5 Gejala Leukimia yang Perlu Diwaspadai, Kenali Penyebabnya

5 Gejala Leukimia yang Perlu Diwaspadai, Kenali Penyebabnya

5 Gejala Leukimia yang Perlu Diwaspadai, Kenali Penyebabnya

5 Gejala Leukimia yang Perlu Diwaspadai, Kenali Penyebabnya

Leukimia adalah salah satu penyakit kanker darah dampak tubuh terlalu tidak sedikit memproduksi sel darah putih. Seseorang yang menderita leukimia seringkali akan menikmati rasa sakit kepala hebat dan hadir benjolan di leher dampak kelenjar getah bening. Penyakit ini andai tidak segera ditanggulangi maka bisa membahayakan tubuh, sebab akan menambah infeksi, anemia, hingga pendarahan.

Penyebab Leukimia

Penyebab leukimia tidak diketahui secara pasti, tetapi secara umum penyakit leukimia diakibatkan oleh kelainan sel darah putih di dalam tubuh. Adapun penyebab leukimia lainnya di antaranya sebagai berikut:

• Bekerja di lingkungan yang terkena bahan kimia

• Memiliki anggota family yang pernah menderita leukimia

• Mengalami kelainan darah

• Kebiasaan merokok

• Memiliki kelainan genetika

• Obesitas

• Mengonsumsi kopi secara berlebihan

Gejala Leukimia

Penyakit leukimia tidak jarang kali tidak memunculkan tanda-tanda atau fenomena yang pasti. Umumnya, fenomena baru hadir saat sel kanker telah semakin tidak sedikit dan aktif menyerang tubuh. Di samping itu, ada sejumlah gejala beda yang kerap dialami penderita, di antaranya sebagai berikut:

1. Sakit kepala hebat

2. Perut terasa nyeri dan tidak nyaman dampak pembengkakan hati

3. Jumlah sel darah putih yang paling tinggi dapat menyebabkan masalah penglihatan sebab pendarahan retina, telinga berdenging (tinnitus), evolusi status mental, ereksi berkepanjangan (priapismus), stroke, ataupun kejang sebab pendarahan di otak.

4. Kehilangan nafsu santap dan berat badan

5. Pembengkakan kelenjar getah bening, seringkali di tenggorokan, ketiak, atau selangkangan.

Jenis-Jenis Leukimia dan Cara Mengatasinya

Leukimia adalahjenis kanker yang berasal dari sel darah putih. Di mana sel darah putih belum dapat membelah diri dengan cepat, sampai-sampai tidak berkembang menjadi sel yang matang. Akibatnya, faedah sumsum tulang dalam memproduksi sel darah normal menjadi terganggu..

• Leukimia Limfosotik Kronis (CLL)

Leukimia limfosotik kronis terjadi ketika sumsum tulang terlalu tidak sedikit memproduksi limfosit yang tidak normal dan mengakibatkan kanker. Jenis leukima ini, penderita akan dilaksanakan terapi radiasi guna mengobati kelenjar getah jernih yang bengkak sebab terlalu tidak sedikit limfosit abnormal.

Saat CLL tidak respon terhadap pengobatan, atau andai kambuh kembali, maka teknik mengatasi leukemia yang laksana ini merupakan dengan kemoterapi lebih atau transplantasi sumsum tulang.

• Leukima Limfoblastik Akut

Leukimia limfoblastik akut dapat terjadi ketika sumsum tulang terlalu tidak sedikit memproduksi sel darah putih jenis limfosit yang belum matang. Adapun teknik mengobati leukimia limfoblastik akut (ALL) mempunyai 3 tahapan yang terdiri atas etape induksi, konsolidasi, dan pemeliharaan.

• Leukimia Mieloblastik Kronis

Leukimia mieloblastik kronis (CML) adalahpenyakit leukimia yang terjadi saat sumsum tulang tidak dapat memproduksi sel mieloid yang matang. Jika seseorang mengalami situasi ini, maka mesti ditanggulangi dengan segara. Biasnya dengan melibatkan kemoterapi atau tyrosine kinase inhibitor sebelum dilaksanakan transplantasi sumsum tulang.

• Leukimia Mieloblastik Akut

Leukima mieloblastik akut terjadi saat sumsum tulang terlalu tidak sedikit memproduksi sel mieloid yang tidak matang atau mieloblas. Adapun teknik mengatasi situasi ini didasarkan pada rangkaian genetik dari sel myeloid normal. Rencana pengobatannya seringkali mempunyai 2 tahapan yang mencakup induksi remisi dan terapi pasca-remisi.