4 Jenis Terapi untuk Anak ADHD

4 Jenis Terapi untuk Anak ADHD

4 Jenis Terapi untuk Anak ADHD

4 Jenis Terapi untuk Anak ADHD

Ada sejumlah jenis terapi yang terdapat untuk anak ADHD. Pada dasarnya terapi-terapi ini dilaksanakan untuk menolong mereka mengontrol perilaku dan memfokuskan konsentrasinya pada sebuah hal. Bagi hasil yang lebih baik, terapi pada anak ADHD usahakan mempunyai sifat holistik dan melibatkan tidak sedikit pihak, yakni orang tua, guru, dan lingkungan. Simak sejumlah jenis terapi di bawah ini, Agodapoker Domino99

1. Terapi Perilaku
Terapi ini mengajarkan pada anak ADHD bagaimana teknik berinteraksi secara sosial. Terapi ini mengajarkan anak untuk meminimalisir perilaku negatif, laksana agresif, emosi labil, menyakiti diri sendiri, merusak benda-benda, dan sekian banyak perilaku lainnya.

Pendekatan ini adalahpola penanganan yang sangat efektif untuk mengolah emosi negatif anak ADHD yang gampang frustrasi, marah, dan berkecil hati menjadi sebuah perasaan yang sarat percaya diri.

2. Terapi Wicara
Diana Sringenana, terapis wicara dari RS Borromeus, Bandung, menuliskan bahwa terapi wicara bertujuan guna mengembangkan keterampilan komunikasi anak ADHD. Anak juga diajarkan guna mendengar, sebab ini dari komunikasi ialah percakapan dua arah. Keuntungan dari namun ini tentunya menolong anak mengetahui instruksi serta dapat menyatakan idenya melewati bahasa verbal.

3. Terapi Okupasi
Dalam terapi ini dilakukan sekian banyak kegiatan yang menstimulasi keterampilan motorik dan sensorik seorang anak ADHD. Biasanya terapi ini berupa kegiatan-kegiatan fisik, laksana bermain bola, menciptakan kerajinan tangan, dan olahraga.

K. Vijaya, educational director D’Knot, melafalkan bahwa terapi okupasi tepat guna anak ADHD sebab membantunya berkonsentrasi pada sebuah hal dalam menolong melampiaskan sikap hiperaktif ke dalam suatu pekerjaan lain yang berguna. Saat ini mulai bermunculan sekian banyak jenis namun okupasi yang memakai media yang lebih spesifik, laksana Lego, permainan komputer, bahkan binatang.

4. Terapi Nutrisi & Diet
Bahan makanan tertentu diandalkan mampu memicu anak ADHD guna lebih hiperaktif. Oleh sebab itu, untuk sejumlah jenis ADHD, diperlukan terapi nutrisi. Danny Tania, program manager dan acting principal di Linguistic Council, Jakarta, menuliskan sejumlah contohnya merupakan, ekuilibrium diet karbohidrat, penanganan gangguan pencernaan, penanganan alergi makanan atau reaksi simpang makanan lainnya.

Anak ADHD tidak butuh mendapat penyembuhan medis dengan obat kimiawi. Pengobatan semacam tersebut baru akan diserahkan jika anak paling hiperaktif, merasakan gangguan fokus dengan tingkatan paling parah, bahkan beraksi menyakiti diri sendiri atau orang-orang di sekitarnya.