4 Tips Berdamai dengan Larangan Mudik Tahun Ini

4 Tips Berdamai dengan Larangan Mudik Tahun Ini

4 Tips Berdamai dengan Larangan Mudik Tahun Ini

4 Tips Berdamai dengan Larangan Mudik Tahun Ini

Pandemi virus corona sebenarnya mempengaruhi banyak hal. Berbagai kegiatan dan formalitas kita berubah. Ada kebijakan belajar berasal dari rumah, kuliah berasal dari rumah, hingga bekerja berasal dari rumah. Bahkan tersedia penerapan PSBB di sejumlah kota. Karena bertepatan bersama bulan Ramadan dan moment lebaran, mudik pun dilarang demi kebaikan bersama http://68.183.234.248/sultan99/.

Mudik menjadi formalitas kita setiap tahunnya. Berkumpul bersama keluarga di moment lebaran sebenarnya jadi hal yang amat istimewa. Bagi yang bekerja atau berkuliah di luar kota, moment mudik jadi moment yang paling dinantikan untuk mampu pulang. Namun, th. ini berbeda. Tahun ini belum mampu mudik. Meskipun begitu, kita tak harus bersedih. Belum mampu mudik th. ini, tidak apa-apa.

1. Isi Waktu bersama Hal-Hal Baru

Kali ini kita punyai lebih banyak saat di rumah. Maka kita mampu memanfaatkannya untuk laksanakan dan mencoba hal-hal baru. Memulai hobi baru, mencoba kegiatan baru, dan sebagainya. Sesimpel mencoba resep baru pun mampu dilaksanakan untuk isi waktu. Bagi yang punyai kemudahan mampu laksanakan aktvitas di rumah saja selama pandemi ini, isi hari-hari bersama hal-hal menggembirakan dan produktif.

2. Manfaatkan Teknologi untuk Berkomunikasi

Obati rasa rindu bersama keluarga melalui video call. Manfaatkan teknologi dan internet untuk merawat komunikasi. Meski tidak mampu bertatap wajah langsung, komunikasi masih mampu jalur bersama menggunakan teknologi yang ada. Setidaknya bersama cara ini mampu sedikit menghibur hati yang sedih karena belum mampu mudik th. ini.

3. Bangun Pola Sehat yang Baru

Daripada konsisten menerus bersedih karena tidak mampu mudik, mending fokus untuk memperbaiki kualitas  hidup. Bagi yang selama ini jarang olahraga, mampu menggunakan saat yang tersedia untuk lebih teratur olahraga. Atur ulang pola makan yang sehat untuk merawat kekebalan tubuh. Ajak terhitung orang-orang terdekat kita untuk merawat kesegaran demi kebaikan bersama.

4. Perbanyak Doa 

Selain berupaya semaksimal mungkin memutus mata rantai penyebaran virus corona, kita harus terhitung memperbanyak doa. Perbanyak doa agar pandemi ini segear berakhir. Berdoa semoga keadaan mampu langsung membaik dan ulang normal. Mudik yang tertunda kali ini anggaplah sebagai keliru satu upaya untuk menghindar keadaan makin lama memburuk.

Jangan bersedih meski belum mampu mudik th. ini. Tetap jaga diri bersama baik dan iringi bersama harapan untuk mampu langsung berkumpul ulang bersama keluarga di lain kesempatan. Sabar dulu, ya.