11 Fakta Unik Soal Kopi yang Jarang Diketahui Orang

11 Fakta Unik Soal Kopi yang Jarang Diketahui Orang

11 Fakta Unik Soal Kopi yang Jarang Diketahui Orang

 

11 Fakta Unik Soal Kopi yang Jarang Diketahui Orang

Selamat Hari Kopi sedunia.

Klik di Situs ini – Setiap tanggal 1 Oktober dirayakan sebagai hari kopi sedunia. Tak dimungkiri bila kini minuman berwarna hitam dan dapat dikreasikan menjadi sekian banyak makanan dan minuman ini tengah jadi primadona tersendiri.

Kedai-kedai kopi dadakan juga menjamur, berlomba-lomba menghadirkan kopi susu kekinian yang tengah dikejar generasi milenial. Namun, tidak boleh mengaku ‘anak kopi’ sejati bila belum tahu fakta-fakta unik mengenai kopi.

Berikut sejumlah fakta yang belum tidak sedikit diketahui soal kopi.

1. Pernah dilarang

Di tahun 1511, tradisi minum kopi pernah dilarang di Mekah, Arab Saudi. Pelarangan ini terjadi sebab gubernur setempat beranggapan bahwa kumpul-kumpul minum kopi ini melulu menjadi kedok berkumpul dan berdiskusi tentang bagaimana teknik untuk menggulingkannya.

Pada 1524, larangan ini diurungkan dan orang dapat minum lagi. Saat tersebut legenda menuliskan bahwa seorang pendeta Italia mencoba menciptakan kopi jadi benda ilegal karena beranggapan efek sampingnya ialah kesetanan. Namun Paus Klemens VIII menyenangi kopi dan dia mengaku bahwa kopi tak boleh dilarang.

Pelarangan sekali lagi terjadi di kekaisaran Ottoman. Pada 1633 Sultan Murad IV mengaku bahwa minum kopi di depan umum dapat membuat orang dihukum mati.

2. Tak tidak jarang kali disebut kopi

Orang-orang mengasumsikan kata coffee masuk ke dalam bahasa Inggris selama abad 16. Namun rupanya, kata ini diserap dai kata Italia caffe. Caffe ini berasal dari kata Belanda koffie, yang dipungut dari bahasa Turki, kavhe yang senada dengan dengan bahasa Arab qahwah.

3. Ada kopi, istri senang

Pada akhir abad 15, kedai kopi terdapat di mana-mana di Konstantinopel (sekarang Istanbul). Minuman ini telah menjadi unsur besar dari kebiasaan Turki sampai-sampai menurut keterangan dari legenda, pernah diciptakan sebuah undang-undang yang menyerahkan para wanita dominasi untuk memisahkan suaminya andai dia tak dapat menyediakan kopi dalam jumlah yang cukup

4. Kopi seduh punya lebih tidak sedikit kafein

Orang yang memesan espresso mungkin beranggapan mereka telah mendapatkan takaran kafein yang tinggi. Mereka beranggapan kafein akan tinggi sebab kopinya pekat.

Namun menurut keterangan dari USDA, espreso ternyata 64 miligram kafein dalam satu porsi (1 ons cairan). Sedangkan kopi seduh berisi 95 miligram kafein dalam satu porsi .

5. Dipanggang sebentar, kafein semakin tinggi

Aturan umum dari pemanggangan biji kopi ialah semakin sebentar dipanggang bakal menghasilkan warna cokelat yang cerah. Hal ini pun membuat kafeinnya semakin tidak sedikit dibandingkan yang dipanggang lebih lama.

6. Bisa buat OD

Bukan hanya narkoba yang bisa buat overdosis alias OD. Minum kopi yang terlalu tidak sedikit juga buat OD kafein. Meskipun tersebut sangat jarang, tapi barangkali saja terjadi.

FDA menganjurkan untuk minum 400 miligram kafein masing-masing hari untuk batas aman. Ini setara dengan maksimal 4 cawan kopi seduhan per 8 ons cairan.

Kelebihan konsumsi kopi dapat menyebabkan migrain, penambahan denyut jantung, tremor otot, mual, disforia, kejang dan halusinasi. Ini dapat terjadi dengan konsumsi kopi lebih dari 1.200 miligram kafein.

7. Bach pernah mencatat lagu mengenai kopi

Sekitar 1735, Johann Sebastian Bach mencatat lagu Schweigt stille plauder nicht, pun dikenal sebagai Coffee Cantata.

Dalam lagu ini dicerminkan sebagai ayah dan ayak yang cekcok tentang kebiasaannya minum terlalu tidak sedikit kopi yang membuatnya tak punya kekasih.

8. Kopi membawa Brasil ke Olimpiade

Pada 1932, Brasil tak dapat mengirim 69 atletnya ke Los Angeles guna Olimpiade Musim Panas. Mereka akhirnya memasarkan 50 ribu karung kopi di sekian banyak pelabuhan. Dan akhirnya sukses pergi ke LA.

9. ‘Kelinci percobaan’ webcam kesatu di dunia

Mengutip Daily Meal, pada 1991, peneliti dari University of Cambridge di Inggris memasang webcam kesatu. Mereka memasang kamera dalam ruangan yang memperlihatkan mesin kopi. Webcam ini bertugas untuk memantau mesin kopi supaya tak tumpah. Berkat ini, sejumlah tahun lantas kamera terhubung ke internet.

10. Wanita sempat percaya kopi mengolah pria jadi ‘mayat’ tak berguna

Akhir 1600-an, pria-pria London memakai kedai kopi sebagai lokasi berkumpul untuk mencatat dan bicara politik. Hal ini menciptakan istri mereka akhirnya menciptakan pamflet yang bertuliskan ‘Petisi Wanita Menentang Kopi.’

Buat mereka ketika itu, kopi dinamakan minuman keras model baru yang keji. Mayat tak bermanfaat yang disebut-sebut sang istri ini bersangkutan dengan masalah seksual.

Mereka ketika itu berpikir bahwa kopi mengolah pria jadi sosok yang tak bermanfaat di ranjang. Sebaliknya di ranjang, lelaki peminum kopi saat tersebut tak dapat menjawab kemauan seksual wanita dan tampak sebagai setumpuk tulang.

11. Brasil penghasil kopi terbesar dunia

Brasil telah 150 tahun memegang gelar sebagai produsen kopi terbesar dunia. Data mengindikasikan bahwa Brasil memegang sepertiga dari buatan kopi dunia. Vietnam bertanggung jawab guna setengah buatan kopi dunia, dibuntuti oleh Kolombia dan Indonesia.