10 Makanan dan Minuman yang Bisa Menjadi Penyebab Mengalami Diare

10 Makanan dan Minuman yang Bisa Menjadi Penyebab Mengalami Diare

10 Makanan dan Minuman yang Bisa Menjadi Penyebab Mengalami Diare

10 Makanan dan Minuman yang Bisa Menjadi Penyebab Mengalami Diare

Diare merupakan salah satu respons tubuh ketika terjadi masalah pencernaan. Oleh karena itu, kondisi ini sangat erat kaitannya dengan makanan atau minuman yang kamu konsumsi.

Penyebab diare bisa sangat berbeda bagi masing-masing orang. Ketika kamu memiliki intoleransi terhadap makanan, mengonsumsi makanan tertentu bisa menyebabkan diare, atau tinja yang cair. SenjaQQ

Intoleransi terhadap makanan bisa menjadi penyebab terjadinya diare kronis. Gejala lain yang biasa muncul adalah kram perut atau nyeri, kembung, dan bergas.

Selain intoleransi makanan, terdapat sejumlah hal yang bisa menyebabkan diare. Hal ini bisa terjadi karena alergi makanan atau penyerapan makanan secara salah.

Sejumlah makanan tertentu juga bisa menyebabkan diare bahkan pada orang yang tidak memiliki intoleransi makanan. Makanan ini kerap mengandung rempah-rempah, perasa buatan, minyak, atau stimulan pencernaan dalam jumlah banyak.

Sejumlah makanan penyebab terjadinya diare ini perlu dihindari ketika mengalami kondisi pencernaan yang lemah.

berikut sejumlah makanan yang menjadi penyebab terjadinya diare.

Makanan Pedas dan Manis

Makanan Pedas

Makanan pedas merupakan penyebab utama terjadinya diare. Hal ini terutama ketika kamu mengonsumsi makanan pedas dengan rempah-rempah kuat yang tidak biasa dimakan oleh tubuh.

Kandungan capsaicin pada cabai walau bisa berdampak luar biasa bagi tubuh, namun juga bisa menyebabkan diare. Kalau kamu menyukai makanan pedas namun rentan diare, coba kurangi tingkat pedas pada makanan untuk mencegah masalah ini.

Bahan Pengganti Gula

Sejumlah bahan pengganti gula termasuk pemanis buatan serta gula alkohol juga bisa menjadi penyebab diare. Kandungan pada pengganti gula ini bisa menyebabkan masalah pada sistem pencernaan.

Konsumsi makanan ini bisa menyebabkan efek pencahar yang kadang juga tertulis pada label kemasan makanan. Lebih lanjut, hal ini bisa menyebabkan terjadinya diare serta perut kembung.

Susu dan Kopi
Susu dan Produk Olahan Lainnya

Tinja yang cair atau diare yang terjadi setelah mengonsumsi susu atau produk olahannya bisa menjadi tanda intoleransi laktosa. Kondisi ini juga bisa menjadi penyebab terjadinya diare.

Ketika mengalami intoleransi laktosa, tubuh tidak bisa memproduksi enzim yang bisa mencerna sejumlah gula dari susu. Kondisi ini menyebabkan susu dan produk olahnnya jadi tidak bisa diolah sehingga terjadi diare.

Kopi

Kandungan kafein dari kopi merupakan stimulan yang bisa membangkitkan sistem pencernaan. Hal ini menyebabkan banyak orang langsung ingin buang air besar setelah mengonsumsi kopi.

Menambahi kopi dengan stimulan pencernaan lain seperti susu, pengganti gula, maupun krimer bisa meningkatkan efek pencahar. Hal ini bisa membuatmu tak hanya ingin buang air besar saja namun bahkan hingga mengalami diare.

Kafein dan Fruktosa

Makanan yang Mengandung Kafein

Selain kopi, sejumlah makanan dan minuman yang mengandung kafein juga bisa menyebabkan diare dan tinja yang encer. Kandungan kafein yang tak disadari ini bisa diperoleh dari makanan seperti cokelat.

Kandungan ini juga bisa diperoleh dari minuman bersoda, minuman berenergi, serta teh. Sejumlah makanan dan minuman ini bisa menjadi penyebab terjadinya diare.

Fruktosa

Fruktosa merupakan pemanis alami yang bisa ditemukan dari buah. Walau menyehatkan, konsumsi fruktosa secara berlebihan bisa memiliki dampak pencahar.

Hal ini bisa menyebabkan kamu mengalami diare usai mengonsumsi banyak buah. Kandungan fruktosa ini juga bisa ditemui dari sayuran serta permen.

Bawang dan Brokoli
Bawang

Bawang baik bawang merah maupun putih mengandung cairan di dalamnya. Ketika dicerna oleh cairan lambung, makanan ini bisa melepaskan gas dan menyebabkan masalah pencernaan.

Makanan ini juga memiliki kandungan tinggi serat yang bisa membuat pencernaan bekerja secara cepat. Lebih lanjut, hal ini juga bisa menjadi pemicu terjadinya diare yang kamu alami.

Brokoli dan Kembang Kol

Brokoli dan kembang kol merupakan sayuran yang kaya nutrisi dan mengandung banyak serat. Sayuran ini memiliki banyak manfaat sehat namun bisa cukup sulit dicerna.

Ketika kamu tak terbiasa mengonsumsi serat, memakannya dalam jumlah besar bisa menyebabkan konstipasi, kembung, serta diare. Untuk mengatasi dan mencegahnya, sebaiknya konsumsi sayuran ini dalam jumlah kecil.

Alkohol dan Makanan Cepat Saji

Makanan Cepat Saji

Makanan berlemak, berminyak, serta gorengan mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Makanan ini bisa sulit dicerna tubuh sehingga menyebabkan terjadinya diare atau memperburuk kondisinya.

Makanan ini hanya mengandung sedikit nutrisi di dalamnya sehingga cepat keluar lagi dari tubuh. Hal ini terjadi karena makanan tersebut sangat sulit dicerna.

Alkohol

Konsumsi alkohol bisa menyebabkan tinja jadi melunak pada keesokan harinya. Hal ini terjadi terutama ketika kamu mengonsumsi bir atau wine.

Berhenti mengonsumsi alkohol bisa membuat diare menjadi lebih mudah diatasi. Hal ini bisa sangat membantu dalam mengatasi masalah pencernaan.

Sejumlah makanan dan minuman tersebut sebaiknya dihindari terutama ketika pencernaan milikmu cukup lemah. Hal ini bisa membuat kamu lebih sering mengalami diare ini.