5 Jenis Obat yang Harus Diminum Secara Utuh, Jangan Digerus

5 Jenis Obat yang Harus Diminum Secara Utuh, Jangan Digerus

5 Jenis Obat yang Harus Diminum Secara Utuh, Jangan Digerus

 

5 Jenis Obat yang Harus Diminum Secara Utuh, Jangan Digerus

Ada sekian banyak kondisi yang mengharuskan anda untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu. Namun pada beberapa kasus, sejumlah orang terdapat yang kesusahan guna minum obat, terutama obat padat. Maka tak jarang dari mereka sering memilih guna menggerus obat tersebut. Ludoqq

Ternyata anda tidak boleh sembarangan dalam melakukannya, sebab tidak semua obat boleh digerus. Salah-salah melakukannya, bukannya mengobati justru dapat menyebabkan efek samping, efektivitas obat berkurang, atau obat bukan lagi bekerja laksana yang seharusnya.

Penyebab Sulit Minum Obat

Penyebab seseorang susah menelan obat padat dapat dipicu oleh situasi mulut dan tenggorokan yang kering. Bagi itu, teknik lain untuk mempermudah menelan obat ialah dengan minum air putih terlebih dahulu sejumlah teguk, kemudian baru telan obat tersebut. Pada situasi mulut dan tenggorokan tidak kering, risiko obat tercantol lebih kecil.

Jenis Obat yang Harus Diminum Secara Utuh

Obat Bersalut Gula (sugar-coated)

Adanya lapisan gula pada obar bermanfaat untuk meminimalisir rasa pahit obat. Nah, bilamana kamu menggerus atau membelah-belah obat jenis ini akan menciptakan obat terasa paling pahit sekaligus bakal menghilangkan efektivitas obat tersebut.

Obat dengan Lapisan Enteri

Adanya lapisan enteri pada obat sebenarnya bermanfaat untuk menangkal obat pecah ketika terkena asam lambung. Nah, bilamana kamu menggerus atau mengerjakan pembelahan pada jenis obat ini maka perlindungannya bakal hilang. Hal ini dapat mengakibatkan dinding lambung justeru mengalami iritasi.

Jenis Obat yang Harus Diminum Secara Utuh

Obat dengan Tanda SR atau sustained-release

Terdapat obat yang mempunyai tulisan SR pada kemasannya atau obat dengan lapisan lepas lambat. Jenis obat dengan tanda SR ini menandakan bahwa takaran obat itu akan diserap secara perlahan dan dicungkil secara berangsur-angsur.

Nah, bila kamu menggerus atau membelahnya sampai menjadi kecil-kecil, maka akan menciptakan penyerapan obat lebih gampang dan cepat. Hal ini dikhawatirkan takaran obat terbit secara bersamaan dalam jumlah yang besar dan dapat membahayakan kesehatan.

Biasanya, jenis obat ini tidak sedikit ditemui pada obat hormonal atau pil KB.

Obat Kejang atau Obat Nyeri Sendi

Rata-rata obat penurun demand an pereda nyeri laksana parasetamol boleh digerus. Namun, guna obat yang dipakai untuk menanggulangi kejang dan obat anti nyeri sendi laksana natrium diklofenak disarankan untuk tidak digerus.

Obat Sublingual

Obat sublingual atau obat yang ditaruh di bawah lidah laksana obat nyeri dada, tidak disarankan untuk digerus. Apabila urusan ini dilakukan, maka dapat mengurangi efektivitasnya.

Cara Mengonsumsi Obat yang Benar

Tidak seluruh jenis obat dapat digerus. Jenis obat yang boleh dilumatkan ialah tablet dan kaplet yang tidak bersalut. Namun jenis obat ini juga bergantung pada kandungan, teknik kerja, dan faedah obat tersebut sendiri.

Untuk mengerjakan penggerusan dan membelah obat pun jangan sembarangan. Apabila obat dibelah sampai menjadi unsur yang terlampau kecil dan terlampau banyak, maka pengaruhnya sama saja dengan menggerusnya.

Mengutip dari kanal Klikdokter, menggerus dan membelah obat pada dasarnya sama saja. Obat yang dibelah tidak memberikan akibat seburuk obat yang digerus. Namun, pada dasarnya teknik itu semua pun tergantung dari obat yang berkeinginan dikonsumsi.

Untuk memilih mana yang baik, antara menggerus atau membelahnya, sebetulnya tidak terdapat yang lebih baik ketimbang meminum obatnya secara langsung dan utuh tanpa diapa-apakan. Menggerus obat dianjurkan menjadi pilihan yang terakhir. Jika mesti membelah obat, tidak boleh sampai mencacahnya, lumayan dengan membelahnya menjadi dua saja.

Nah, daripada mesti menggerus obat yang malah membahayakan kesehatan, sebetulnya ada dua teknik yang lebih aman guna mengonsumsi obat. Di samping minta pilihan obat cair atu puyer, anda juga dapat mencoba minum obat bersamaan dengan makanan. Misalnya saja mengunyah pisang atau roti, kemudian memasukkan obat ke dalam mulut, kemudian telan bersamaan dengan makanan.