10 Penyebab Berat Badan Naik Tiba-tiba, Haruskah Dikhawatirkan?

10 Penyebab Berat Badan Naik Tiba-tiba, Haruskah Dikhawatirkan?

10 Penyebab Berat Badan Naik Tiba-tiba, Haruskah Dikhawatirkan?

10 Penyebab Berat Badan Naik Tiba-tiba, Haruskah Dikhawatirkan?

Naiknya berat badan secara menyeluruh dalam masa-masa yang singkat tidak selalu diakibatkan oleh santap berlebihan. Ada sebanyak penyebab berat badan naik tiba-tiba dalam format penyakit atau situasi medis yang butuh segera ditangani. Apa saja penyebabnya?

10 penyebab berat badan naik tiba-tiba

Sebenarnya, eskalasi berat badan ialah hal yang biasa terjadi. Namun, ada sejumlah kasus di mana berat badan bisa naik secara menyeluruh tanpa penyebab yang jelas. Berikut sejumlah kondisi medis yang dapat menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba.

1. Obat-obatan tertentu

Beberapa obat bisa menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba. Sejumlah jenis obat-obatan yang dapat menyebabkan eskalasi berat badan secara signifikan melulu dalam masa-masa satu bulan saja.

2. Insomnia

Tahukah kita kalau insomnia bisa menyebabkan eskalasi berat badan? Pasien insomnia yang kelemahan tidur mengonsumsi karbohidrat lebih tidak sedikit untuk memenuhi keperluan energinya. Alhasil, berat badan bakal naik secara signifikan dalam masa-masa singkat.

3. Berhenti merokok

Beberapa orang yang baru berhenti merokok ternyata dapat mengalami eskalasi berat badan yang signifikan dalam masa-masa cepat.

4. Sindrom ovarium polikistik

Para penderita sindrom ovarium polikistik dapat merasakan eskalasi berat badan secara signifikan, khususnya di unsur perutnya. Sebab, penyakit ini akan mengakibatkan ovarium memproduksi hormon seks lelaki dalam jumlah yang tinggi.

5. Gagal jantung

Kenaikan berat badan atau pembengkakan di sejumlah bagian tubuh tertentu dapat diakibatkan oleh retensi cairan dan dapat menjadi tanda tidak berhasil jantung.

6. Retensi cairan

Retensi cairan atau penumpukan cairan di dalam tubuh juga dapat menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan sejumlah bagian tubuh membengkak (edema), laksana tangan, wajah, sampai perut.Penderita tidak berhasil jantung, penyakit ginjal, sampai penyakit organ hati sangat sering mengalami eskalasi berat badan tiba-tiba dampak retensi cairan.

7. Perubahan hormon

Saat menopause, kadar hormon estrogen di dalam tubuh perempuan akan menurun. Kondisi ini bisa menyebabkan eskalasi berat badan dampak bagian perut dan pinggul yang membesar.

8. Masalah ginjal

Naiknya berat badan secara ‘misterius’ disertai dengan pembengkakan di unsur tubuh, dapat menjadi fenomena dari penyakit ginjal atau sindrom nefrotik (kerusakan pada ginjal).

9. Hipotiroidisme

Gangguan pada tiroid, hipotiroidisme, bisa memperlambat metabolisme tubuh. Hal ini dipercaya dapat menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba. Masalah pada tiroid juga dapat menyebabkan tubuh menyangga cairan.

10. Kanker ovarium

Kanker ovarium juga dapat menyebabkan berat badan naik secara tiba-tiba. Biasanya, eskalasi berat badan tersebut akan disertai gejala:

Rasa nyeri di unsur perut dan panggul
Sulit tidur
Sering kebelet kencing
Tidak nafsu makan
Merasa kenyang terlampau cepat
Siklus haid yang tidak lazim
Gangguan pencernaan.