5 Beban Kehidupan yang Harus Kamu Lepaskan Jika Ingin Bahagia

5 Beban Kehidupan yang Harus Kamu Lepaskan Jika Ingin Bahagia

5 Beban Kehidupan yang Harus Kamu Lepaskan Jika Ingin Bahagia

5 Beban Kehidupan yang Harus Kamu Lepaskan Jika Ingin Bahagia

AGODAPOKER – Hidup adalah sebuah perjalanan. Dari kecil ke dewasa, dari satu tempat ke tempat lainnya, dari suka ke duka maupun sebaliknya. Di sepanjang jalan tersebut kadang terlewati aral yang melintang, musibah yang datang, dan beban yang harus turut dipikul.

Semua itu harus kita hadapi, jalani, dan benahi. Tapi kadang, ada sesuatu yang harus dilepaskan, agar cahaya bisa datang ke dalam kehidupan dan menuntun kita untuk kembali pulang.

Lepaskanlah hal-hal berikut demi datangnya cahaya kehidupan tersebut!

1. Kenangan buruk masa lalu

Siapa sih yang dapat menolak dengan yang namanya kenangan? Bahkan ada orang yang hidup karena kenangan. Setiap kenangan selalu menguarkan memori masa lalu, entah itu baik ataupun buruk. Kenangan baik akan manis dikenang di masa depan. Tapi sebaliknya, kenangan buruk akan menjadi penghalang indahnya masa depan.

Kenangan yang buruk tidak pantas kamu simpan. Karena yang sudah berlalu, biarlah berlalu. Terlebih untuk hal buruk di masa lalu, cukup petik pelajarannya saja. Biarkan jiwamu bebas untuk siap menyongsong masa depan yang cerah di depan sana.

2. Emosi dan pikiran negatif

Apa yang kamu rasakan ketika pikiran sekaligus emosimu berada dalam titik yang negatif? Pikiran negatif akan menimbulkan prasangka buruk terhadap semua hal yang terjadi dalam hidupmu, walaupun itu adalah hal positif.

Emosi negatif akan menuntunmu kepada hal-hal di luar nalar yang tentu saja membahayakan keselamatan jiwa maupun raga. Gantilah yang negatif menjadi positif. Negativitas tidak akan membawamu berjalan maju.

3. Perasaan bersalah

Rasa bersalah itu wajar. Saat kita sadar akan kesalahan diri sendiri, kita akan menjadi peka dan peduli pada diri sendiri maupun orang lain. Barulah kita akan bisa mencari dan memahami kesalahan orang lain.

Move on setelah sadar dari kesalahan, itu hebat. Tapi kamu tidak boleh terus-menerus hidup dalam kesalahan yang pernah kamu buat. Kamu bukan pesakitan atas hal buruk yang telah terjadi. Maafkan dirimu karena kamu berhak bahagia.

4. Ekspektasi yang berlebihan

Gimana sih rasanya jika sudah berangan-angan tapi jatuh dan tidak kesampaian? Sakit! Bercita-cita dan berharap tinggi boleh, tapi jangan lakukan jika cita-cita dan harapan tidak sama tinggi dengan perjuangan yang kamu lakukan.

Ukur kemampuan dan potensi yang kamu miliki. Tidak perlu ingin seperti orang lain, cukup berjuang dan bersaing dalam levelmu sendiri. Bukankah setiap orang punya level dan porsi masing-masing? Cukup buktikan kamu pantas untuk mendapatkannya. Ekspektasi berlebihan yang tak terealisasi hanya akan memberikan kekecewaan saja.

5. Kesalahan orang lain

Seperti pepatah, gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak. Begitulah kehidupan manusia, cenderung dengan mudah melihat kesalahan atau kekurangan orang lain. Namun sebaliknya sangat sulit untuk melihat kesalahan atau kekurangan dirinya sendiri.

Berhenti untuk julid dan membuat acara gosip sendiri. Sekadar mengingatkan boleh, tapi jangan terlalu ikut campur dan masuk jauh ke dalamnya. Apa yang orang lain lakukan adalah tanggung jawab mereka. Apa yang kamu lakukan adalah tanggung jawabmu.

Waktumu terlalu berharga jika dihabiskan hanya untuk mengurusi kesalahan orang lain.

Itulah lima beban hidup yang harus kamu lepaskan. Jangan biarkan kelima hal tersebut kamu genggam terus dan dibawa kemana-mana. Lalu tanpa sadar, jalanmu semakin berat karena terbebani oleh itu semua.

Selalu tersenyum dan songsong cerahnya masa depanmu. Sesekali boleh untuk sekadar menengok ke belakang hanya untuk melihat kenangan dan orang-orang manis yang pernah ikut berjuang dalam kehidupan bersamamu. Just let the river flows and see you on top!