1 dari 8 Pria Berisiko Menderita Penyakit Kritis, Cari Tahu Fakta Lainnya!

1 dari 8 Pria Berisiko Menderita Penyakit Kritis, Cari Tahu Fakta Lainnya!

1 dari 8 Pria Berisiko Menderita Penyakit Kritis, Cari Tahu Fakta Lainnya!

1 dari 8 Pria Berisiko Menderita Penyakit Kritis, Cari Tahu Fakta Lainnya!

Sebagai milenial, seberapa aware sih kamu bersama masalah kesehatan? Jangan hanya eksis di fasilitas sosial saja, sebagai generasi kekinian kamu terhitung perlu mencari jelas keterangan paling update soal kesehatan. Salah satunya adalah risiko penyakit parah yang menghantui generasi masa kini. Faktanya, 1 dari 8 pria berisiko menderita penyakit kritis, lho. Nggak percaya? Cari jelas fakta lainnya di sini yuk!

Gaya Hidup Modern Memperbesar Risiko

Tahu nggak sih, perkembangan tipe hidup modern ternyata tambah besar kesempatan seseorang menderita penyakit kritis, lho. Kesibukan sehari-hari rentan buat asumsi stres, sangat banyak konsumsi junk food, sampai melepaskan sementara olahraga adalah tipe hidup yang berpeluang besar menambah risiko penyakit kritis.

Kanker Menempati Peringkat Atas

Globocan melansir sebuah data mengenai penyakit parah di tahun 2018 lalu. Secara global, 1 dari 8 pria dan 1 dari 6 perempuan berusia di bawah 75 tahun terdiagnosa menderita kanker. Penyakit yang satu ini diperkirakan mendiami peringkat atas sebagai penyebab utama kematian dan jadi penghalang terbesar harapan hidup seseorang di tiap-tiap negara. Bahkan, di Indonesia sendiri diperkirakan tersedia 18,1 juta masalah kanker baru di tahun 2018.

Sakit Itu Mahal

Siapapun tentu menghendaki untuk sembuh kecuali mengidap suatu penyakit tertentu, lebih-lebih yang tergolong kritis. Tapi, harapan seringkali terganjal oleh kenyataan biaya perawatan penyakit parah yang mahal. Misalnya, perawatan medis penyakit kanker berada di kisaran Rp 102 juta – Rp 126 juta tiap-tiap bulannya. Untuk penyakit kardiovaskular apalagi menghabiskan biaya Rp 150 juta sampai Rp 300 juta per bulan.

Sudah sakit, masih perlu menanggung biaya pengobatan yang terbilang mahal. Belum ulang beban finansial lainnya seperti biaya perawatan di masa pemulihan yang belum banyak ditanggung oleh asuransi keluarga, sampai biaya pendampingan keluarga sepanjang menemani yang sakit.

Ada terhitung beban non finansial lain seperti waktu, tenaga, dan asumsi yang terhitung turut terkuras sepanjang masa pengobatan berlangsung. Kebayang nggak sih gimana beratnya sementara tersedia orang di kira-kira yang menderita penyakit kritis? Fakta-fakta inilah yang seharusnya buat milenial lebih aware ulang bersama situasi kesehatan dan jadi menambahkan dukungan yang dibutuhkan.

Tapi, masih dibikin bingung bersama dukungan penyakit parah yang tepat untuk diri dan keluarga? AXA Financial Indonesia meluncurkan sebuah inovasi yaitu produk asuransi penyakit kritis, yaitu AXA Critical Elite Solution.

Beda dari asuransi kebanyakan, AXA Critical Elite Solution menambahkan kegunaan spesifik untuk pasien kanker sejak stadium awal. Produk ini terhitung menanggung kira-kira 65 penyakit parah di stadium akhir. Ada terhitung kegunaan tambahan yang diberikan sehabis 2 tahun masa pemulihan dari stadium akhir, bersama keseluruhan kegunaan raih 170 % dari uang pertanggungan dan pengembalian premi yang sudah dibayarkan.

Nggak ketinggalan, produk ini terhitung menambahkan kegunaan angioplasty sebesar 20% dari uang pertanggungan sampai Rp 200 juta dan juga kegunaan dukungan kecuali meninggal dunia. Pembayaran premi adalah 5 tahun dan semua premi yang sudah dibayarkan akan dikembalikan pada tahun ke-10 sepanjang polis masih aktif.

Produk selanjutnya terhitung tawarkan fleksibilitas di mana nasabah sanggup memilih kegunaan dukungan sampai tahun ke-15 dan beroleh pengembalian semua premi yang sudah dibayarkan atau sanggup diperpanjang sampai tahun ke-30 bersama pengurangan pengembalian uang premi. AXA Critical Elite Solution terhitung menambahkan solusi finansial kepada pasien penyakit parah dan juga keluarga mereka melalui biaya perawatan sepanjang masa pemulihan  LudoQQ Poker Galaxy.