5 Hewan Paling Pemalu di Dunia, namun Ada yang Berbahaya

5 Hewan Paling Pemalu di Dunia, namun Ada yang Berbahaya

5 Hewan Paling Pemalu di Dunia, namun Ada yang Berbahaya

5 Hewan Paling Pemalu di Dunia, namun Ada yang Berbahaya

 

Tidak semua spesies hewan punyai karakter aktif dan berani akan kehadiran manusia. Beberapa hewan didalam dunia fauna ini ternyata amat pemalu dengan kata lain punyai kecemasan ekstrem pada kehadiran manusia. PESIARQQ

Nah, tentunya anda penasaran bersama dengan hewan-hewan yang amat pemalu tersebut, bukan? Inilah lima spesies hewan paling pemalu di dunia. Disimak, yuk!

1. Kukang Jawa

Kukang jawa atau javan slow loris adalah hewan yang amat pemalu dan cenderung menghindari manusia. Hewan ini dilindungi gara-gara masuk didalam daftar hewan yang nyaris punah.

Penyebaran habitatnya hanya terdapat di Jawa Barat dan hanya lebih dari satu terdapat di Jawa Timur, layaknya ditulis dalam EDGE of Existence. Sifat pemalunya ini termasuk secara tidak segera merubah keberadaannya di alam liar.

Dengan gerakan yang lamban, ditambah bersama dengan sifatnya yang pasif, membuat hewan bermata besar ini kerap menjadi korban berasal dari predator dan ganasnya alam liar. Meskipun punyai gigitan yang menyakitkan, kukang jawa pada kebanyakan senantiasa menahan berasal dari hewan lain dan manusia.

2. Ular Laut

Ular laut merupakan keliru satu tipe ular yang paling mematikan di dunia. Dengan bisa atau racun paling mematikan yang bisa ia suntikkan ke didalam tubuh manusia, akan membuat korbannya meninggal didalam hitungan menit dan lebih-lebih detik.

Britannica menulis bahwa ular laut merupakan ular berasal dari keluarga kobra atau elipidae. Namun, tidak sama bersama dengan kerabatnya di darat, ular laut amat jarang dilaporkan menggigit manusia.

Hal ini terjadi gara-gara karakter ular laut yang amat pemalu, lebih-lebih was-was ketika berhadapan bersama dengan manusia. Ular bercorak putih hitam ini pasti akan menghindari manusia dan pergi sejauh bisa saja berasal dari jangkauan manusia.

3. Tapir

Tapir merupakan keliru satu hewan mamalia yang amat pemalu. Meskipun keluar layaknya babi hutan, faktanya tapir berkerabat dekat bersama dengan kuda dan badak, layaknya ditulis Live Science.

Tapir bisa berukuran lumayan besar bersama dengan bobot seberat 360 kilogram. Di alam liar, tapir cenderung menahan berasal dari konfrontasi bersama dengan hewan lain. Jika didalam situasi terancam, tapir akan bersembunyi atau menenggelamkan diri di sungai dan mengfungsikan moncongnya untuk bernapas.

4. Burung Kiwi

Menurut information yang ditulis dalam Kiwis for Kiwi, kuantitas burung kiwi sudah amat menyusut sejak puluhan tahun lalu. Ini diakibatkan oleh lemah dan pasifnya kiwi pada predator. Tercatat kebanyakan 27 ekor kiwi terbunuh oleh predator tiap tiap minggunya.

Hewan yang amat pemalu ini pada kebanyakan akan mati sebelum akan mereka berada didalam usia dewasa. Itulah sebabnya dibuat banyak konservasi alam spesifik untuk merawat kelanjutan hidup spesies kiwi di Selandia Baru.

Burung yang tak bisa terbang ini merupakan hewan nokturnal yaitu hewan yang aktif mencari makan di malam hari. Kiwi termasuk punyai telur yang lumayan besar terkecuali dibandingkan bersama dengan telur burung lainnya. Kini, lebih dari satu area di Selandia Baru dibuat spesifik untuk dijadikan habitat burung kiwi bersama dengan obyek sehingga kiwi tidak masuk didalam daftar kepunahan.

5. Pika

Mampu hidup di tengah cuaca yang dingin, pika punyai metabolisme yang amat tinggi yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan panas bagi tubuh. Bentuknya mirip tikus dan hamster dengan telinga yang bulat membuat pika keluar lucu dan bulat.

Habitatnya yang selama ini jauh bersama dengan jangkauan manusia, membuat pika amat was-was dan malu terkecuali berhadapan bersama dengan manusia. Pika termasuk terbiasa hidup di celah-celah atau gua-gua kecil yang tersedia di pegunungan dan dataran tinggi.

Pada selagi tertentu, pika mengonsumsi lumut. Makanan ini punyai nutrisi dan gizi yang bagus bagi hewan mamalia kecil ini.

Itulah lima spesies hewan paling pemalu di dunia. Semoga artikel ini bisa tingkatkan pengetahuan anda di bidang fauna, ya!