5 Fakta Miris Warga Kulit Hitam yang Tewas di Tangan Polisi Amerika Serikat

5 Fakta Miris Warga Kulit Hitam yang Tewas di Tangan Polisi Amerika Serikat

5 Fakta Miris Warga Kulit Hitam yang Tewas di Tangan Polisi Amerika Serikat

5 Fakta Miris Warga Kulit Hitam yang Tewas di Tangan Polisi Amerika Serikat

Pasalnya, ini bukan kali pertama kejadian semacam itu terjadi. Bahkan, sanggup dikatakan bahwa kejadian seperti ini telah sering berlangsung sampai tak sanggup kembali dihitung bersama dengan hitungan jari. Agodapoker poker republik

Masalah kemanusiaan pun jadi masalah utama di negara besar seperti AS. Bahkan, tidak benar satu sarana AS pun menuliskan bahwa waktu ini ada dua virus yang menginfeksi AS, yaitu Virus Corona COVID-19 dan termasuk rasisme.

1. 24% Masyarakat Kulit Hitam Tewas di Tangan Polisi AS
Menurut knowledge tersebut, 24% masyarakat kulit hitam telah meninggal dunia di tangan polisi Amerika Serikat. Satu hal yang membuatnya jadi lebih miris adalah karena populasi mereka hanya sebanyak 13% di semua wilayah AS.

2. Di Tahun 2019, Hanya Ada 27 Hari di Mana Polisi Tidak Membunuh Warga Kulit Hitam
Menurut knowledge th. 2019, hanya ada 27 hari di antara 365 hari pada semua th. kala polisi tidak membunuh warga kulit hitam.

Lebih spesifiknya, paling tidak polisi membunuh satu orang di dalam satu hari, sampai paling banyak 9 orang di dalam satu hari.

3. Warga Kulit Hitam Tiga Kali Lebih Berisiko Alami Kematian di Tangan Polisi
Masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat faktanya tiga kali lebih berisiko mengalami kekerasan sampai kematian di tangan polisi dibandingkan ras lainnya.

Jika dibandingkan, rasio kematian warga kulit hitam adalah 6,6. Sedangkan ras Hispanik 3,8 dan warga kulit putih 2,5.

4. 99% Polisi yang Jadi Pelaku Tidak Diadili
Menurut knowledge dari th. 2013-2019, 99% polisi yang jadi pelaku tidak diadili.

Bahkan dari 100 orang, hanya tiga yang didakwa dan satu yang selanjutnya dinyatakan bersalah. Sisanya, bebas dari tuduhan.

5. Penyebabnya Bukan Lagi Soal Tindakan Kriminal
Lebih parahnya lagi, ternyata penyebab para polisi melaksanakan kekerasan yang berujung kematian berikut ternyata bukan kembali soal tindakan kriminal yang dijalankan oleh korban.

Menurut knowledge dari th. 2013-2018, kekerasan yang berlangsung oleh polisi lebih-lebih tidak selalu berlangsung di tempat-tempat bersama dengan tingkat kriminal yang tinggi.

Kekerasan oleh polisi paling banyak berlangsung di Oklahoma City, di mana angka kasusnya lebih dari 20 tetapi angka masalah kriminal biasa hanya kurang dari 10.