5 Pertimbangan Sebelum Road Trip di Tengah Pandemi Corona

5 Pertimbangan Sebelum Road Trip di Tengah Pandemi Corona

Ke luar kota naik mobil, atau yang populer disebut road trip, menjadi cara liburan terbaik di tengah kecemasan serta kebingungan banyak orang soal aturan naik transportasi umum seperti bus, kapal, kereta, atau pesawat terbang. Senjaqq Domino99

“Anda memiliki sedikit lebih banyak kendali atas situasi dalam road trip, dan jika Anda berhati-hati, Anda akan memiliki lebih sedikit interaksi dengan orang lain daripada jika Anda naik pesawat terbang,”

“Meski sedang liburan, jangan lengah dan berpikir Covid-19 juga sedang libur, karena penyakit tidak pernah libur,”

Di tengah masa rileksasi pembatasan perjalanan, wisata dan mudik masih masuk dalam daftar kegiatan kurang penting, sehingga sebaiknya pikir dua kali sebelum berangkat.

Kesehatan diri dan orang lain menjadi pertimbangan utamanya. Apalagi jika memilih liburan ke destinasi terpencil yang minim fasilitas kesehatan.

Kalau sudah mantap jiwa melakukan road trip, pilihlah destinasi wisata alam yang bisa membantu meningkatkan kualitas kesehatan.

Jangan nekat datangi objek wisata yang masuk zona kuning dan zona merah.

Datangi objek wisata sejak pagi hari sehingga dapat menghindari kerumunan orang.

Berikut sejumlah tips dan pertimbangan bagi yang berencana road trip dalam waktu dekat:

1. Peralatan kesehatan wajib
Meski objek wisata menyediakan fasilitas kesehatan, namun tak ada salahnya membentengi diri dengan peralatan kesehatan pribadi.

Masker, face shields, hand sanitizer, tisu disinfektan, sarung tangan, dan obat pribadi merupakan peralatan kesehatan yang wajib dibawa setiap penumpang road trip.

2. Berkendara dengan sehat
Sebelum berangkat road trip, pastikan tidak ada penumpang yang mengalami gejala atau sedang sakit menular.

Setelah itu, disinfeksi kendaraan yang akan dibawa road trip. Tipsnya bisa dilihat di sini.

Jika seluruh penumpang terbukti sehat, berkendaralah dengan orang yang satu rumah demi meminimalisir infeksi penularan virus corona.

Sebaiknya mobil tak diisi penuh sehingga masih ada sirkulasi udara antar penumpang.

Hal yang sama bisa dilakukan saat terpaksa berkendara dengan taksi atau mobil sewa plus supir.

3. Kurangi mampir
Selama perjalanan hindari mampir ke tempat yang tak perlu dan ramai orang, seperti ke tempat makan atau tempat oleh-oleh.

Bawalah makanan dan minuman dari rumah, sehingga bisa meminimalisir diri datang ke banyak tempat yang dikhawatirkan bisa menjadi tempat penyebaran virus corona.

4. Ekstra hati-hati di fasilitas umum
Saat keluar dari kendaraan berarti sudah siap menghadang penyebaran virus penyakit.

Oleh karena itu peralatan kesehatan wajib dibawa untuk digunakan di tempat umum yang didatangi orang, seperti pusat pengisian bensin, masjid, atau ke toilet umum.

5. Hirup udara alam bebas
Ketika kendaraan melaju di alam bebas dan minim orang atau kendaraan bermotor, segera matikan pendingin udara dan buka kaca mobil selebar mungkin untuk menghirup udara segar.

Udara segar bisa membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental, jadi jangan terlalu manja dengan pendingin udara.

Begitu juga saat berada di penginapan. Pilihlah kamar dengan sirkulasi udara yang baik.