19 Masalah Kesehatan Pria yang Kerap Diabaikan

19 Masalah Kesehatan Pria yang Kerap Diabaikan

19 Masalah Kesehatan Pria yang Kerap Diabaikan

19 Masalah Kesehatan Pria yang Kerap Diabaikan

Saat ini, nyaris semua kalangan udah acuhkan perihal pentingnya menjaga kesehatan. Terlebih, betapa pentingnya masalah kesegaran bagi seorang pria. Waspadai 19 masalah kesegaran yang mengganggu kualitas hidup pria sebagai berikut, dilansir dari MedicineNet:

19 Masalah Kesehatan Pria yang Kerap Diabaikan

1. Rambut Punggung

Kebanyakan pria bukan hanya miliki rambut di dada, tapi terhitung di punggungnya, sedikit ataupun banyak. Jika seorang pria menghendaki miliki punggung yang mulus tanpa rambut, tersedia berbagai solusi.

Untuk hasil sementara, Anda mampu laksanakan ‘waxing’, kenakan krim penghilang rambut, atau bercukur. Untuk hasil permanen, laksanakan pelucutan rambut dengan laser yang bahkan mampu menyingkirkan rambut halus  Agodapoker Poker Legenda.

2. Perut Buncit

Seiring pertambahan usia, pria akan jadi tambah gemuk, karena berlangsung penumpukan makanan di usus. Biasa disebut dengan perut buncit, keadaan melebarnya ukuran pinggang hingga lebih dari 90 cm berisiko terkena penyakit diabetes dan jantung.

Indikasinya mampu diakibatkan amat banyak mengonsumsi lemak, yang sukar dicerna tubuh. Beberapa studi memperlihatkan ada jalinan pada lemak jeroan dengan masalah kesegaran kardiovaskular.

Tapi dengan diet dan latihan tertib mampu mengurangi ukuran pinggang, sekaligus menurunkan risiko penyakit yang berhubungan dengan obesitas.

3. Keringat Berlebih

Pria sesungguhnya berkeringat lebih banyak daripada wanita, tapi sebagian pria bahkan berkeringat lebih banyak daripada pria lainnya. Keringat berlebih, atau hiperhidrosis, biasanya berdampak pada tempat yang paling banyak berkeringat: ketiak, telapak tangan, dan telapak kaki.

Untuk memahami apakah keringat Anda bermasalah atau untuk memahami langkah untuk senantiasa kering, konsultasikan langsung dengan dokter.

4. Unibrow

Hormon pria, testosteron, yang membawa dampak pria miliki lebih banyak rambut daripada wanita. Testosteron terhitung mampu membawa dampak unibrow, keadaan alis yang lebat sampai saling berjumpa di sedang dan akan kelihatan layaknya miliki satu alis.

Beberapa kemungkinan malu memilikinya, tapi sebagian terhitung bangga dengan hal ini. Pebasket NBA, Anthony Davis, andaikan yang membawa dampak ini jadi tren.

Bagi yang menghendaki menengahi ke-2 alis, Anda sapat laksanakan elektrolisis atau penyingkiran rambut dengan laser untuk solusi permanen. Untuk solusi sementara, cukur setiap 4 sampai 6 minggu sekali dab nmenjadi 19 Masalah Kesehatan Pria yang Kerap Diabaikan.

5. Benjolan Setelah Bercukur

Anda bercukur supaya miliki kulit wajah yang mulus, tapi terkadang, benjolan merah dan kecil keluar sehabis bercukur. Anda mampu menyingkirkan benjolan dengan langkah sebagai berikut:

– Basuh dengan air hangat sebelum bercukur untuk melembutkan rambut dan mengakses pori-pori kulit wajah- Gunakan banyak gel cukur

– Jangan meregangkan kulit sementara bercukur

– Cukur Sejalan dengan pertumbuhan janggut

– Kompres dengan air dingin sehabis bercukur

– Pertimbangkan mengganti pisau cukur dengan alat cukur elektrik

6. Rosacea

Rosacea adalah keadaan kulit memerah, miliki benjolan dan jerawat. Dapat terhitung membawa dampak penebalan kulit yang keluar bengkak dan bulat, terutama di sekitar hidung. Rosacea lebih kerap berlangsung pada wanita, tapi gejalanya cenderung lebih buruk pada pria.

Meskipun alkohol kerap disalahkan sebagai penyebab rosacea, tapi penelitian terbaru memperlihatkan tidak ada jalinan pada keduanya. Meskipun tidak tersedia obatnya, tersedia perawatan yang membantu mengendalikan atau menyingkirkan gejala.

7. Kebotakan

Kebotakan paling kerap berlangsung pada pria. Menurut studi yang memperlihatkan kebotakan memperlihatkan tersedia lebih dari 70% responden yang mengalami kebotakan dan nyaris setengah dari populasi pria mengalami kebotakan di umur 35 dan 45 tahun.

Pria akan jadi memahami rambut mereka menipis dan menyusut di umur 30 th. dan di umur 50 th. mereka biasanya botak. Ada berbagai langkah mengatasi kebotakan rambut, terhitung obat-obatan dan operasi pengembalian rambut.

8. Buta warna

Buta warna artinya Anda tidak mampu memandang warna sebagaimana yang orang lain lihat. Buta warna berlangsung pada 1 dari 12 pria, artinya 8% populasi pria miliki buta warna. Sebagai perbandingan, 1 dari 200 wanita memilikinya.

Buta warna biasanya genetik. Tapi diabetes, sklerosis dan penyakit lainnya terhitung mampu membawa dampak buta warna, bahkan mampu diperoleh kerap sementara berjalan. Ada berbagai style buta warna, dan semuanya amat mengganggu. Misalnya orang dengan buta warna tidak akan memahami kapan lampu selanjutnya lintas beralih warna dari hijau ke merah atau sebaliknya. Jenis buta warna paling umum adalah buta warna merah atau hijau.

Masih belum tersedia pengobatan untuk buta warna. Buta warna jadi keadaan seumur hidup dan biasanya pria mengusahakan sesuaikan diri.

Namun, tersedia lensa kontak dan kacamata spesial yang membantu pemakainya mengidentifikasi warna lebih ringan (meskipun bagi beberpaa orang melihatnya lebih memusingkan daripada membantu). Sehingga tetap tersedia harapan kedepannya teknologi mampu tawarkan perbaikan permanen.

9. Mendengkur

Mendengkur memengaruhi 44% pria, membuatnya terdengar lebih kerap berlangsung pada pria dibandingkan wanita. Mendengkur mampu terpengaruh posisi tidur, obat yang sedang diambil, alkohol, dan keadaan medis yang mendasarinya.

Mendengkur terhitung berarti kelainan tidur yang disebut ‘sleep apnea’ (kondisi orang yang tidur berhenti bernapas sejenak). Jika mendengkur mengganggu tidur Anda atau pasangan Anda, konsultasikan dengan dokter untuk memahami keadaan medis Anda.

10. Bersendawa

Bersendawa merupakan reaksi tubuh untuk mengeluarkan udara berlebih yang ikut tertelan sementara makan. Hal ini normal, tapi jikalau amat kerap dan disertai mual, nyeri perut, atau sehabis bersendawa Anda tidak jadi nyaman, kemungkinan merupakan gejala masalah pencernaan. Kunjungi dokter.

11. Kentut

Kentut atau buang angin merupak hasil pengeluaran udara yang tertahan di proses pencernaan. Bau dan bunyi kentut kerap dijadikan candaan, karena kentut amat umum dan tidak membahayakan. Setiap orang melakukannya berulang-kali sehari.

Makan kacang, buah, sayur dan makanan tingi serat mampu membawa dampak kentut, serupa halnya dengan minum minuman berkarbonasi layaknya bir dan soda. Jika Anda miliki intoleran laktosa, mengonsumsi product susu mampu membawa dampak Anda lebih kerap kentut. Jika dirasa amat kerap kentut menggangu Anda, konsultasikan dengan dokter jikalau gejala tak menyusut sehabis Anda jauhi makanan dan minuman tersebut.

12. Bau Badan

Bau badan berasal dari bakteri yang berkembang biak di lingkungan lembab dan hangat. Ketika kita berkeringat, kulit jadi tempat perkembang-biakan bakteri, dan membawa dampak aroma tubuh tidak enak. Bawang putih dan bawang merah terhitung jadi sumber penyebabnya. Tapi dengan mandi, kenakan pakaian bersih dan deodoran akan menyingkirkan bau badan.

Bau badan menyengat, disebut terhitung bromhidrosis, sanagt umum berlangsung pada pria dibandingkan wanita. Biasanya disebabkan bakteri yang hidup dari keringat – biasanya keringat dari ketiak dan sela paha yang diproduksi dari kelenjar apokrin. Cara mencegahnya yaitu dengan merawat tempat tersebut senantiasa kering dan mitigasi bakteri. Jika langkah standar ini gagal, kelenjar keringat mampu dibuang dengan prosedur operasi.

13. Jock Itch

Jock itch (tinea cruris) adalah infeksi fungi atau jamur yang menjangkiti kulit di anggota paha dalam, sekitar kelamin, dan bokong sebagai penyebab timbulnya ruam berwarna merah yang biasanya bersifat lingkaran dan jadi gatal. Biasanya keluar akibat keringat berlebih dari cuaca panan atau latihan. Pria obesitas dan atlet kerap mengalaminya. Cara mengatasinya dengan pengobatan antijamur style krim atau gel. Untuk mencegahnya kembali, pastikan tempat tersebut senantiasa di dalam keadaan kering dan mengfungsikan pakaian longgar.

14. Kutu air

Tinea pedis atau kutu air adalah sebuah infeksi jamur pada kulit, biasanya di pada jari kaki yang disebabkan oleh jamur parasit dan membawa dampak gatal-gatal, kemerahan, kulit pecah-pecah, lunak dan bersisik atau melepuh. Kutu air terhitung mampu menyebar ke paha di dalam (jock itch). Pengobatannya serupa dengan jock itch. Selain memastikan tempat kaki kering, mengfungsikan bedak kutu air, mengfungsikan sepatu terbuka dan mengfungsikan sandal tertentu sementara mandi atau berenang.

15. Cantengan

Cantengan atau keadaan kuku menusuk masuk ke di dalam kulit dan membawa dampak rasa sakit, kemerahan, bengkak, dan infeksi. Untuk menahan kuku tumbuh ke di dalam kulit, jauhi menggunting kuku amat pendek atau mebulatkan tepinya. Sebaiknya potong kuku dengan rata dan biarkan mereka tumbuh panjang sampai kuku sejajar dengan ujung kulit. Kaki yang berkeringat terhitung membawa dampak cantengan, jadi pastikan sepatu Anda miliki ventilasi.

16. Bau mulut

Bau mulut atau halitosis mampu disebabkan rokok atau mengonsumsi makanan bau, tapi seringnya akibat bakteri di dalam mulut. Menjaga kebersihan mulut dan gigi mampu membantu menyingkirkan bau tidak enak. Beberapa keadaan medis layaknya penyakit gusi, mulut kering, maag, sinusitis, dan diabetes mampu membawa dampak bau mulut. Jika bau mulut tetap tersedia sehabis rutin bersihkan gigi, kunjugi dokter.

17.Disfungsi seksual

Disfungsi seksual mampu membawa dampak malu pria, tapi di umur 40 tahun, nyaris 40% populasi pria mengalami disfungsi seksual. Bisa bersifat menurunnya libido, ejakulasi dini, atau ketidakmampuan menjaga ereksi. Disfungsi seksual pada pria biasanya berlangsung akibat merokok atau obat-obatan. Konsultasikan dengan dokter.

18. Kehilangan pendengaran

Kehilangan pendengaran adalah masalah umum, terutama seiring pertambahan usia. Suara keras atau konsisten mampu mempersulit pendengaran. Ini mampu memengaruhi kapabilitas Anda untuk mendengar suara-suara bernada tinggi, atau mampu berdering atau berdengung di telinga.

Untuk menahan sebagian bentuk masalah pendengaran, kenakan penyumbat telinga dan jaga headphone pemutar musik spesial Anda pada volume rendah. Hindari nada keras atau musik andaikan memungkinkan, dan terutama jauhi mendengarkannya untuk sementara yang lama.

19. Prostat Membesar

Seiring pertambahan umur pria, hiperplasia prostat jinak (BPH), atau pembesaran prostat, adalah masalah umum. Ini memengaruhi sekitar 1 dari 3 pria di atas umur 50 tahun, dan sampai 90% pria pada umur 85 tahun.

Prostat adalah kelenjar yang mengitari uretra, dan kala diperbesar mampu membawa dampak gejala terhitung perasaan wajib buang air kecil lebih sering. atau lebih mendesak, atau kerap buang air kecil di malam hari. Bicaralah dengan dokter Anda perihal modifikasi prilaku atau obat-obatan untuk membantu meringankan gejala pembesaran prostat.