5 Hal Tentang Bercinta Setelah Melahirkan yang Wajib Anda Tahu

5 Hal Tentang Bercinta Setelah Melahirkan yang Wajib Anda Tahu

5 Hal Tentang Bercinta Setelah Melahirkan yang Wajib Anda Tahu

5 Hal Tentang Bercinta Setelah Melahirkan yang Wajib Anda Tahu

Setelah melahirkan, biasanya pasangan diminta untuk menunda seks hingga kondisi sang istri benar-benar pulih.Klik di sini

Panduan dokter, 6 minggu adalah waktu kontrol wanita pasca melahirkan ke ahli kandungan dan ginekolog, dan jika hasilnya baik, dokter akan membolehkan kalian kembali bercinta. Inilah hari yang paling dinanti-nanti oleh para suami.

“Memang penting untuk melayani suami dan mengasuh anak, tapi kesehatan mental dan fisik Anda juga sangat penting. Di waktu ini, beberapa wanita masih memiliki trauma pada area vaginanya, terlebih jika saat proses persalinan harus dijahit. Selain itu saat-saat tersebut adalah waktu yang kompleks bagi seorang ibu baru,” ujar dokter ObGyn, Dr. Jessica Shepherd.

Bagi wanita yang di caesar, masalah yang ia hadapi adalah ia masih dalam proses sembuh dari operasi. Katakanlah Anda sudah tidak sabar, tapi Anda harus mengetahui dulu 5 hal berikut ini sebelum bercinta setelah melahirkan, sebagai berikut:

1. Masih terasa sakit

Tubuh wanita mengalami banyak hal setelah melahirkan bayi, baik lahir normal lewat vagina ataupun lewat caesar.

Berdasarkan komplikasi selama kehamilan dan persalinan, atau jika wanita membutuhkan waktu sembuh lebih lama dari biasanya, bercinta di saat tersebut akan menjadi tidak nyaman bahkan menyakitkan dan sama sekali tidak menyenangkan.

“Jika melahirkan lewat sesar, wanita akan mengalami rasa tidak nyaman pada perutnya,” ujar Sepherd. Jika rasanya sangat mengganggu, konsultasikan hal ini dengan dokter.

2. Darah nifas dapat berkepanjangan

Setelah melahirkan, adalah hal normal memiliki darah nifas (seperti darah haid) yang lama-kelamaan warnanya akan semakin meudar dan jumlahnya semakin sedikit. Berdarah setelah bercinta juga hal yang normal.

Darah menjadi tidak normal jika berkelanjutan atau warnanya merah cerah. Juga perhatikan aromanya. Jika darah beraroma seperti keju atau berbau tidak enak artinya ada tanda gejala bakteri vaginosis atau infeksi jamur.

3. Ada rasa yang berubah, untuk sementara

Selain wanita cemas harus mengurusi bayi, ia juga mengkhawatirkan elastisitas vaginanya. “Elastisitas vagina sangat menakjubkan. Itu akan kembali ke ukuran dan karakteristik seperti sedia kala, namun memang butuh waktu,” ujar Shepherd.

Kembalinya ukuran dan karakteristik vagina seperti semula tergantung berbagai faktor, termasuk kondisi otot dinding rahim sebelum melahirkan. Shepherd mengatakan wanita umumnya akan pulih total dalam waktu tiga hingga enam bulan.

4. Seperti bukan dirinya sendiri

Memiliki bayi merupakan transisi yang luas, baik fisik maupun emosional. Wanita akan merasa tidak terhubung dengan suaminya, yang membuatnya kesulitan mendapat mood bercinta, dan ini normal.

Shepherd merekomendasikan untuk saling terbuka tentang apa yang kalian hadapi. Wanita juga bisa mengalami depresi postpartum (depresi sementara setelah melahirkan) yang harus dikonsultasikan dengan dokter untuk mengatasi masalahnya. Atau jika benar-benar karena tidak ada lagi perasaan terhubung, Shepherd menganjurkan sesi terapi seks.

5. Segalanya akan kembali normal

Setelah berbagai masalah yang timbul, kabar baiknya adalah kehidupan seksual Anda akan kembali dalam waktu setahun, baik setelah disesar, lahir normal atau dijahit di vagina, lapor studi warga Australia tahun 2015. Fungsi seksual, hasrat, gairah, dan orgasme Anda semua akan meningkat dari sini.