5 Makanan Khas Banten, Kuliner dari Tanah Kelahiran Ma'ruf Amin

5 Makanan Khas Banten, Kuliner dari Tanah Kelahiran Ma’ruf Amin

5 Makanan Khas Banten, Kuliner dari Tanah Kelahiran Ma’ruf Amin

 

5 Makanan Khas Banten, Kuliner dari Tanah Kelahiran Ma’ruf Amin

Provinsi Banten di samping dikenal dengan tujuan wisata alam pun dikenal sebagai lokasi berwisata kuliner.

Provinsi lokasi kelahiran Wakil Presiden terpilih 2019-2024 Ma’ruf Amin ini mempunyai segudang makanan yang patut dicoba. Agodapoker poker republik

berikut 5 makanan khas Banten yang tidak boleh anda lewatkan:

1. Angeun Lada
Aroma rempah semerbak begitu terasa dalam panci besar yang mengandung angeun lada. Dalam bahasa Sunda, ‘angeun’ berarti sayur, dan ‘lada’ berarti pedas.

Kuliner khas Banten satu ini mengandung sayur kuah jernih dengan warna tidak banyak kemerahan.

Sayur khas Banten ini mempunyai rasa pedas yang berasal dari serai, serta wewangian menyengat dari lengkuas, kemiri, dan kencur yang terasa begitu dominan.

Tekstur lunak pada daging sapi yang dimasak pun begitu sempurna saat masuk tenggorokan.

Angeun lada biasa disajikan pada hari-hari besar laksana Idul Fitri. Di samping itu, angeun lada pun biasa dimasak guna menyambut tamu pada acara-acara besar.

Jika berada di Banten, anda wajib mengupayakan salah satu sayur pedas khas Banten ini.

2. Rabeg
Jika kamu berangjangsana ke Banten, tak menyeluruh rasanya bila tak menyantap hidangan khas untuk semua sultan Banten.

Masyarakat Banten biasa menyinggung makanan akulturasi Arab-Banten ini dengan nama rabeg.

Bahan baku utamanya ialah daging dan jeroan kambing, yang dalam bahasa Jawa logat Serang atau Jawa Serang dinamakan wedhus.

Bicara rasa, anda akan menikmati manis pedas laksana semur bercampur tongseng, namun kaya rempah-rempah.

Salah satu warung yang meluangkan rabeg ialah warung santap di wilayah Magersari, Jalan Raya Serang-Cilegon, tepat di depan Rumah Tahanan Serang. Depan lokasi tinggal makan tersebut tertulis “Rabeg Khas Serang”.

Selain tersebut kamu juga dapat menemukan rabeg di Perancis, singkatan dari Perempatan Ciruas di Jalan Raya Serang-Jakarta.

Untuk dapat mencicipi satu porsi rabeg, kamu lumayan menyediakan duit Rp 10.000-Rp 15.000.

Rabeg juga dapat ditemui di warung-warung santap khas Sunda-Banten, salah satunya di rumah santap Emak Haji di bilangan Ciceri, Serang.

Setiap hari, warung santap tersebut meluangkan menu rabeg dengan harga Rp 7.000 guna satu porsi.

3. Sate Bandeng tanpa duri khas Banten
Sebagian orang tak begitu menyenangi ikan bandeng sebab dinilai tidak sedikit mempunyai duri atau tulang halus.

Namun urusan tersebut tidak terlihat pada sate bandeng khas Banten. Sate bandeng ini tidak sedikit ditemui di Serang, Banten.

Rasa yang khas dari daging ikan yang dipadu dengan racikan bumbu Indonesia sungguh menciptakan nikmat andai masuk ke mulut. Perpaduan rasa nusantara begitu terasa dari sate bandeng.

Di Serang, semua penjaja sate bandeng seringkali menaruh barang-barang dalam etalase kaca, dan tertutup. Hal ini supaya sate bandeng tahan lama sebab tak terkena tidak sedikit udara.

Kamu dapat memilih dua macam sate bandeng di pasaran. Pertama sate bandeng putih yang rasa original.

Lalu sate bandeng merah dengan cita rasa pedas. Di samping dibakar, terdapat pula yang menyajikan dengan teknik digoreng.

4. Sate Bebek khas Cibeber
Pernahkah anda mendengar sate bebek? Untuk yang belum mendengar, silakan kunjungi Cilegon, Banten dan rasakan nikmatnya kuliner khas Banten satu ini.

Rasa yang nikmat, gurih, pun pedas menciptakan sajian ini selalu dikejar wisatawan yang tengah pelesir di Cilegon.

Meski daging bebek dikenal alot, namun saat diubah menjadi sate malah malah empuk.

Rasa lunak yang terdapat pada sate bebek diubah sengaja dengan diiris berukuran sedang. Lalu dibumbui sampai meresap.

Bumbu yang digunakan ialah bawang merah, bawang putih, gula merah, cabai, ketumbar, kunyit, kemiri, lengkuas, garam, serta merica.

Kamu tertarik mencicipinya, bisa berangjangsana ke Rumah Makan Cindelaras yang terdapat di Jalan Jenderal Ahmad Yani Cilegon.

Biasanya ketika jam santap siang, restoran ini dipadati pembeli yang hendak menyantap sate bebek.

Harga sate bebek di restoran ini dipatok Rp 15.000, sementara sup bebek yang biasa dikenal ekuivalen Rp 7.000-Rp 10.000, tercapai untuk sajian istimewa.

5. Ketan Bintul
Hidangan satu ini seringkali ramai ketika bulan puasa. Masyarakat Banten menjadikan ketan bintul sebagai menu kesayangan berbuka puasa.

Ketan bintul tidak jarang kali ada ketika berbuka puasa di Banten. Hidangan ini begitu populer khususnya di bekas distrik peninggalan Kesultanan Banten ini.

Penjual ketan bintul sangat terkenal dapat ditemukan di Pasar Lama, Kota Serang. Kamu bisa berangjangsana ke Lapak Haji Mamad yang telah menjajakan ketan bintul semenjak 1980.

Lapak Haji Mamad tidak jarang kali ramai dan paling gampang kelihatan dibanding dengan penjual menu takjil beda di Pasar Lama.

Ketan bintul tercipta dari beras ketan putih yang ditumbuk sampai menjadi adonan padat. Untuk menemukan rasa gurih dan tekstur lembut, adonan ketan lantas dikukus dengan gabungan santan.

Harga satu porsinya dipasarkan Rp 15.000 perbungkus. Jika hendak tambah empal, satu paket ketan bintul dan empal dipasarkan Rp 35.000.