3 Tanda si Dia Hanya Menginginkan Hubungan ‘Kilat’

3 Tanda si Dia Hanya Menginginkan Hubungan ‘Kilat’

3 Tanda si Dia Hanya Menginginkan Hubungan ‘Kilat’

 

3 Tanda si Dia Hanya Menginginkan Hubungan ‘Kilat’

Tak seluruh orang berniat menjalani hubungan serius. Beberapa bahkan melulu mencari pasangan sebagai pelarian dari kegagalan hubungan sebelumnya.

Wajar saja, karena tak seluruh orang bisa move on dengan cepat. Memiliki pasangan kasual baru yang berlangsung singkat menjadi tahapan kesatu untuk mencungkil diri dari masa lalu.

Namun, di sisi beda jenis hubungan kilat ini dapat menjadi petaka. Menjadi seorang ‘pelarian’ jelas menyebalkan. Hubungan jenis ini melulu akan membawa Anda melangit bebas dalam relasi yang tak pasti.

“Saat kita berkencan dengan seseorang yang baru saja menyelesaikan hubungannya, Anda mesti menemukan informasi mengenai kapan hubungan tersebut berakhir,” ujar psikolog Pricilla Martinez, mengutip dari www.bocahsakti.pro/pokerace99

Jika hubungan tersebut baru selesai kurang dari setahun, lanjut Martinez, dapat jadi si dia masih dalam proses melupakan mantan kekasih terdahulunya. “Ada bisa jadi dia melulu mencari pelarian,” tambahnya.

Tak terdapat patokan seberapa lama seseorang dapat menanggulangi patah hati. Namun, Anda dapat melihat keseriusan si dia dari sejumlah perilaku yang butuh diwaspadai.

Berikut sejumlah tanda si dia tak serius menjalani hubungan dan melulu menjadikan kita sebagai pelarian.

1. Menolak bicara mengenai masa depan

Psikolog Martha Tara Lee menuliskan bahwa Anda butuh waspada andai pasangan menolak berkata tentang masa mendatang bersama. Ketidakinginan tersebut menjadi di antara tanda bahwa Anda melulu lah pelarian.

“Bisa jadi mereka melulu menginginkan kencan dalam masa-masa singkat,” ujar Lee.

2. Mereka gemar berpesta

Bersiap dengan bendera merah andai pasangan kencan kita gemar berpesta. Apalagi andai kegemaran tersebut muncul tak lama sesudah hubungan terdahulunya berakhir.

“Terlibat dalam pekerjaan yang seringkali tidak dia kerjakan menjadi di antara tanda seseorang tengah memproses patah hatinya,” kata Lee.

3. Terus bicara soal mantan

Seseorang yang baru saja putus cinta masih menyimpan saldo perasaan. Perasaan itu mempunyai sifat positif, negatif, atau dua-duanya sekalipun.

Terus berkata soal mantan menjadi tanda bahwa si dia belum dapat melupakan hubungan sebelumnya. Tak melulu membicarakan mantan, menjadikan hubungan terdahulunya sebagai referensi mencari tempat kencan juga dapat menjadi bendera merah untuk hubungan Anda.

“Jika mereka terus menjadikan mantan kekasih atau hubungan sebelumnya sebagai referensi, dengan kata lain masih terdapat perasaan yang melekat di sana,” ujar Martinez.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Hubungan jenis ini punya dua kemungkinan. Hubungan ini dapat saja sukses ke jenjang yang lebih serius. Namun, banyak sekali dari hubungan selesai berantakan.

Lee mengatakan, orang-orang yang bertahan dengan hubungan jenis ini bakal terus bertanya-tanya apakah mereka telah menciptakan pilihan yang tepat. “Dan perasaan [mempertanyakan pilihan] jelas tak baik andai dipelihara,” ujar Lee.

Lee menganjurkan untuk mengeksplorasi hubungan secara terbuka. Jika ternyata si dia bukan opsi yang tepat, jauhkan diri secara bertahap.