5 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan bersama Balita

5 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan bersama Balita

5 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan bersama Balita

5 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan bersama Balita

Manfaat olahraga tidak melulu dapat dialami oleh orang dewasa saja. Aktivitas jasmani juga memiliki pelbagai manfaat pada balita. Sebut saja laksana menguatkan otot dan tulangnya, menangkal obesitas, sampai menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Itulah sebabnya balita (disarankan pada umur 3-5 tahun) mesti memiliki kegiatan fisik yang lumayan setiap harinya. Pertanyaannya, apa saja jenis olahraga guna balita yang dapat orangtua ajarkan?

1. Bersepeda

Bersepeda ialah salah satu jenis olahraga guna balita yang memiliki tidak sedikit manfaat. Olahraga ini dapat mengoptimalkan kekuatan kaki, mengontrol berat badan, memperkuat faedah kardiovaskular, sampai meningkatkan keseimbangan. Bagi anak balita yang baru dapat berjalan, ibu bisa mengajarkan untuk memakai sepeda roda tiga.

2. Berenang

Jenis olahraga guna balita lainnya ialah berenang. Olahraga ini memiliki tidak sedikit keistimewaan untuk anak. Misalnya, mengoptimalkan otot-otot tubuh, memperkuat jantung dan paru-paru, menambah rasa percaya diri, sampai melancarkan peredaran darah.

3. Menari

Balita secara alami ingin menyukai musik dan menggerakkan tubuh ketika mendengarkannya. Nah, jajaki ajarkan dirinya menari supaya tubuhnya tetap aktif. Namun, ibu tak mesti konsentrasi pada sesuatu yang terlalu

4. Melempar dan Menangkap Bola

Di samping sepak menendang bola, melempar dan menciduk bola adalahsalah satu permainan yang umumnya disukai balita. Aktivitas ini dapat menambah kekuatan tangan, motorik, dan koordinasi tubuh.

Bila ibu hendak mencoba olahraga ini dengan Si Kecil, tidak boleh memilih bola dengan tekstur yang keras. Pilihlah bola yang enteng dan lembut guna menghindari cedera pada anak.

Di samping empat urusan di atas, masih terdapat beragam jenis olahraga guna balita yang dapat ibu ajarkan. Contohnya berlari atau berlangsung santai, mendaki, permainan aktif laksana petak umpet, lompat tali, sampai olahraga lainnya yang dapat dilakukan di luar rumah.

Balita Harus Selalu Aktif

anak-anak prasekolah (3-4 tahun) mesti menyediakan paling tidak 180 menit (3 jam) sehari untuk mengerjakan berbagai kegiatan fisik yang tersebar sepanjang hari. Contohnya, bermain aktif di lokasi tinggal dan di luar ruangan. Bila lebih tidak sedikit atau lebih aktif, maka lebih baik.

Durasi 180 menit mesti merangkum paling tidak 60 menit kegiatan fisik intensitas sedang sampai kuat. Ingat, anak-anak di bawah 5 tahun jangan tidak aktif dalam masa-masa lama, kecuali ketika mereka sedang tidur. Menonton TV, bepergian dengan mobil, bus atau kereta api, atau di taruh di stroller dalam masa-masa lama, tidak baik guna kesehatan dan pertumbuhan anak.