional pada tahun 1991 dan terletak di Semenanjung Minahasa

Beberapa satwa yang dibentengi di lokasi ini mencakup Maleo, Tarsius, Anoa, dan Babirusa.

Taman Nasional Wasur

Taman Nasional Wasur adalahbagian dari lahan basah terbesar di Papua dan masih jarang terganggu oleh kegiatan manusia. Hal ini diakibatkan eksistensi masyarakat adat yang berlokasi tinggal di dalam kawasan, dan adalahpemilik hak ulayat hutan adat

Beberapa satwa dibentengi yang tinggal di dalam area taman nasional ini antara lain ialah Kangguru pohon, Cendrawasih, Buaya Air Asin, Walabi, dan Kasuari.