5 Penyakit Hidung yang Perlu Diwaspadai, Tak Cuma Pilek

5 Penyakit Hidung yang Perlu Diwaspadai, Tak Cuma Pilek

5 Penyakit Hidung yang Perlu Diwaspadai, Tak Cuma Pilek

 

5 Penyakit Hidung yang Perlu Diwaspadai, Tak Cuma Pilek

 

Dominoqq Penyakit hidung seringkali dikaitkan dengan flu atau pilek. Namun, sebetulnya penyakit hidung tak melulu sebatas pilek. Meski sejumlah penyakit hidung bisa dengan gampang disembuhkan, terdapat pula penyakit hidung yang dapat memunculkan komplikasi serius.

Hidung ialah fitur wajah sensitif yang bisa dengan cepat mendeteksi bau tak sedap. Terkadang, situasi medis tertentu dapat mengakibatkan penyempitan drainase napas dan infeksi hidung.

Dalam sejumlah kasus, serbuk sari, ragweed, dan rumput dapat menginjak hidung dan merangsang penyakit hidung tertentu. Beberapa penyakit hidung pun dapat menular ke orang sekitar.

Berikut jenis penyakit hidung yang bisa menyerang masing-masing orang, dirangkum Liputan6.com dari sekian banyak sumber, Rabu(26/6/2019).

Sinusitis

 

Infeksi sinus, atau sinusitis, ialah kondisi umum yang menyerang seseorang. Sinus ialah kantong udara kecil yang terletak di belakang dahi, hidung, tulang pipi, dan mata. Sinus menghasilkan lendir, yang adalahcairan laksana jeli yang mengayomi tubuh dengan menjebak kuman.

Terkadang, bakteri atau alergen dapat mengakibatkan terbentuknya lendir yang terlampau banyak, yang merintangi pembukaan sinus.

Kelebihan lendir tidak jarang terjadi andai seseorang menderita pilek atau alergi. Penumpukan lendir ini bisa mendorong bakteri dan kuman guna tumbuh di rongga sinus, yang mengakibatkan infeksi bakteri atau virus. Sebagian besar infeksi sinus diakibatkan oleh virus, dan hilang dalam satu atau dua minggu tanpa pengobatan.

Gejala sinusitis serupa dengan flu biasa. Gejala ini barangkali termasuk penurunan indra penciuman, demam, hidung tersumbat, sakit kepala (karena desakan atau ketegangan sinus), kelelahan, sakit tenggorokan, pilek, atau batuk.

Tanda-tanda infeksi dapat disaksikan dari fenomena pilek atau alergi yang tidak membaik dalam 14 hari, demam tinggi, lendir kental dan gelap yang terbit dari hidung sekitar lebih dari 72 jam, atau batuk yang dilangsungkan lebih lama dari pada 10 hari.

Polip

LUDOQQ Polip hidung ialah pertumbuhan jinak (non-kanker) jaringan lapisan, atau mukosa di hidung. Polip hidung tumbuh di jaringan yang meradang pada mukosa hidung. Mukosa ialah lapisan yang paling basah yang membantu mengayomi bagian dalam hidung dan sinus dan melembabkan udara yang dihirup.

Selama infeksi atau iritasi yang diakibatkan oleh alergi, mukosa hidung menjadi bengkak dan merah, dan barangkali menghasilkan cairan yang menetes keluar. Dengan iritasi yang berkepanjangan, mukosa dapat menyusun polip. Polip ialah pertumbuhan bulat (seperti kista kecil) yang bisa menyumbat drainase hidung.

Meskipun sejumlah orang bisa mengembangkan polip tanpa masalah hidung sebelumnya, tidak jarang ada pemicu guna mengembangkan polip laksana sinusitis, asma, rinitis alergi, cystic fibrosis, dan sensitivitas pada obat.

Infeksi drainase pernapasan atas

Infeksi drainase pernapasan atas, ialah infeksi yang memengaruhi drainase hidung dan tenggorokan. Perawatan seringkali sederhana, kecuali andai seseorang pun memiliki situasi pernapasan kronis laksana asma. Infeksi drainase pernapasan atas terjadi andai virus menginjak tubuh, seringkali melalui mulut atau hidung. Seseorang bisa menularkannya melewati sentuhan, atau dengan bersin dan batuk.

Gejala ISPA yang sangat umum mencakup batuk, ketidaknyamanan di drainase hidung, demam ringan, keunggulan lendir, hidung tersumbat, rasa sakit atau desakan di belakang wajah, pilek, tenggorokan gatal atau sakit, dan bersin.

Dalam banyak sekali kasus, ISPA hilang tanpa perawatan. Meskipun gejalanya barangkali tidak nyaman, ada tidak sedikit langkah simpel untuk menolong seperti penyembuhan rumah atau dokter.

Kebanyakan orang pulih dari ISPA dalam masa-masa 2 minggu. Namun, andai gejalanya memburuk atau parah, yang terbaik ialah berbicara dengan dokter guna diagnosis yang tepat.

Rhinitis

PREDIKSI TOGEL PALING JITU Rhinitis pun dikenal sebagai coryza, ialah iritasi dan radang selaput lendir di dalam hidung. Gejala umum dari penyakit hidung ini ialah hidung tersumbat, pilek, bersin, dan meler. Peradangan diakibatkan oleh virus, bakteri, iritan atau alergen. Jenis rinitis yang sangat umum ialah rinitis alergi yang seringkali dipicu oleh alergen di angkasa seperti serbuk sari dan bulu.

Rinitis alergi bisa menyebabkan fenomena tambahan, laksana bersin dan hidung gatal, batuk, sakit kepala,kelelahan, malaise, dan gangguan kognitif. Alergen pun dapat memprovokasi mata, mengakibatkan mata berair, memerah, atau gatal dan bengkak di dekat mata.

Peradangan menghasilkan pembentukan sebanyak besar lendir, lazimnya menghasilkan pilek, serta hidung tersumbat. Dalam permasalahan rinitis alergi, peradangan diakibatkan oleh degranulasi sel mast di hidung. Ketika sel mast berdegranulasi, mereka mencungkil histamin dan bahan kimia lainnya, mengawali proses inflamasi yang bisa menyebabkan fenomena di luar hidung, seperti keletihan dan malaise.

Kanker nasofaring

Nasofaring ialah bagian atas tenggorokan (faring) yang terletak di belakang hidung. Ini ialah ruang laksana kotak selama satu separuh inci di masing-masing tepi. Letaknya tepat di atas bagian empuk atap mulut (langit-langit lunak) dan tepat di belakang pintu masuk ke drainase hidung.

Beberapa jenis tumor bisa berkembang di nasofaring. Beberapa tumor ini jinak namun yang beda ganas. Kanker nasofaring atau karsinoma nasofaring (NPC) ialah kanker yang sangat umum berasal dari nasofaring, sangat sering pada nasofaring postero-lateral atau reses faring (fossa Rosenmüller), terhitung 50% dari kasus. NPC terjadi pada anak-anak dan orang dewasa.