5 Cara Menahan Emosi yang Bisa Kamu Coba Saat Berpuasa

5 Cara Menahan Emosi yang Bisa Kamu Coba Saat Berpuasa

5 Cara Menahan Emosi yang Bisa Kamu Coba Saat Berpuasa

5 Cara Menahan Emosi yang Bisa Kamu Coba Saat Berpuasa

Selama berpuasa, kita diwajibkan untuk tetap menghindar udara nafsu, termasuk menahan emosi. Jika kebanyakan kita tidak mampu mengontrol emosi, kini pada bulan ramadhan, kita diajarkan untuk menahannya dan studi jadi teristimewa yang lebih sabar.

Pasti bukan perkara yang gampang untuk menahan emosi, apalagi jikalau pada saat berpuasa kita dihadapkan bersama dengan bermacam peristiwa yang tidak terduga. Akan tetapi, justru disinilah letak tantangannya, andaikata sedari awal diniatkan untuk ikhlas berpuasa maka, kamu pasti mampu menahannya.

Menahan emosi sesungguhnya perlu proses, tidak mampu diterapkan begitu saja bersama dengan mudah. Momen berpuasa selama satu bulan nanti tentunya adalah saat yang tepat untuk melatih diri supaya tidak gampang emosi. Dengan menghindar emosi tentunya aka nada banyak kebaikan yang mampu kita dapatkan.

Buat kamu yang mengidamkan belajar menahan emosi maka, artikel ini pasti tepat untukmu. Fimela.com kali ini dapat membagikan informasi 5 langkah menghindar emosi yang mampu kamu coba saat berpuasa. Simak apa saja caranya, supaya ibadah puasamu lancar dan kuat menghindar godaan dari emosi yang kebanyakan tidak tertahankan  .

Cobalah Untuk Diam Sejenak

Cara menghindar emosi yang pertama adalah coba untuk diam sejenak saat kamu sedang jadi mengidamkan marah. Diam pasti lebih baik dibandingkan kamu berkata-kata kasar yang mampu melukai perasaan orang lain.

Ketika kamu sedang menemui kondisi yang tidak terduga dan kamu jadi kesal coba untuk diam sejenak. Walaupun sulit, tapi kamu pasti mampu mencobanya. Selama kamu diam, kamu mampu menyebutkan apa yang kamu mengidamkan katakana di dalam hati, tidak perlu diucapkan.

Momen diam sejenak itu lumayan efektif untuk meredam emosi, walau kamu masih jadi kesal tapi setidaknya kamu mampu kehilangan mood untuk marah-marah dan berkata bersama dengan nada yang panjang. Lagipula, andaikata kamu mampu menghindar emosi seperti diam sejenak, pasti kamu dapat lebih terlihat berwibawa dan bijak.

Tarik Napas Panjang Berkali-kali

Kedua, langkah menghindar emosi yang mampu kamu coba adalah bersama dengan menarik napas panjang beberapa kali sambil tangan mengelus dada. Saat kamu menarik napas, kamu mengupayakan untuk tetap tenang supaya tidak terpancing emosi.

Ketika kamu hendak marah, coba langsung praktikkan langkah ini, tarik napas panjang beberapa kali sambil mengelus dada membuatmu lebih tenang. Walaupun kamu masih tetap jadi kesal, tapi kamu dapat secara paham paham bahwa hal tidak baik yang kamu alami tidak perlu ditanggapi bersama dengan mengfungsikan emosi.

Gerakan mengelus dada termasuk sesungguhnya mampu dikatakan sebagai suatu sugesti yang diberikan oleh diri kamu sendiri. Melalui gerakan tangan itu, kamu memastikan dirimu bahwa sepenuhnya dapat baik-baik saja supaya kamu tidak gampang meluapkan bersama dengan emosi yang meledak-ledak.

Belajar Tersenyum Saat Menghadapi Situasi Buruk

Selanjutnya, langkah menghindar emosi yang ketiga adalah bersama dengan studi tersenyum saat hadapi kondisi buruk. Mungkin awalnya dapat terlihat aneh tapi jikalau kamu tersenyum, secara tidak langsung kamu dapat lebih tenang dan tidak gampang terbawa emosi.  http://68.183.234.248/sultan99/

Pastinya itu tidak dapat serta-merta menyingkirkan kekesalanmu tapi itu dapat mencegahmu dari perasaan emosional yang mampu saja meledak saat itu. Menyikapi kondisi tidak baik bersama dengan tersenyum termasuk mampu memperlihatkan bahwa kamu lumayan dewasa untuk hadapi kondisi tidak baik di dalam hidupmu.

Hal ini termasuk tidak hanya berdampak untukmu tapi termasuk berdampak untuk orang lain. Ekspresi tersenyum saat hadapi kasus dapat menginspirasi orang untuk melakukan hal yang serupa sebab secara tidak langsung kamu menyebarkan kekuatan positif bersama dengan senyumanmu untuk menghindar emosi.

Duduk atau Berbaring

Selanjutnya, langkah menghindar emosi yang mampu kamu coba adalah bersama dengan mengambil alih posisi yang lebih rendah, contohnya adalah duduk dan berbaring. Apabila kamu sedang di dalam posisi emosi pada saat berdiri, maka ambil posisi duduk. Namun, saat saat duduk kamu masih jadi emosi, coba ambil posisi berbaring atau terlentang.

Cara seperti ini dapat mengimbuhkan sugesti supaya kamu mampu meredam rasa kesal atau amarah yang sedang mengidamkan kamu luapkan. Jika kamu tetap berdiri maka, dorongannya dapat makin lama kuat untuk meluapkannya tapi jikalau kamu mensiasati bersama dengan mengambil alih posisi lebih rendah, itu dapat menyebabkan amarahmu mengalami penurunan secara perlahan.

Berdoa

Terakhir, langkah untuk menghindar emosi adalah bersama dengan berdoa, berdoa atas kondisi tidak baik yang sedang menimpamu. Tentunya berdoa dapat lebih baik dan bijak dibandingkan kamu meluapkannya bersama dengan marah-marah.

Dengan berdoa, hatimu dapat jauh lebih tenang dan damai sebab kamu paham bahwa segala suatu hal yang terjadi padamu pasti mempunyai maksud dan pelajaran yang mampu kamu ambil. Apalagi pada saat berpuasa, berdoa untuk menghindar emosi pasti dapat menyebabkan kita jadi manusia yang lebih bertakwa.