4 Kiat Sehat Walau Gila Boba Atau Biasa dikenal Bubble

4 Kiat Sehat Walau Gila Boba Atau Biasa dikenal Bubble

4 Kiat Sehat Walau Gila Boba Atau Biasa dikenal Bubble

 

4 Kiat Sehat Walau Gila Boba Atau Biasa dikenal Bubble

Manis dan kenyalnya boba sukses memikat hati tidak sedikit orang. Tak tidak banyak orang yang rela mengantre sekitar berjam-jam demi dapat menikmati sebanyak minuman kekinian yang sangat hits di kota.

Tak melulu dalam minuman, boba pun tengah ‘melebarkan sayap’ ke sekian banyak makanan, mulai dari mie goreng boba, pizza boba, pie boba, sampai kue-kue dengan topping boba.

Namun, banyak sekali olahan boba dirasakan berisi kalori tinggi tetapi rendah gizi, laksana yang ada dalam segelas minuman boba. Risiko gangguan pencernaan, obesitas sampai diabetes dapat mengintai andai konsumsi minuman boba berlebihan.

Kabar baiknya, penyakit tadi ‘hanya’ mengintai bila Anda terlalu tidak jarang mengonsumsi boba. Berdasarkan keterangan dari dokter spesialis penyakit dalam RS Atma Jaya Pluit Laurentius Aswin Pramono, bukan berarti orang sama sekali tak boleh mengonsumsi boba.

Menurutnya, minuman boba sah-sah saja guna dinikmati. Hanya saja, supaya boba-boba kenyal tak mengakibatkan masalah kesehatan, berikut sejumlah kiat sehat guna mengonsumsi boba.

1. Takar jumlah

kalori segelas minuman boba setara dengan seporsi nasi plus lauk pauk. Aswin menuturkan, walau kandungan kalori setara, namun kandungan gizi dalam minuman boba jelas jauh dari keperluan tubuh. Minuman boba dinilai melulu berisi karbohidrat, hampir tanpa kandungan gizi lain.

Kalau dimakan sesekali masa-masa enggak apa-apa, tubuh kan butuh gula, butuh karbohidrat

Dia menganjurkan konsumsi minuman boba baiknya melulu seminggu sekali atau dua kali. Minuman boba bisa menjadi opsi sebagai pengganti camilan senja dan menjadi penyelamat saat perut lapar.

2. Imbangi dengan asupan serat

Seorang perempuan di China ditemukan alami sembelit sekitar seminggu dampak terlalu tidak jarang mengonsumsi minuman boba. Boba-boba yang tercipta dari tepung tapioka itu ternyata menggumpal di usus dan mengakibatkan gangguan pencernaan.

Salah satu penyebab sembelit yang dirasakan sang wanita dapat disebabkan sebab kurangnya asupan serat sampai-sampai boba-boba susah dicerna. Sehingga terdapat baiknya guna mengimbangi asupan boba dengan makanan yang berisi serat.

Agar lumayan serat, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan konsumsi sayuran dan buah-buahan selama 400 gram per orang per hari, yang terdiri dari 250 gram sayur (setara 2 gelas sayur sesudah dimasak dan ditiriskan) dan 150 gram buah (setara dengan 3 buah pisang ambon ukuran sedang atau 1 potong pepaya ukuran sedang atau 3 buah jeruk ukuran sedang).

3. Prinsip 4 sehat 5 sempurna

Bola-bola boba yang tercipta dari tepung tapioka dapat cukup mengenyangkan. Namun tubuh tak perlu sekadar kenyang, tubuh perlu asupan yang seimbang.

Aswin menuliskan prinsip empat sehat lima masih paling relevan dengan situasi saat ini. Kebutuhan gizi musti tetap diisi seperti karbohidrat dari nasi, kentang, roti, lantas protein dari daging, telur, lemak serta vitamin plus mineral dari buah dan sayur.

Bila tergila-gila dengan minuman boba, Anda dapat menyiasatinya dengan mengasup makanan menyeluruh gizi pada pagi dan siang hari. Anda dapat memanfaatkan senja hari untuk merasakan boba-boba nikmat, kemudian lanjutkan dengan konsumsi salad sayur atau buah untuk santap malam. Hindari guna mengonsumsi karbohidrat usai merasakan boba, sebab asupan gula bakal berlipat ganda.

4. Cek gula darah

Tak melulu orang tua, kawula muda sekarang juga disarankan untuk mengerjakan cek kesehatan rutin, laksana gula darah dan kolesterol, dampak tren gaya hidup yang tengah berubah.

Minuman boba dan minuman kekinian lazimnya tinggi pemanis sampai-sampai kadar gula darah begitu cepat naik. Saat konsumsi dilaksanakan terus-menerus, dalam masa-masa lama, gula dapat bertahan dalam darah dan menambah risiko prediabetes sampai diabetes. Kondisi ini dapat menjadi parah sebab tak ada fenomena apa-apa ketika kadar gula darah tinggi. Berbeda ketika tubuh kelemahan darah.

Kalau (gula) tinggi, tubuh enggak kasih sinyal sampai-sampai wajib periksa kadar gula darah. Gejala seringkali muncul bila sudah timbul penyakit laksana sering minum, sering santap tapi kurus, pun sering kencing. CERDASPOKER